Dexop.com – Apple kembali menjadi pusat perhatian industri teknologi global setelah laporan terbaru Bloomberg dan Wall Street Journal (WSJ) mengungkapkan rencana besar perusahaan dalam memperluas kemampuan konektivitas satelit pada perangkat iPhone dan Apple Watch. Inovasi ini digadang-gadang akan menjadi salah satu lompatan teknologi terbesar Apple sejak memperkenalkan chip silikon sendiri.
Salah satu fitur paling menarik yang sedang dikembangkan adalah Fitur Peta Satelit iPhone, sebuah kemampuan navigasi baru yang memungkinkan pengguna tetap mengakses Apple Maps di area tanpa sinyal seluler maupun Wi-Fi. Dengan kata lain, navigasi iPhone akan tetap berjalan meskipun perangkat berada di area off-grid—hutan, pegunungan, laut lepas, gurun, hingga wilayah pedesaan terpencil.
Jika selama ini pengguna mengandalkan mode offline Apple Maps atau Google Maps, fitur ini membawa konsep navigasi ke level berbeda: langsung terhubung ke jaringan satelit tanpa perantara jaringan operator.
Lantas, seberapa besar revolusi yang ditawarkan Fitur Peta Satelit iPhone? Bagaimana Apple membangunnya? Dan fitur apa saja yang menyertainya? Berikut ulasan lengkap — dikemas dengan pendekatan jurnalistik, detail teknis yang mudah dicerna, dan analisis mendalam khas Dexop.com.
Fitur Peta Satelit iPhone: Navigasi Tetap Berjalan Tanpa Jaringan Seluler
Sejak kemunculannya, fitur navigasi modern selalu mengandalkan dua hal: GPS dan koneksi data. GPS memberikan lokasi, sementara koneksi seluler menyediakan peta, routing, dan informasi lalu lintas.
Apple ingin mematahkan pola tersebut melalui proyek yang diberi sandi internal “satellite maps expansion”.
Apa yang bisa dilakukan Fitur Peta Satelit iPhone?
Menurut bocoran:
- Pengguna tetap bisa membuka Apple Maps tanpa sinyal
- Navigasi turn-by-turn tetap berjalan
- Peta tetap tampil bahkan tanpa internet
- Perangkat bisa menentukan rute berdasarkan jaringan satelit
- Apple Watch akan ikut mendukung peta satelit
- Berfungsi otomatis tanpa pengaturan manual
Teknologi ini tidak sama dengan mode offline. Mode offline tetap membutuhkan pengunduhan peta terlebih dahulu. Fitur Peta Satelit iPhone bekerja real-time melalui sinyal satelit, bukan data internet.
Ini adalah gebrakan yang tidak pernah dilakukan smartphone konsumen sebelumnya—bahkan ponsel satelit sekalipun.
Jika berhasil, Apple akan membawa navigasi off-grid ke miliaran pengguna iPhone secara langsung.
Rekam Jejak Apple dalam Pengembangan Konektivitas Satelit
Walau fitur ini terdengar baru, perjalanan Apple sebenarnya sudah dimulai sejak 2022, ketika iPhone 14 memperkenalkan fitur:
✅ Emergency SOS via Satellite
✅ Find My via Satellite
✅ Location sharing off-grid
Dalam dua tahun, fitur satelit Apple telah menyelamatkan nyawa di berbagai kasus:
- Pendaki hilang di Grand Canyon
- Kecelakaan snowmobile di Alaska
- Korban banjir yang terjebak tanpa sinyal
- Pengemudi mobil yang terjebak di dataran es
Kesuksesan tersebut membuat Apple makin percaya diri untuk memperluas pemanfaatan satelit.
Fitur SOS satelit adalah “fondasi awal”.
Fitur Peta Satelit iPhone adalah fase lanjutan yang lebih besar.
Apple Watch Juga Mendapat Fitur Peta Satelit
Salah satu kejutan terbesar dari laporan Bloomberg adalah bahwa Apple Watch—terutama seri Ultra—akan ikut mendapatkan upgrade satelit.
Mengapa Apple Watch penting?
Karena Apple Watch sering digunakan:
- Pendaki gunung
- Pelari maraton
- Pesepeda off-road
- Atlet outdoor
- Travelers di area asing
Selama ini, semua mode latihan outdoor di Apple Watch membutuhkan GPS tetapi tetap memerlukan internet untuk menampilkan peta.
Dengan Fitur Peta Satelit iPhone yang juga hadir di Apple Watch:
✅ Apple Watch Ultra menjadi smartwatch paling powerful untuk outdoor
✅ Tidak perlu iPhone untuk navigasi
✅ Tracking rute tetap akurat
✅ Latihan trail running, hiking, diving menjadi lebih aman
✅ Jam dapat menampilkan peta tanpa jaringan operator
Ini akan menjadi hantaman langsung ke pasar Garmin dan Suunto yang selama ini menguasai pasar outdoor adventure.
