Dexop.com – Xiaomi kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas sistem operasinya dengan merilis Laporan Bug HyperOS mingguan terbaru.
Laporan ini merinci berbagai masalah teknis yang dialami pengguna, pembaruan yang sudah diperbaiki, serta daftar isu yang sedang dalam proses penanganan oleh tim pengembang HyperOS.
Langkah ini menjadi bukti bahwa Xiaomi terus berupaya menghadirkan pengalaman pengguna yang optimal, sekaligus membangun transparansi dengan komunitas global yang ikut membantu melaporkan bug dan kendala harian pada sistem operasi HyperOS 2 dan HyperOS 3.
Bug Wi-Fi Jadi Sorotan Utama dalam Laporan Bug HyperOS
Dalam Laporan Bug HyperOS edisi terbaru, salah satu isu terbesar yang tengah diselidiki adalah gangguan konektivitas Wi-Fi yang dialami pengguna di beberapa wilayah, khususnya Eropa.
Beberapa pengguna Xiaomi 15 yang menjalankan versi OS2.0.225.0.WOCEUXM (Beta) melaporkan bahwa Wi-Fi tidak bisa digunakan sama sekali.
Masalah serupa juga terjadi pada POCO F7 (OS2.0.206.0.VOLEUXM), di mana jaringan terlihat terhubung tetapi tidak berfungsi dengan baik — bahkan sering terputus secara otomatis.
Xiaomi mengonfirmasi bahwa tim teknis sedang menganalisis akar penyebab masalah ini. Sebagai solusi sementara, perusahaan menyarankan pengguna untuk:
-
Menonaktifkan dan mengaktifkan kembali Wi-Fi.
-
Memberikan izin “Notifikasi” ke aplikasi sistem tertentu agar proses jaringan tetap stabil.
Langkah ini bersifat sementara hingga patch pembaruan resmi tersedia. Xiaomi juga menekankan bahwa laporan seperti ini membantu tim HyperOS merespons lebih cepat terhadap masalah yang dialami pengguna di lapangan.
Masalah Perekaman Layar Segera Diperbaiki
Selain bug Wi-Fi, Laporan Bug HyperOS kali ini juga menyoroti masalah pada fitur rekaman layar (Screen Recorder).
Beberapa pengguna Xiaomi 15 melaporkan jendela pop-up rekaman layar tidak muncul, meskipun fitur sudah aktif di pengaturan.
Masalah ini muncul pada versi OS2.0.225.0.WOCMIXM (Beta) dan OS2.0.225.0.WOCEUXM (Beta).
Xiaomi menyatakan bahwa perbaikan sedang dalam tahap akhir pengujian internal, dan akan diluncurkan pada pembaruan berikutnya untuk versi global dan Eropa.
Bug ini menjadi salah satu yang paling sering dilaporkan karena memengaruhi pengalaman pengguna dalam merekam layar untuk keperluan pekerjaan maupun hiburan.
Pengisian Daya Lambat di Redmi Note 12 Pro Sudah Diperbaiki
Dalam laporan yang sama, Xiaomi juga mengonfirmasi bahwa masalah pengisian daya lambat pada perangkat Redmi Note 12 Pro 5G dan Redmi Note 12 Pro+ 5G kini telah diperbaiki.
Bug ini sebelumnya terjadi pada beberapa unit yang menjalankan sistem versi lama. Namun pada versi OS2.0.7.0.UMOIDXM, perbaikan sudah diterapkan sepenuhnya.
Pengguna disarankan segera memperbarui perangkat mereka untuk menikmati kecepatan pengisian yang lebih stabil, terutama saat ponsel dalam kondisi hangat.
Pembaruan ini juga membawa peningkatan sistem pendingin baterai dan manajemen daya yang lebih efisien.
Masalah yang Masih Dalam Peninjauan Tim HyperOS
Meskipun sejumlah bug telah diperbaiki, Laporan Bug HyperOS juga mengungkapkan daftar masalah yang masih dalam proses investigasi oleh tim pengembang.
Berikut beberapa isu penting yang saat ini sedang dianalisis:
-
📸 Kamera membeku di Xiaomi 14 Ultra, khususnya saat perekaman video panjang.
-
🔇 Suara lawan bicara tidak terdengar pada Redmi Note 14 5G selama panggilan telepon.
-
⚡ Pemadaman acak (random shutdown) di Xiaomi 15, Xiaomi 14T Pro, dan Xiaomi Pad 7.
