Aplikasi

YouTube Music Resmi Terintegrasi dengan TikTok, Kini Bisa Simpan Lagu Langsung ke Playlist

×

YouTube Music Resmi Terintegrasi dengan TikTok, Kini Bisa Simpan Lagu Langsung ke Playlist

Sebarkan artikel ini
YouTube Music Resmi Terintegrasi dengan TikTok, Kini Bisa Simpan Lagu Langsung ke Playlist

Dexop.com – YouTube Music kini bisa menyimpan lagu langsung dari TikTok, sebuah langkah revolusioner dalam kolaborasi antara platform media sosial dan layanan streaming musik. Fitur ini memungkinkan pengguna menyimpan lagu favorit yang mereka temukan di TikTok langsung ke dalam aplikasi YouTube Music tanpa perlu mencari secara manual. Integrasi ini menghadirkan kemudahan baru bagi jutaan pengguna di seluruh dunia dan menjadi gebrakan besar dalam ekosistem musik digital.

Fitur “Add to Music App” bukanlah hal baru bagi pengguna TikTok. Sejak diluncurkan pada 2023, fitur ini telah tersedia untuk layanan musik seperti Spotify, Apple Music, dan Amazon Music. Kini, YouTube Music akhirnya bergabung sebagai pilihan baru, melengkapi ekosistem penyimpanan lagu yang sebelumnya sudah ada. Langkah ini dinilai sangat strategis, mengingat YouTube Music adalah salah satu platform dengan pertumbuhan tercepat di sektor streaming musik.

Fitur Baru yang Menghubungkan Sosial Media dan Musik

Melalui pembaruan terbaru, pengguna TikTok kini akan melihat tombol “Add Song” di bagian bawah deskripsi video yang menampilkan musik. Dengan menekan tombol tersebut, lagu akan langsung disimpan ke playlist “TikTok Songs” di aplikasi YouTube Music. Playlist ini akan diperbarui secara otomatis setiap kali pengguna menyimpan lagu baru, membuatnya mudah untuk mengakses musik favorit mereka kapan saja.

Menurut laporan dari TechCrunch, pengguna juga bisa mengatur YouTube Music sebagai aplikasi default untuk penyimpanan lagu dari TikTok. Caranya sangat mudah: cukup masuk ke menu Settings > Music di aplikasi TikTok, lalu pilih YouTube Music dari daftar layanan yang tersedia.

Fitur ini hadir tidak hanya untuk pengguna di Amerika Serikat dan Inggris, tetapi juga telah diperluas ke lebih dari 160 negara, termasuk Indonesia. Ini menjadikan YouTube Music sebagai bagian dari ekspansi global TikTok dalam menghadirkan pengalaman mendengarkan musik yang seamless dan personal.

Kolaborasi Strategis dengan Dampak Signifikan

Tracy Gardner, Global Head of Music Business Development TikTok, mengatakan bahwa integrasi antara TikTok dan platform streaming musik seperti YouTube Music membawa dampak positif secara nyata terhadap industri musik.

“Add to Music App terus memberikan hasil nyata bagi industri musik, dengan ratusan juta lagu yang disimpan dan diterjemahkan menjadi miliaran stream di layanan musik,” ujarnya dalam pernyataan resmi.

Fitur ini tidak hanya mempercepat distribusi musik, tetapi juga membantu artis dan label untuk menjangkau audiens yang lebih luas. Lagu yang viral di TikTok kini bisa langsung memberikan konversi nyata ke dalam bentuk stream di platform streaming musik resmi.

TikTok: Penggerak Tren Musik Global

TikTok selama ini telah dikenal sebagai platform utama pencipta tren musik viral, di mana lagu-lagu lama maupun baru bisa melejit kembali hanya dalam hitungan jam. Dengan integrasi bersama YouTube Music, TikTok memperluas fungsinya dari sekadar media sosial hiburan menjadi penghubung langsung ke industri musik digital.

Lagu-lagu seperti “Made You Look” oleh Meghan Trainor atau “Cupid” oleh FIFTY FIFTY meroket popularitasnya lewat TikTok sebelum akhirnya merajai tangga lagu global di Spotify, Apple Music, dan YouTube Music. Dengan fitur baru ini, proses penemuan dan penyimpanan lagu menjadi jauh lebih cepat dan praktis.

Integrasi ini juga sangat menguntungkan bagi musisi independen. Kini, saat lagu mereka viral di TikTok, pengguna bisa langsung menyimpannya ke YouTube Music tanpa perlu mengetik judul atau mencari nama artis. Alhasil, konversi view menjadi stream bisa terjadi secara otomatis.

Kemudahan Bagi Pengguna Android dan iOS

Fitur “Add to Music App” tersedia baik di Android maupun iOS. Pengguna cukup memastikan bahwa aplikasi TikTok dan YouTube Music telah diperbarui ke versi terbaru. Setelah itu, saat menemukan video dengan musik menarik, tombol “Add Song” akan muncul di layar. Dalam sekali ketuk, lagu akan tersimpan di akun YouTube Music pengguna.