Apple Siapkan API Satelit untuk Aplikasi Pihak Ketiga
Selain untuk aplikasi bawaan Apple, perusahaan juga sedang menyiapkan API satelit untuk developer aplikasi pihak ketiga.
Apa artinya?
Aplikasi lain dapat memanfaatkan sinyal satelit Apple untuk:
- Navigasi hiking
- Tracking petualangan outdoor
- Aplikasi kelautan
- Aplikasi off-road
- Aplikasi emergency & SAR (Search and Rescue)
- Aplikasi ekspedisi (gunung, gurun, hutan)
- Aplikasi pengiriman dan logistik di wilayah terpencil
Bayangkan aplikasi seperti:
✅ Komoot
✅ AllTrails
✅ Strava
✅ Gaia GPS
✅ OnX Hunt
…semuanya memanfaatkan Fitur Peta Satelit iPhone secara native.
Ekosistem baru pun akan lahir: aplikasi mobile yang mandiri total dari jaringan seluler.
Koneksi Satelit Tidak Lagi Perlu “Arahkan ke Langit”
Saat ini, fitur SOS via satelit mengharuskan iPhone diarahkan ke langit menggunakan guidance on-screen.
Apple ingin menghapus langkah itu.
Menurut Gurman, Apple mengembangkan:
✅ iPhone yang bisa terhubung satelit di dalam ruangan
✅ Koneksi satelit tetap berjalan di dalam saku
✅ Tidak ada lagi proses “point to satellite”
✅ Proses koneksi berlangsung otomatis
✅ Chip modem baru dengan akurasi sinyal tinggi
Ini adalah lompatan teknologi yang belum pernah dilakukan bahkan oleh produsen ponsel satelit seperti Iridium dan Thuraya.
Apple berupaya membuat konektivitas satelit “tidak terasa seperti teknologi baru”, tetapi seamless seperti Wi-Fi.
iPhone 18 Akan Mendukung 5G NTN (Non-Terrestrial Network)
NTN adalah versi baru jaringan 5G yang terhubung langsung dengan satelit orbit rendah (LEO). Teknologi ini membuat perangkat bekerja seperti smartphone biasa—hanya saja sinyalnya berasal dari satelit, bukan BTS darat.
Dengan 5G NTN:
✅ Internet bisa menjangkau area off-grid
✅ Kecepatan lebih tinggi
✅ Latensi lebih rendah
✅ Kapasitas user lebih besar
✅ Navigasi Apple Maps lebih presisi
✅ Fitur Peta Satelit iPhone berjalan lebih mulus
Jika fitur ini benar hadir di iPhone 18, Apple akan memperluas cakupan jaringan ke tingkat yang belum pernah dicapai perangkat seluler konsumen.
Apple Akan Menambahkan Messaging Satelit Berbasis Foto
Saat ini, fitur satelit hanya mendukung teks. Apple ingin menambah kemampuan:
✅ Mengirim foto resolusi rendah
✅ Menerima gambar dan peta ringan
✅ Mengirim situasi visual saat darurat
✅ Mengirim screenshot rute atau arah
Teknologi kompresi Apple membuat ini mungkin. Apple akan membatasi ukuran agar tidak membebani kapasitas satelit.
Kemampuan ini akan sangat berguna:
- Pendaki yang tersesat
- Pengemudi yang ban mobilnya pecah
- Wisatawan di luar negeri tanpa roaming
- Pekerja remote yang butuh komunikasi
- Situasi bencana di mana BTS tidak berfungsi
Fitur ini juga akan membuat Fitur Peta Satelit iPhone semakin relevan karena pengguna bisa berbagi arah atau lokasi visual ke tim penyelamat.
Mengapa Apple Terobsesi dengan Teknologi Satelit?
Ada beberapa alasan strategis:
1. Pengguna ingin tetap terhubung di area tanpa jaringan
Dunia semakin mobile, dan kebutuhan coverage “di mana saja” meningkat drastis.
2. Industri outdoor tumbuh cepat
Apple Watch Ultra adalah bukti Apple ingin masuk pasar adventure.
3. Kompetisi dengan Android meningkat
Huawei sudah menyediakan komunikasi dua arah via satelit.
4. Keselamatan pengguna menjadi selling point besar
Apple mengedepankan fitur keamanan sejak pertama kali memperkenalkan Crash Detection.
5. Masa depan internet akan digabungkan dengan jaringan satelit
Elon Musk (Starlink) dan operator seluler sedang bersaing memasuki pasar ini.
