Inovasi Gila! Snapdragon W5+ Gen 2 Bawa Konektivitas Satelit ke Smartwatch

Dexop.com – Qualcomm kembali membuat kejutan besar dengan meluncurkan Snapdragon W5+ Gen 2 dan Snapdragon W5 Gen 2 sebagai platform terbaru untuk perangkat wearable. Diumumkan dalam acara Made by Google, kedua chipset ini menghadirkan fitur revolusioner: konektivitas satelit langsung dari smartwatch.
Jika sebelumnya fitur satelit hanya bisa ditemukan pada smartphone kelas atas, kini Qualcomm membawa teknologi tersebut ke perangkat mungil di pergelangan tangan. Hal ini menjadikan Snapdragon W5+ Gen 2 sebagai platform wearable pertama di dunia dengan dukungan komunikasi satelit, sekaligus membuka era baru bagi keamanan, petualangan outdoor, dan komunikasi darurat.
Konektivitas Satelit: Fitur Penyelamat Nyawa di Smartwatch
Integrasi satelit di Snapdragon W5+ Gen 2 dan W5 Gen 2 dilakukan melalui Skylo’s Narrowband Non-Terrestrial Network (NB-NTN). Dengan ini, smartwatch tidak lagi bergantung penuh pada jaringan seluler atau Wi-Fi.
Manfaat Konektivitas Satelit di Smartwatch:
- Pesan Darurat di Area Blank Spot → pengguna bisa mengirim/terima pesan meski tanpa sinyal seluler.
- Keamanan Traveler & Pendaki → solusi penting untuk pendaki gunung, pelaut, atau penjelajah daerah terpencil.
- Komunikasi Global → jangkauan lebih luas, mendukung konektivitas lintas negara.
Fitur ini bisa menjadi penyelamat nyawa, terutama bagi mereka yang hobi kegiatan outdoor atau sering bepergian ke lokasi terpencil.
Snapdragon W5+ Gen 2 vs W5 Gen 2: Apa Bedanya?
Qualcomm merilis dua varian chipset dengan target berbeda:
| Chipset | Keunggulan Utama |
|---|---|
| Snapdragon W5+ Gen 2 | Dilengkapi co-processor hemat daya, lebih optimal untuk smartwatch premium. |
| Snapdragon W5 Gen 2 | Versi tanpa co-processor, lebih fleksibel bagi produsen untuk desain wearable tipis. |
Dengan opsi ini, Qualcomm memberi keleluasaan produsen wearable untuk memilih sesuai kebutuhan: performa maksimal atau desain ringkas dengan daya efisien.
Performa Teknis: Lebih Cepat, Lebih Hemat, Lebih Akurat
Selain fitur satelit, Snapdragon W5+ Gen 2 membawa peningkatan teknis besar:
- Fabrikasi 4nm → performa lebih cepat dan efisiensi daya lebih baik.
- Location Machine Learning 3.0 → akurasi GPS meningkat 50{434ad42460b8894b85ebc3d80267f59d627a35386349d397b0df6ee312634ded} dibanding generasi sebelumnya.
- RF Front End baru → ukuran komponen lebih kecil & konsumsi daya turun 20{434ad42460b8894b85ebc3d80267f59d627a35386349d397b0df6ee312634ded}.
Dengan ini, smartwatch berbasis Snapdragon W5+ Gen 2 bisa punya desain lebih ramping tanpa mengorbankan daya tahan baterai.
