Xiaomi Rilis Power Strip USB-C 20W, Bisa Cas iPhone 16 ke 50{434ad42460b8894b85ebc3d80267f59d627a35386349d397b0df6ee312634ded} dalam 28 Menit!

Dexop.com – Xiaomi kembali menunjukkan tajinya di pasar aksesori dengan meluncurkan Xiaomi Power Strip USB-C 20W di Eropa. Produk ini langsung mencuri perhatian karena harganya yang terjangkau, hanya €19,99 atau sekitar Rp350 ribu, jauh lebih murah dibandingkan power strip serupa dari merek pesaing seperti Anker yang rata-rata dibanderol di kisaran $25.
Lebih menarik lagi, Xiaomi Power Strip USB-C 20W mampu mengisi daya iPhone 16 hingga 50{434ad42460b8894b85ebc3d80267f59d627a35386349d397b0df6ee312634ded} hanya dalam 28 menit, sebuah klaim yang tentu membuat banyak pengguna gadget penasaran. Tak hanya untuk iPhone, power strip ini juga bisa digunakan untuk berbagai perangkat Android, termasuk Xiaomi 14 yang disebut bisa dicas hingga 50{434ad42460b8894b85ebc3d80267f59d627a35386349d397b0df6ee312634ded} dalam waktu 45 menit.
Kehadiran aksesoris ini semakin mempertegas strategi Xiaomi dalam memperluas ekosistem produknya, tidak hanya fokus pada smartphone, tetapi juga menghadirkan solusi daya yang praktis, aman, dan terjangkau.
Desain dan Fitur Utama Xiaomi Power Strip USB-C 20W
Secara desain, Xiaomi Power Strip USB-C 20W hadir dengan bentuk ringkas berukuran 285 x 50 x 40 mm. Kabel sepanjang 1,4 meter memberikan fleksibilitas penempatan, baik di rumah, kantor, maupun saat dibawa bepergian.
Beberapa fitur unggulannya antara lain:
- 3 soket AC dengan dukungan beban listrik hingga 3.680W
- 2 port USB-C (output maksimal 20W)
- 1 port USB-A (output hingga 18W)
- Total output 20W yang dibagi jika beberapa port digunakan bersamaan
- Saklar fisik untuk memutus arus listrik secara manual
- Material tahan api untuk keamanan ekstra
- Safety shutter dan alas anti-slip untuk mencegah korsleting dan pergeseran
Meski tidak dilengkapi fitur pintar seperti koneksi aplikasi atau smart control, power strip ini mengedepankan fungsi dasar yang aman dan praktis.
Performa Pengisian: Bisa Cas iPhone 16 Lebih Cepat
Kelebihan paling menonjol dari Xiaomi Power Strip USB-C 20W adalah kemampuan pengisian cepatnya. Berdasarkan klaim resmi Xiaomi:
- iPhone 16 bisa terisi 50{434ad42460b8894b85ebc3d80267f59d627a35386349d397b0df6ee312634ded} dalam 28 menit via port USB-C.
- Xiaomi 14 bisa terisi 50{434ad42460b8894b85ebc3d80267f59d627a35386349d397b0df6ee312634ded} dalam 45 menit dengan kondisi optimal.
Namun, perlu dicatat bahwa jika pengguna menggunakan ketiga port USB sekaligus, distribusi daya akan terbagi rata sehingga kecepatan pengisian bisa menurun. Misalnya:
- Jika hanya satu port USB-C digunakan → output penuh 20W.
- Jika dua port USB-C digunakan → masing-masing berbagi total 20W.
- Jika semua port USB (2 USB-C + 1 USB-A) dipakai → output per port dibatasi hingga 15W.
Meskipun demikian, fitur ini tetap relevan untuk pengguna yang memiliki banyak perangkat, seperti smartphone, tablet, smartwatch, hingga earphone TWS.
Kenapa Lebih Menarik dari Anker?
Jika dibandingkan dengan produk sejenis dari Anker, Xiaomi Power Strip USB-C 20W menawarkan harga lebih murah dengan fitur yang hampir sama.
- Harga: Xiaomi €19,99 vs Anker sekitar $25.
- Port: Xiaomi memberikan 3 AC + 3 USB (2C + 1A), sementara Anker rata-rata 2C + 2A.
- Output daya: Walaupun sama-sama mendukung fast charging, Xiaomi memberikan nilai tambah lewat integrasi 3.680W pada soket AC.
Dengan harga lebih terjangkau dan fitur lengkap, tidak heran jika produk ini diprediksi akan laris di pasaran, terutama di kalangan pengguna yang sering membawa banyak gadget sekaligus.