Apple tidak ingin tertinggal.
Globalstar: Kunci Berhasilnya Fitur Peta Satelit iPhone
Apple bukan membangun jaringan satelit sendiri. Mereka bekerja sama dengan Globalstar.
Namun, ada tantangan:
✅ Kapasitas satelit Globalstar masih terbatas
✅ Perlu penambahan satelit baru
✅ Infrastruktur kontrol bumi harus diperkuat
✅ Butuh investasi miliaran dolar
Apple sudah menyuntik dana besar untuk ekspansi Globalstar, tetapi pembangunan jaringan satelit global tidak bisa instan.
Itulah mengapa Apple bersikap hati-hati dan tidak memberikan timeline resmi rilis.
Persaingan Fitur Satelit Antar Vendor Smartphone
Apple
SOS via satelit sejak iPhone 14.
Fitur Peta Satelit iPhone sedang dikembangkan.
Huawei
Mate 50 dan Mate 60 mendukung panggilan dan pesan dua arah via satelit BeiDou.
Samsung
Dirumorkan akan membawa satelit ke Galaxy S25 atau S26.
Qualcomm
Pernah mengumumkan Snapdragon Satellite — kini ditunda.
MediaTek
Mengembangkan modem 5G NTN bawaan chipset.
Apple memimpin “narrative” meski beberapa pemain lain punya fitur lebih dulu. Alasan utamanya: Apple menyiapkan ekosistem, bukan hanya fitur.
Manfaat Fitur Peta Satelit iPhone untuk Pengguna (Skenario Nyata)
1. Pendaki gunung
Tetap bisa melihat rute turun meski tanpa sinyal.
2. Wisatawan luar negeri
Tidak perlu roaming untuk navigasi.
3. Aktivitas outdoor ekstrem
Trail running, ultra hiking, skydiving, hingga ekspedisi hutan.
4. Nelayan, pekerja kapal, dan pelaut
Navigasi tetap tersedia di laut lepas.
5. Situasi bencana
BTS mati? Peta tetap aktif untuk evakuasi.
6. Pekerja lapangan
Perkebunan, pertambangan, proyek remote area.
7. Pengemudi pedesaan
Tetap bisa mencari rute tercepat di wilayah tanpa BTS.
Jika Apple benar-benar meluncurkan fitur ini, pengguna iPhone tidak lagi terikat pada jaringan operator untuk mengetahui arah dan lokasi.
Tantangan Apple: Bukan Fitur yang Mudah Dirilis
Ada beberapa tantangan besar:
- Keterbatasan bandwidth satelit
- Biaya operasional tinggi
- Regulasi satelit internasional
- Kompatibilitas modem dan antena
- Konsumsi baterai
- Kapasitas Globalstar belum sekelas Starlink
Karena itu, meski Fitur Peta Satelit iPhone sedang dikembangkan, Apple kemungkinan butuh beberapa tahun untuk menjadikannya fitur publik.
Kapan Fitur Ini Akan Dirilis? (Analisis Paling Masuk Akal)
Bloomberg dan WSJ menyebutkan:
- Tidak akan rilis di iPhone 16
- Kemungkinan muncul setelah 2026
- Infrastruktur Globalstar harus siap dulu
- Kemungkinan debut di iPhone 18 atau iPhone 19
- Apple Watch Ultra generasi baru akan menjadi perangkat pertama yang memaksimalkannya
Artinya, fitur ini bukan sekadar “pembaruan tahunan” — melainkan proyek besar setara dengan pengembangan Apple Silicon.
Apple Sedang Membangun Masa Depan Navigasi Off-Grid
Dari seluruh laporan dan analisis, bisa disimpulkan:
✅ Apple sedang mendorong inovasi satelit ke level tertinggi
✅ Fitur Peta Satelit iPhone menjadi inti evolusi ini
✅ Navigasi off-grid akan menjadi fitur standar iPhone masa depan
✅ Apple Watch juga ikut mengalami lompatan besar
✅ API satelit akan membuka ekosistem baru bagi developer
✅ Pengguna akan mendapat navigasi yang tidak bergantung jaringan
✅ Perkembangan ini membawa iPhone menjadi perangkat global yang selalu terhubung
Di tengah persaingan ketat industri smartphone, Apple sekali lagi membuktikan bahwa inovasi terbesar tidak selalu terlihat — kadang teknologi paling revolusioner ada di balik layar, seperti konektivitas satelit yang akan mengubah masa depan komunikasi mobile.
Dengan Fitur Peta Satelit iPhone, Apple tidak hanya menghadirkan fitur baru — mereka sedang mendefinisikan ulang makna “smartphone modern”.