Tidak hanya itu, YouTube Music juga menyediakan playlist khusus bertajuk “TikTok Songs” yang berisi semua lagu yang disimpan melalui fitur ini. Playlist ini bersifat dinamis dan akan terus bertambah seiring pengguna menyimpan lebih banyak lagu dari TikTok.

Hal ini membuat pengalaman mendengarkan musik menjadi lebih personal, cepat, dan efisien. Tidak perlu lagi menggunakan aplikasi pihak ketiga untuk mendeteksi lagu, atau menyalin nama lagu untuk mencarinya di YouTube Music.

Keunggulan YouTube Music dalam Persaingan Streaming

Dengan bergabungnya YouTube Music dalam fitur “Add to Music App”, Google mengambil langkah penting dalam memperkuat posisi mereka dalam persaingan layanan streaming musik global. Saat ini, Spotify masih mendominasi pasar dengan lebih dari 600 juta pengguna aktif, diikuti oleh Apple Music dan Amazon Music.

Namun, YouTube Music mulai menunjukkan performa yang menjanjikan dengan pertumbuhan pesat, terutama di pasar negara berkembang. Integrasi ini diharapkan dapat menarik lebih banyak pengguna muda yang aktif di TikTok dan belum memiliki loyalitas pada layanan streaming tertentu.

YouTube Music juga secara konsisten meluncurkan fitur-fitur berbasis AI seperti “Radio Builder”, “Smart Shuffle”, dan “Your Supermix”, yang memungkinkan pengalaman mendengarkan musik yang lebih personal. Fitur playlist otomatis seperti “Spring Recap”, “Replay Mix”, dan “Superfan Mix” juga mendapat sambutan hangat dari pengguna.

Dengan tambahan fitur “Add to Music App” dari TikTok, YouTube Music menjadi lebih dari sekadar aplikasi streaming—ia kini menjadi bagian dari siklus konsumsi musik modern, mulai dari viralitas hingga konversi komersial.

Dukungan untuk Layanan Musik Lain dan Masa Depan Fitur

TikTok tidak hanya menggandeng YouTube Music dalam integrasi ini. Sebelumnya, fitur “Add to Music App” telah tersedia untuk Spotify, Apple Music, dan Amazon Music, serta layanan lain seperti Deezer dan SoundCloud. Hal ini memperlihatkan pendekatan terbuka TikTok dalam mendukung berbagai ekosistem musik digital.

Menariknya, TikTok secara aktif terus memperluas jangkauan layanan ini. Banyak pihak memprediksi bahwa dalam waktu dekat, platform streaming lokal seperti Joox atau Resso juga akan ikut serta sebagai mitra. Hal ini penting untuk menjangkau pengguna di negara-negara Asia dan Amerika Latin, di mana penetrasi layanan lokal cukup tinggi.

Selain itu, TikTok juga kemungkinan besar akan mengembangkan fitur ini menjadi lebih interaktif—misalnya dengan memberi opsi untuk langsung menambahkan lagu ke playlist tertentu atau bahkan berbagi playlist TikTok ke media sosial lain.

Industri Musik Digital Semakin Terintegrasi

Tren integrasi antara sosial media dan layanan streaming menjadi salah satu arah utama dalam transformasi industri musik global. Data menunjukkan bahwa lebih dari 75{434ad42460b8894b85ebc3d80267f59d627a35386349d397b0df6ee312634ded} pengguna menemukan musik baru dari media sosial, dengan TikTok menjadi platform paling dominan dalam beberapa tahun terakhir.

Langkah YouTube Music bergabung dalam fitur ini menunjukkan bahwa perusahaan teknologi besar tidak ingin ketinggalan dalam transformasi ini. Dalam dunia di mana “discovery equals conversion”, memiliki akses cepat dari konten ke konsumsi adalah nilai strategis yang tak ternilai.

Kolaborasi ini juga memperkuat argumentasi bahwa industri musik modern tidak lagi berdiri sendiri, melainkan terintegrasi erat dengan media sosial, AI, dan data analytics.

Kesimpulan: Sinergi TikTok dan YouTube Music, Menyatukan Hiburan dan Musik Digital

Dengan integrasi fitur “Add to Music App”, YouTube Music dan TikTok membentuk sinergi yang saling menguntungkan. Pengguna mendapatkan kemudahan menyimpan lagu viral langsung ke playlist mereka, sementara artis dan label musik menikmati peningkatan stream yang signifikan.

Bagi YouTube Music, ini adalah peluang emas untuk memperkuat posisi di pasar streaming global. Bagi TikTok, fitur ini semakin menjadikannya sebagai platform yang tidak hanya menghibur, tetapi juga berperan aktif dalam membentuk lanskap industri musik masa depan.

Dengan potensi pengembangan fitur yang masih sangat luas, dan pengguna global yang terus tumbuh, kolaborasi TikTok dan YouTube Music bisa jadi adalah awal dari revolusi baru dalam konsumsi musik digital.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *