Komputer

RTX 50 Super Siap Saingi AMD: Hadir dengan VRAM Lebih Besar Berkat Chip GDDR7 3GB dari SK hynix!

Dexop.com – Industri kartu grafis tengah bersiap menyambut kejutan baru dari Nvidia. Setelah kritik tajam terhadap kapasitas memori pada lini RTX 50 series, rumor tentang versi RTX 50 Super kian menguat. Isyarat paling signifikan datang dari SK hynix, produsen semikonduktor ternama asal Korea Selatan, yang baru saja mengumumkan pengembangan chip GDDR7 berkapasitas 24Gb (3GB per chip).

Langkah ini diperkirakan akan menjadi jawaban Nvidia atas keluhan gamer dan kreator konten yang menuntut VRAM lebih besar seiring meningkatnya kebutuhan grafis dari game dan aplikasi modern. Apakah ini pertanda bahwa RTX 50 Super akan menjadi penanda babak baru dalam kompetisi GPU?

Masalah Lama, Solusi Baru: Nvidia dan Kritik atas VRAM

Sejak kemunculannya, seri RTX 50 menerima banyak apresiasi dari sisi performa mentah dan efisiensi daya, namun tetap dihantui satu keluhan utama: kapasitas VRAM stagnan. Banyak pengamat industri menilai Nvidia terlalu konservatif dalam memberikan peningkatan memori dibanding generasi sebelumnya.

Sebagai contoh, RTX 5070 hanya dibekali 12GB GDDR7 dengan bus memori 192-bit, mirip seperti pendahulunya di lini RTX 4070. Sementara itu, RTX 5070 Ti dan RTX 5080 berada di kisaran 16GB, dengan bus 256-bit yang sebenarnya sudah tergolong ideal, namun tetap tidak memberikan gebrakan besar.

Hal ini menjadi ironi ketika kompetitor seperti AMD tampil lebih agresif. Misalnya, AMD RX 9070 dirilis dengan 16GB GDDR6 di bus 256-bit—konfigurasi yang dinilai ideal untuk game AAA modern, bahkan hingga resolusi 4K.

Harapan Baru: GDDR7 3GB Chip dari SK hynix

Pernyataan resmi dari SK hynix mengenai chip memori GDDR7 24Gb menjadi angin segar yang dinantikan pasar. Dengan kapasitas 3GB per chip, produsen GPU seperti Nvidia kini memiliki keleluasaan lebih besar dalam merancang konfigurasi VRAM yang lebih besar dan fleksibel.

Dengan memanfaatkan 6 hingga 8 modul GDDR7 3GB, Nvidia berpotensi memperkenalkan:

  • RTX 5070 Super dengan 18GB VRAM
  • RTX 5070 Ti Super dan RTX 5080 Super dengan 24GB VRAM

Konfigurasi ini tidak hanya memperbesar memori, tetapi juga membuka jalan bagi performa tinggi pada resolusi 1440p hingga 4K, bahkan dengan pengaturan ultra dan ray tracing aktif.

VRAM Lebih Besar: Kebutuhan atau Strategi?

Peningkatan VRAM bukan semata-mata kosmetik. Dalam lanskap industri grafis modern, VRAM besar sangat vital untuk berbagai kebutuhan:

  • Gaming AAA terbaru seperti Cyberpunk 2077: Phantom Liberty atau Starfield 2 kini menuntut lebih dari 12GB VRAM di resolusi tinggi.
  • AI-based rendering dan 3D modeling membutuhkan kapasitas VRAM besar agar tidak mengalami bottleneck saat komputasi real-time.
  • Game masa depan bahkan diprediksi akan mulai menggunakan tekstur resolusi ultra yang membutuhkan 20GB ke atas hanya untuk satu adegan.

Tak ketinggalan, konsol generasi berikutnya yang kemungkinan rilis 2026–2027, diperkirakan akan hadir dengan RAM grafis internal yang besar. Jika Nvidia ingin tetap relevan, mereka harus mengimbangi spesifikasi tersebut.

Apa Lagi yang Ditawarkan RTX 50 Super?

Selain peningkatan memori, bocoran yang beredar menyebut bahwa hanya model RTX 5070 Super yang akan mendapatkan tambahan CUDA cores, meskipun tidak signifikan—hanya beberapa ratus unit. Artinya, fokus utama Nvidia di versi Super kali ini adalah efisiensi dan memori, bukan peningkatan performa mentah.