Tabel Perbandingan Snapdragon W5+ Gen 2 vs W5 Gen 2 vs W5+ Gen 1
| Spesifikasi | Snapdragon W5+ Gen 2 | Snapdragon W5 Gen 2 | Snapdragon W5+ Gen 1 |
|---|---|---|---|
| Fabrikasi | 4nm | 4nm | 4nm |
| Co-Processor | Ada (hemat daya, efisiensi tinggi) | Tidak ada | Ada |
| Konektivitas Satelit | Ya (Skylo NB-NTN, pertama di wearable) | Ya (Skylo NB-NTN, pertama di wearable) | Tidak ada |
| GPS | Location ML 3.0, akurasi +50{434ad42460b8894b85ebc3d80267f59d627a35386349d397b0df6ee312634ded} | Location ML 3.0, akurasi +50{434ad42460b8894b85ebc3d80267f59d627a35386349d397b0df6ee312634ded} | GPS standar, akurasi lebih rendah |
| RF Front End | Baru, ukuran lebih kecil, efisiensi daya +20{434ad42460b8894b85ebc3d80267f59d627a35386349d397b0df6ee312634ded} | Baru, ukuran lebih kecil, efisiensi daya +20{434ad42460b8894b85ebc3d80267f59d627a35386349d397b0df6ee312634ded} | Versi lama, konsumsi daya lebih besar |
| Target Perangkat | Smartwatch premium (misalnya Pixel Watch 4) | Wearable tipis & ringkas | Smartwatch generasi sebelumnya (Pixel Watch 2) |
| Keunggulan Utama | Konektivitas satelit, efisiensi daya, GPS lebih akurat | Konektivitas satelit dengan desain lebih fleksibel | Pertama hadir dengan co-processor hemat daya |
Smartwatch Pertama: Google Pixel Watch 4
Produk pertama yang dipastikan menggunakan Snapdragon W5 Gen 2 adalah Google Pixel Watch 4, yang akan menjalankan Wear OS 6.
Kolaborasi Google–Qualcomm–Skylo ini akan menjadi tolak ukur standar baru di dunia wearable. Tidak menutup kemungkinan merek lain seperti Samsung, Garmin, Oppo, dan Amazfit juga segera mengadopsi platform ini.
Manfaat Bagi Outdoor Enthusiast & Traveler
Bagi penggemar aktivitas luar ruangan, Snapdragon W5+ Gen 2 bisa menjadi fitur wajib:
- Pendaki gunung → tetap bisa komunikasi meski di area tanpa sinyal.
- Pecinta camping & hiking → bisa kirim koordinat lokasi saat darurat.
- Pelaut & nelayan → akses pesan penting di tengah laut.
Sebelumnya, solusi semacam ini hanya tersedia di perangkat satelit khusus seperti Garmin InReach. Kini, teknologi itu bisa hadir langsung di smartwatch tipis dan stylish.
Persaingan Pasar Wearable: Oppo, Apple, hingga Garmin
Pasar wearable semakin panas.
- Apple → Apple Watch Ultra sudah mendukung fitur darurat, namun belum lewat satelit penuh.
- Oppo & Xiaomi → semakin aktif merilis smartwatch di ekosistem IoT.
- Garmin & Amazfit → unggul di segmen outdoor dengan GPS presisi, namun kini harus bersiap dengan gebrakan Qualcomm.
Dengan hadirnya Snapdragon W5+ Gen 2, Qualcomm memberi amunisi baru bagi produsen wearable untuk menantang dominasi Apple dan Samsung.
Dampak Industri: Game Changer untuk Wearable
Hadirnya Snapdragon W5+ Gen 2 membawa dampak luas:
- Mendorong standar baru smartwatch → bukan sekadar health tracker, tapi juga perangkat keamanan.
- Memperluas ekosistem IoT → mendukung integrasi antara smartwatch, smartphone, hingga perangkat outdoor.
- Peluang bisnis baru → produsen wearable bisa menghadirkan varian premium dengan fitur satelit sebagai daya tarik.
Kesimpulan: Era Baru Smartwatch dengan Satelit
Peluncuran Snapdragon W5+ Gen 2 dan W5 Gen 2 menandai era baru bagi industri wearable. Dengan konektivitas satelit, GPS lebih akurat, efisiensi daya lebih tinggi, dan desain lebih ramping, Qualcomm sukses menghadirkan inovasi yang bukan hanya keren, tetapi juga bisa menyelamatkan nyawa.
Smartwatch bukan lagi sekadar pelacak kesehatan atau penunjuk waktu modern, melainkan perangkat penting untuk komunikasi global. Ke depan, Snapdragon W5+ Gen 2 akan menjadi standar baru yang mengubah cara kita melihat smartwatch.