-
📶 Sinyal jaringan tidak stabil di Xiaomi 15T pada beberapa wilayah Asia Tenggara.
Xiaomi menjelaskan bahwa patch perbaikan untuk bug tersebut sedang disiapkan, dan akan dirilis secara bertahap melalui HyperOS 3.0.2.x dan 3.0.3.x.
Peran Komunitas dalam Pengembangan HyperOS
Xiaomi menekankan bahwa Laporan Bug HyperOS adalah hasil kolaborasi erat antara pengembang dan komunitas pengguna di seluruh dunia.
Melalui program Bug Hunter Beta, ribuan pengguna berpartisipasi melaporkan masalah langsung ke forum resmi dan grup Telegram HyperOS.
Lebih dari 70{52410bde5da3c78d2dec59bf733f1a9d51dcc1ca76509077eea26fa1bd989847} bug yang diperbaiki pada 2025 berasal dari laporan komunitas ini.
Langkah tersebut memperkuat reputasi Xiaomi sebagai brand yang transparan dan responsif terhadap masukan pengguna — sesuatu yang jarang dilakukan oleh produsen lain dengan keterbukaan setinggi ini.
Ekspansi Global HyperOS 3 dan Dukungan Perangkat Baru
Selain laporan bug, Xiaomi juga mengumumkan bahwa HyperOS 3 kini telah dirilis ke lebih banyak perangkat, baik di China maupun pasar global.
Daftar perangkat yang mulai menerima pembaruan HyperOS 3 antara lain:
-
Xiaomi MIX Flip 2
-
Xiaomi CIVI 5 Pro
-
Redmi K80 & K80 Pro
-
Redmi Turbo 4 / Turbo 4 Pro
-
Xiaomi Pad 7 dan Redmi K Pad
-
Seri Xiaomi TV S & Mini LED 2025
-
Xiaomi Watch S4
Sementara untuk pasar global, pembaruan HyperOS 3 berbasis Android 16 sudah bergulir untuk Xiaomi 15T dan Xiaomi 15T Pro, dan akan diperluas ke lebih dari 12 perangkat lain pada bulan depan.
HyperOS: Menuju Sistem Operasi AI Terpadu
HyperOS kini menjadi jantung dari ekosistem Xiaomi yang mencakup smartphone, tablet, smartwatch, hingga smart TV.
Di versi terbarunya, HyperOS membawa berbagai fitur AI cerdas seperti Smart Clipboard, AI Voice, Smart Charging, dan integrasi cloud antarperangkat.
Dengan sistem ini, pengguna dapat berpindah aktivitas antar perangkat secara mulus — mulai dari mengetik di smartphone, melanjutkan di tablet, hingga menampilkan hasilnya di TV, semua tanpa jeda.
Kehadiran Laporan Bug HyperOS memastikan seluruh fitur AI ini berjalan optimal dan bebas gangguan.
Komitmen Xiaomi: Transparansi dan Kecepatan Perbaikan
Laporan terbaru ini memperlihatkan komitmen Xiaomi terhadap transparansi dan kecepatan perbaikan bug.
Setiap minggu, perusahaan merilis pembaruan status yang bisa diakses publik melalui forum resmi dan aplikasi Feedback.
Langkah ini disambut positif oleh komunitas, karena pengguna bisa melihat bug apa yang sedang diperbaiki, versi firmware yang stabil, dan estimasi waktu pembaruan berikutnya.
Pendekatan ini menempatkan Xiaomi sejajar dengan brand global lain seperti Apple dan Samsung dalam hal komunikasi teknis dan keterbukaan sistem.
Kesimpulan: HyperOS Makin Stabil, Xiaomi Kian Terbuka
Rilis Laporan Bug HyperOS terbaru menandai langkah besar Xiaomi dalam memperkuat kualitas perangkat lunaknya.
Dengan daftar bug yang terus diperbaiki, performa yang meningkat, serta sistem pelaporan yang transparan, pengguna kini bisa menikmati pengalaman yang lebih mulus di seluruh lini perangkat HyperOS.
Melalui pembaruan berkelanjutan ini, Xiaomi membuktikan bahwa stabilitas, kecepatan, dan transparansi bukan lagi sekadar janji — melainkan bagian nyata dari strategi besar mereka menuju ekosistem AI terintegrasi global.












