Dexop.com – Kabar baik bagi warga Jakarta dan sekitarnya. Setelah 13 tahun tidak beroperasi, Planetarium Jakarta resmi dibuka kembali untuk umum sejak Selasa, 23 Desember 2025. Antusiasme publik langsung membludak, membuat tiket Planetarium Jakarta sempat habis terjual dalam waktu singkat dan memicu keluhan pengunjung.
Menanggapi situasi tersebut, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bergerak cepat dengan mengubah sistem penjualan tiket Planetarium Jakarta menjadi hybrid. Artinya, tiket kini bisa dibeli secara online maupun langsung di lokasi dengan pembagian kuota yang sama besar.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengakui bahwa sistem penjualan sebelumnya belum sepenuhnya adil bagi semua lapisan masyarakat. Banyak calon pengunjung, termasuk dari daerah penyangga seperti Depok, Bekasi, dan Tangerang, gagal masuk karena kuota tiket sudah habis sebelum mereka tiba di lokasi.
“Karena itu, kami ubah total sistemnya agar lebih adil. Sekarang dibagi 50 persen online dan 50 persen offline,” kata Pramono.
Sistem Hybrid Tiket Planetarium Jakarta
Dalam skema terbaru ini, tiket Planetarium Jakarta dibagi rata antara pembelian digital dan pembelian langsung di tempat. Langkah ini diambil untuk memberikan akses yang lebih inklusif, terutama bagi masyarakat yang memiliki keterbatasan akses digital atau lebih nyaman dengan transaksi tatap muka.
Untuk pembelian online, pengunjung dapat memesan tiket Planetarium Jakarta melalui tautan resmi yang tersedia di bio akun Instagram Taman Ismail Marzuki, @tim.cikini. Pengelola mengimbau masyarakat untuk rutin memantau akun tersebut karena kuota online diperkirakan akan cepat habis, terutama pada akhir pekan dan masa libur.
Sementara itu, pembelian offline dilakukan langsung di loket Planetarium Jakarta. Separuh kuota harian disediakan khusus untuk jalur ini, sehingga pengunjung yang datang langsung tetap memiliki peluang masuk tanpa harus bersaing di sistem daring.
Pendekatan ini dinilai mirip dengan sistem tiket hybrid yang diterapkan pada berbagai event besar di Jakarta, termasuk pameran dan konser, yang bertujuan mengatur jumlah pengunjung sekaligus menjaga kenyamanan.
Planetarium Jakarta dan Misi Edukasi Baru
Planetarium Jakarta yang berlokasi di kawasan Taman Ismail Marzuki (TIM) ini bukan sekadar dibuka kembali, tetapi juga membawa misi edukasi yang lebih kuat. Fasilitas legendaris yang digagas oleh mantan Gubernur DKI Jakarta Ali Sadikin ini telah melalui proses revitalisasi, baik dari sisi fisik maupun program.
Pengunjung yang berhasil mendapatkan tiket Planetarium Jakarta akan disuguhi pengalaman edukatif berupa simulasi tata surya, gerhana, dan berbagai fenomena astronomi di bawah kubah teater yang ikonik. Pengalaman ini dirancang lebih imersif dibandingkan sekadar belajar melalui layar gawai.
Sebagai bentuk dukungan terhadap dunia pendidikan, Pemprov DKI Jakarta juga memberikan akses gratis ke Planetarium Jakarta selama tiga bulan khusus bagi pelajar. Program ini diharapkan dapat meningkatkan minat generasi muda terhadap sains dan astronomi.
Tips Agar Berhasil Mendapatkan Tiket Planetarium Jakarta
Meski sistem penjualan sudah diperbaiki, tingginya minat masyarakat membuat tiket Planetarium Jakarta tetap menjadi incaran. Ada beberapa strategi yang bisa diterapkan agar peluang mendapatkan tiket lebih besar.
Bagi yang memilih jalur online, persiapan adalah kunci. Pastikan perangkat dan koneksi internet dalam kondisi optimal saat kuota dibuka. Proses pembelian perlu dilakukan dengan cepat karena kuota 50 persen online bisa habis hanya dalam hitungan menit.
Untuk pembelian offline, disarankan datang lebih pagi, terutama pada akhir pekan atau hari libur. Antrean panjang hampir bisa dipastikan, mengingat Planetarium Jakarta sedang menjadi destinasi wisata edukasi favorit.
Selain itu, bagi pelajar, manfaatkan periode gratis tiga bulan yang disediakan. Ini menjadi kesempatan langka menikmati wisata edukatif tanpa biaya.
Pantau Informasi Resmi
Pengelola mengingatkan masyarakat untuk selalu mengacu pada sumber resmi. Informasi terbaru terkait jadwal pertunjukan, kuota tiket Planetarium Jakarta, hingga kebijakan operasional akan diumumkan melalui kanal resmi Taman Ismail Marzuki.
Mengikuti akun @tim.cikini menjadi langkah penting untuk menghindari informasi keliru atau hoaks, terutama di tengah tingginya minat publik.
Pembukaan kembali Planetarium Jakarta menandai kebangkitan salah satu ikon wisata edukasi ibu kota. Dengan sistem tiket hybrid yang lebih inklusif, tiket Planetarium Jakarta kini lebih mudah diakses oleh berbagai kalangan, sekaligus memastikan pengalaman berkunjung tetap tertib dan nyaman.
Langkah Pemprov DKI ini menunjukkan upaya menyeimbangkan kemajuan digital dengan realitas sosial, sehingga ilmu pengetahuan dapat dinikmati lebih luas oleh masyarakat.