Meski demikian, RTX 50 Super tetap akan membawa:

  • Teknologi pendingin baru berbasis vapor chamber yang lebih efisien
  • Boost clock lebih tinggi sekitar 5–10{434ad42460b8894b85ebc3d80267f59d627a35386349d397b0df6ee312634ded}
  • Support generasi ke-2 DLSS Frame Generation
  • Fitur Ray Reconstruction generasi baru

Kapan RTX 50 Super Dirilis?

Jika merujuk pada pola rilis versi “Super” sebelumnya—seperti pada RTX 20 Super dan RTX 40 Super—maka RTX 50 Super kemungkinan besar akan diperkenalkan pada akhir 2025 atau awal 2026.

Beberapa sumber industri menyebut bahwa RTX 50 Super bisa debut pada pameran CES 2026 di Las Vegas, yang menjadi panggung ideal untuk Nvidia memperkenalkan teknologi baru kepada publik.

Nvidia vs AMD: Perang VRAM Semakin Panas

Di tengah rumor tentang RTX 50 Super, AMD tidak tinggal diam. Pabrikan asal Amerika Serikat itu disebut tengah menyiapkan refresh RX 9000 series dengan VRAM hingga 32GB pada kelas flagship.

Dengan harga kompetitif dan dukungan teknologi open-source seperti FSR 4.0, posisi AMD makin solid. Nvidia perlu lebih dari sekadar nama besar untuk mempertahankan dominasi. RTX 50 Super bisa menjadi titik balik, atau justru batu sandungan jika tidak mampu menghadirkan value lebih baik dari AMD.

Konsumen Kini Lebih Cerdas

Dalam dunia teknologi yang terus bergerak cepat, konsumen GPU semakin kritis dan rasional. Mereka tidak lagi mudah tergiur sekadar oleh angka performa. Beberapa hal yang kini menjadi fokus pembeli GPU antara lain:

  • Kapasitas dan bandwidth VRAM
  • Efisiensi daya dan temperatur
  • Harga per performa (performance-per-dollar)
  • Dukungan jangka panjang, termasuk update driver dan fitur

Dengan kata lain, RTX 50 Super akan dinilai dari semua aspek tersebut, bukan hanya nama besar Nvidia.

Potensi Konfigurasi RTX 50 Super

Berikut tabel prediksi spesifikasi seri RTX 50 Super berdasarkan bocoran dan tren pasar:

Model VRAM (Prediksi) Bus Memori Tipe Memori Estimasi Harga
RTX 5070 Super 18GB 192-bit GDDR7 $699
RTX 5070 Ti Super 24GB 256-bit GDDR7 $799
RTX 5080 Super 24GB 256-bit GDDR7 $999

Catatan: Harga dan spesifikasi masih berupa prediksi dan bisa berubah saat rilis resmi.

Apakah RTX 50 Super Layak Ditunggu?

Jawabannya: Ya, jika Anda mencari kartu grafis masa depan dengan daya tahan panjang. Peningkatan VRAM yang signifikan akan menjadikan RTX 50 Super ideal untuk pengguna profesional dan gamer yang mengincar performa jangka panjang.

Namun, jika saat ini Anda telah memiliki GPU seperti RTX 4080 atau RX 7900 XT, mungkin peningkatannya tidak akan terasa terlalu besar dari sisi performa mentah.

Kata Penutup: RTX 50 Super Bisa Jadi Kunci Nvidia Rebut Kembali Dominasi

Dengan kehadiran chip GDDR7 3GB dari SK hynix, semua mata kini tertuju pada Nvidia dan langkah selanjutnya dalam merancang RTX 50 Super. Jika rumor ini benar, maka gamer dan kreator akan mendapatkan kartu grafis dengan memori lebih besar, efisiensi lebih baik, dan fitur-fitur AI baru yang mendukung berbagai kebutuhan masa depan.

Namun, semua itu akan bergantung pada dua faktor penting: harga dan ketersediaan. Nvidia harus belajar dari masa lalu, di mana harga melambung membuat banyak konsumen beralih ke alternatif lain.

Yang pasti, kompetisi semakin seru—dan untuk kita semua, itu kabar baik.

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button