Berita

Qualcomm SM8845 Siap Meluncur dengan Oryon Core dan Clock 3GHz: Snapdragon 8 Plus yang Lebih Terjangkau?

Dexop.com – Qualcomm, raksasa semikonduktor asal Amerika Serikat, dikabarkan sedang menyiapkan chipset baru dengan kode SM8845, yang akan menjadi bagian dari keluarga Snapdragon 8 series. Bocoran terbaru dari tipster kenamaan Digital Chat Station menyebutkan bahwa chipset ini bukanlah Snapdragon 8 Elite 2 (SM8850) maupun Snapdragon 8s Gen 5, melainkan varian Snapdragon 8 Plus generasi baru.

Chipset ini disebut-sebut akan menggabungkan desain core buatan Qualcomm sendiri, Oryon, dengan kecepatan clock hingga 3GHz, menjanjikan performa tinggi namun tetap ramah di kantong. Kombinasi ini diyakini menjadi strategi baru Qualcomm dalam mendobrak batas antara kelas flagship dan kelas premium-menengah.

Snapdragon 8 Plus (SM8845): Bukan Flagship Biasa

Snapdragon 8 Plus dikenal sebagai varian upgrade dari chipset flagship yang membawa peningkatan efisiensi, stabilitas, dan harga yang lebih kompetitif. Dalam kasus SM8845, Qualcomm tampaknya mengubah pendekatan secara menyeluruh.

Berikut poin utama yang bocor dari SM8845:

  • Menggunakan CPU Oryon, core kustom Qualcomm yang sebelumnya eksklusif di Snapdragon 8 Elite
  • Full big-core setup, fokus pada kinerja tinggi
  • Clock speed minimum 3GHz, lebih tinggi dari banyak chipset premium lainnya
  • Diproduksi dengan proses fabrikasi 3nm (N3P) dari TSMC
  • Berbagi arsitektur GPU dengan Snapdragon 8 Elite 2

Ini bukan hanya sekadar pembaruan clock speed seperti yang dilakukan pada Snapdragon 888 Plus, melainkan peningkatan substansial yang membawa teknologi kelas atas ke segmen yang lebih luas.

CPU Oryon: Kekuatan Baru dari Qualcomm

Core Oryon pertama kali diperkenalkan dalam Snapdragon X Elite, prosesor laptop bertenaga ARM yang menjanjikan efisiensi dan kinerja tinggi. Kini, Oryon siap masuk ke smartphone melalui Snapdragon 8 Elite dan SM8845.

Apa kelebihan Oryon?

  • Dirancang sepenuhnya oleh tim internal Qualcomm (bukan lisensi ARM Cortex)
  • Menawarkan efisiensi daya tinggi dengan performa single-core dan multi-core kompetitif
  • Fokus pada pemrosesan AI dan beban kerja berat

Masuknya Oryon ke SM8845 berarti bahwa chipset ini tidak hanya kuat di angka benchmark, tetapi juga unggul dalam pengalaman penggunaan nyata—mulai dari multitasking, gaming, hingga pemrosesan grafis dan AI.

Arsitektur GPU yang Sama dengan Snapdragon 8 Elite 2

Digital Chat Station juga menyebutkan bahwa Snapdragon 8 Plus SM8845 akan mengadopsi arsitektur GPU yang sama seperti Snapdragon 8 Elite 2. Artinya, pengguna tetap akan mendapatkan performa grafis mendekati flagship, namun dengan penghematan harga yang signifikan.

Ini menjadi kabar gembira terutama bagi penggemar game mobile dan pengguna produktivitas tinggi yang mengandalkan performa GPU untuk pengeditan video, streaming, dan rendering 3D.

Proses Fabrikasi N3P TSMC: Efisiensi Lebih Baik

SM8845 akan diproduksi menggunakan proses fabrikasi 3nm N3P dari TSMC, yang sama seperti Snapdragon 8 Elite 2. Teknologi ini menawarkan:

  • Kepadatan transistor lebih tinggi
  • Konsumsi daya lebih rendah
  • Manajemen panas lebih baik

Dengan efisiensi daya yang lebih tinggi, pengguna dapat merasakan performa tinggi tanpa cepat panas atau boros baterai, menjadikannya ideal untuk perangkat dengan baterai besar dan layar besar.

Target Perangkat: Baterai Jumbo dan Harga Terjangkau

Beberapa brand besar seperti Oppo, Vivo, OnePlus, dan Realme dikabarkan tengah menguji perangkat dengan SM8845. Menariknya, salah satu model uji coba disebut membawa baterai hingga 8.000mAh, yang jauh lebih besar dari standar flagship saat ini.

Hal ini mengisyaratkan bahwa Snapdragon 8 Plus (SM8845) ditujukan untuk segmen baru, di mana daya tahan baterai dan performa kelas atas bisa berjalan beriringan. Misalnya:

  • Smartphone gaming dengan durasi pemakaian super panjang
  • Perangkat lipat dan tablet kompak
  • Ponsel flagship ekonomis yang dijual di bawah harga standar seri Elite

Strategi Qualcomm: Menjawab Kebutuhan Pasar yang Lebih Fleksibel

Langkah ini menegaskan bahwa Qualcomm memahami diversifikasi pasar smartphone saat ini. Tidak semua pengguna membutuhkan fitur penuh dari chipset Elite, namun tetap menginginkan performa tinggi dan kemampuan AI atau gaming mumpuni.

Dengan Snapdragon 8 Plus SM8845, Qualcomm ingin:

  • Menawarkan chip flagship-lite dengan harga lebih kompetitif
  • Menyediakan opsi bagi OEM untuk menciptakan flagship alternatif
  • Mendorong lebih banyak inovasi desain dan efisiensi

Strategi ini mengingatkan kita pada keberhasilan Snapdragon 870 yang tetap populer karena keseimbangan antara performa dan harga, bahkan dua tahun setelah peluncuran.

Perkiraan Tanggal Rilis dan Potensi Adopsi

Peluncuran Snapdragon 8 Plus (SM8845) diperkirakan terjadi pada kuartal keempat 2025, tepat sebelum musim belanja akhir tahun. Beberapa analis menyebut, peluncuran ini akan bersamaan dengan flagship baru dari OnePlus, iQOO, dan Realme GT.

Jika adopsi berjalan lancar, SM8845 bisa:

  • Menggantikan Snapdragon 8 Gen 2/8s Gen 3 di segmen mid-flagship
  • Menjadi andalan brand Asia seperti Xiaomi, Honor, dan Meizu
  • Masuk dalam perangkat global dengan harga di bawah Rp9 juta

Penutup: Snapdragon 8 Plus SM8845, Sang Penantang Baru

Snapdragon 8 Plus SM8845 bukan sekadar penerus tradisional varian “Plus” sebelumnya. Dengan Oryon core, GPU kelas atas, dan efisiensi tinggi, chipset ini berpotensi merevolusi pasar menengah-atas.

Jika Qualcomm benar-benar menghadirkan semua teknologi ini dalam harga yang kompetitif, kita bisa menyaksikan kelahiran gelombang baru flagship alternatif yang lebih terjangkau, hemat daya, namun tetap kencang.

Meski belum ada konfirmasi resmi, bocoran ini menunjukkan arah masa depan chipset mobile: performa tinggi tidak harus mahal, dan efisiensi bisa menjadi nilai jual utama.

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button