Perbandingan Xiaomi Power Strip USB-C 20W vs Anker Power Strip
Untuk memberikan gambaran yang lebih jelas, berikut perbandingan antara Xiaomi Power Strip USB-C 20W dengan salah satu produk populer dari Anker:
| Fitur | Xiaomi Power Strip USB-C 20W | Anker Power Strip (Setara) |
|---|---|---|
| Harga | €19,99 (~Rp350 ribu) | ± $25 (~Rp420 ribu) |
| Jumlah Soket AC | 3 (hingga 3.680W) | 2–3 (hingga 3.600W rata-rata) |
| Port USB-C | 2 (hingga 20W total) | 2 (hingga 20–30W total) |
| Port USB-A | 1 (hingga 18W) | 2 (hingga 18W per port) |
| Output Maksimal | 20W total untuk USB | 30W total untuk USB |
| Kapasitas Beban Listrik | 3.680W | 3.600W |
| Keamanan | Material tahan api, safety shutter, alas anti-slip | Material tahan api, proteksi surge |
| Desain | Ringkas (285 x 50 x 40 mm), kabel 1,4 m | Sedikit lebih besar, kabel 1,5 m |
| Keunggulan | Harga lebih murah, bisa cas iPhone 16 50{434ad42460b8894b85ebc3d80267f59d627a35386349d397b0df6ee312634ded} dalam 28 menit | Output USB lebih besar, ada varian dengan surge protection |
| Kekurangan | Total USB hanya 20W saat multi-device | Harga lebih mahal, desain lebih bulky |
Strategi Xiaomi: Dari Smartphone ke Ekosistem Daya
Xiaomi bukan pemain baru dalam industri aksesori. Perusahaan ini sudah lama dikenal dengan teknologi pengisian cepat pada smartphone mereka, termasuk HyperCharge 120W yang mampu mengisi penuh baterai dalam kurang dari 20 menit.
Peluncuran Xiaomi Power Strip USB-C 20W menjadi langkah logis untuk memperluas ekosistem produk daya. Konsumen kini tidak hanya membeli smartphone Xiaomi, tetapi juga perangkat pendukung seperti power bank, charger, hingga power strip.
Strategi ini mirip dengan apa yang dilakukan Apple dengan ekosistem MagSafe atau Samsung dengan Galaxy AI ecosystem. Bedanya, Xiaomi tetap mempertahankan harga kompetitif untuk menjangkau pasar yang lebih luas.
Manfaat Bagi Pengguna Sehari-hari
Hadirnya Xiaomi Power Strip USB-C 20W membawa sejumlah manfaat nyata bagi konsumen:
- Efisiensi Pengisian – bisa mengisi beberapa perangkat sekaligus tanpa harus mencari colokan tambahan.
- Mobilitas Tinggi – desain ringkas dan ringan membuatnya cocok dibawa bepergian.
- Keamanan – material tahan api dan fitur safety shutter memberi perlindungan ekstra.
- Nilai Lebih – harga lebih murah dibanding kompetitor dengan fitur serupa.
Produk ini jelas ditujukan untuk pengguna modern yang sehari-harinya menggunakan lebih dari satu perangkat elektronik.
Tren Charger dan Power Strip di Pasar Global
Beberapa tahun terakhir, tren industri smartphone menunjukkan bahwa banyak produsen mulai menghilangkan charger dari kotak penjualan ponsel.
Alasan resmi mereka adalah lingkungan dan efisiensi produksi, meski sebagian konsumen melihatnya sebagai strategi untuk menghemat biaya. Akibatnya, permintaan terhadap charger pihak ketiga dan power strip multifungsi semakin meningkat.
Xiaomi tampaknya membaca tren ini dengan cermat. Xiaomi Power Strip USB-C 20W tidak hanya sekadar produk pelengkap, tetapi juga jawaban atas kebutuhan nyata konsumen.
Potensi Pasar di Indonesia
Meski saat ini baru tersedia di Eropa, tidak menutup kemungkinan Xiaomi Power Strip USB-C 20W juga akan masuk ke pasar Indonesia.
Mengapa potensinya besar di Tanah Air?
- Pengguna gadget tinggi – Indonesia termasuk salah satu negara dengan jumlah pengguna smartphone terbanyak di dunia.
- Kebutuhan kerja hybrid – banyak pekerja remote yang membutuhkan perangkat pengisian praktis.
- Harga sensitif – konsumen Indonesia cenderung memilih produk dengan harga terjangkau tapi fitur maksimal, sesuai strategi Xiaomi.
Jika hadir di Indonesia dengan harga setara Rp350 ribu, produk ini bisa menjadi salah satu power strip paling laris di kelasnya.
Kesimpulan
Peluncuran Xiaomi Power Strip USB-C 20W membuktikan bahwa Xiaomi tidak hanya fokus pada smartphone, tetapi juga serius membangun ekosistem produk yang lengkap.
Dengan harga murah, fitur lengkap, keamanan terjamin, serta kemampuan fast charging iPhone 16 hingga 50{434ad42460b8894b85ebc3d80267f59d627a35386349d397b0df6ee312634ded} dalam 28 menit, produk ini jelas menjadi solusi menarik bagi pengguna modern.
Jika Xiaomi segera membawa produk ini ke pasar global, termasuk Indonesia, besar kemungkinan aksesori ini akan menjadi salah satu power strip paling populer di tahun 2025.



