Dexop.com – Menjelang akhir tahun 2025, Vivo kembali menjadi pusat perhatian industri smartphone global. Perusahaan asal Tiongkok ini dikabarkan siap meluncurkan Vivo S50 Series, termasuk varian kompak andalannya, Vivo S50 Pro Mini, yang kini mengalami perubahan besar pada dapur pacunya.
Bocoran terbaru mengungkap bahwa Vivo memutuskan untuk mengganti chipset dari MediaTek Dimensity 9400 Plus ke Snapdragon 8 Gen 5, menjadikannya salah satu ponsel kompak pertama yang mengusung prosesor paling kuat dari Qualcomm tahun ini.
Langkah strategis ini menandai perubahan arah Vivo yang semakin agresif dalam menempatkan seri “S” sebagai flagship compact killer di pasar Asia, bersaing langsung dengan model seperti Oppo K15, Realme GT Neo6 Pro, dan OnePlus Ace 6 Turbo.
Snapdragon 8 Gen 5: Mesin Baru untuk Flagship Kompak
Keputusan Vivo mengganti chipset ke Snapdragon 8 Gen 5 bukan tanpa alasan.
Menurut bocoran dari akun leaker ternama di Weibo, chipset ini akan membawa lompatan performa besar dibandingkan Dimensity 9400 Plus, terutama pada sektor efisiensi daya dan kemampuan grafis.
Beberapa detail teknis yang sudah terungkap meliputi:
-
Proses fabrikasi 3nm generasi kedua, yang lebih hemat daya hingga 25{52410bde5da3c78d2dec59bf733f1a9d51dcc1ca76509077eea26fa1bd989847} dibanding Snapdragon 8 Gen 3.
-
CPU Octa-Core dengan konfigurasi baru:
-
1x Prime Core 3.8GHz
-
3x Performance Core 3.32GHz
-
4x Efficiency Core 2.3GHz
-
-
GPU Adreno generasi terbaru, dengan peningkatan ray tracing real-time hingga 40{52410bde5da3c78d2dec59bf733f1a9d51dcc1ca76509077eea26fa1bd989847} lebih cepat.
-
AI Engine v9, yang menghadirkan kemampuan on-device generative AI seperti photo enhancement dan AI gaming boost.
Chipset ini juga mendukung Wi-Fi 7, Bluetooth 6, dan modem 5G X75, yang memungkinkan kecepatan unduh hingga 12Gbps.
Dengan upgrade besar ini, Vivo S50 Pro Mini bukan sekadar versi “mini” — melainkan flagship performa penuh dalam bodi ringkas.
Desain Kompak dan Layar 1.5K 120Hz
Vivo S50 Pro Mini tetap mempertahankan signature design dari seri S, yakni bodi kompak, bezel tipis, dan layar datar premium.
Menurut laporan, perangkat ini membawa layar AMOLED datar 6,3 inci beresolusi 1.5K (2700 x 1260 piksel) dengan refresh rate 120Hz.
Teknologi ini menjanjikan pengalaman visual halus untuk aktivitas harian maupun gaming intens.
Fitur lainnya termasuk:
-
PWM dimming 2160Hz untuk kenyamanan mata,
-
Touch Sampling 480Hz untuk presisi sentuhan tinggi,
-
Kecerahan puncak 3200 nits, membuatnya ideal digunakan di luar ruangan.
Rasio layar ke bodi yang mencapai 93{52410bde5da3c78d2dec59bf733f1a9d51dcc1ca76509077eea26fa1bd989847} memperkuat kesan modern dan elegan, sementara desainnya tetap ergonomis dengan ketebalan hanya 7,45 mm dan bobot sekitar 181 gram.
Baterai Lebih Besar, Pengisian Lebih Cepat
Vivo juga dikabarkan akan membekali S50 Pro Mini dengan baterai lebih besar dibanding Vivo X300 (6.040mAh).
Kapasitas pastinya belum diungkap, tetapi beberapa sumber menyebut angka sekitar 6.200–6.400mAh, menjadikannya baterai terbesar di kelas smartphone kompak.
Dengan efisiensi Snapdragon 8 Gen 5 dan teknologi pengisian 100W FlashCharge, pengguna bisa mendapatkan pengisian penuh hanya dalam 22 menit.
Vivo bahkan menambahkan sistem AI Smart Battery Optimizer untuk menjaga daya tahan jangka panjang tanpa overheating.
Kamera Flagship Mini: Telephoto Periskop dan Selfie 50MP
Salah satu daya tarik utama seri S50 adalah sistem kameranya.
Vivo S50 Pro Mini akan hadir dengan konfigurasi triple camera yang mencakup:
-
Kamera utama 50MP Sony IMX920,
-
Telephoto periskop 64MP (3x optical zoom),
-
Ultra-wide 12MP untuk foto landscape.
Yang menarik, varian ini juga menawarkan kamera depan 50MP dengan AI Portrait Engine 2.0, menghadirkan detail tinggi dan tone kulit natural.
Fitur AI Beauty Studio dan Real-Time HDR Preview turut memperkaya pengalaman selfie dan video call berkualitas tinggi.
Menurut rumor dari komunitas pengguna Weibo, sistem kamera ini bahkan dikembangkan menggunakan algoritma warisan dari seri Vivo X100 Pro, menjadikannya mini flagship dengan DNA kamera profesional.
Varian Global: Vivo X300 FE?
Kabar menarik datang dari sumber internal di industri yang menyebut bahwa Vivo S50 Pro Mini versi global kemungkinan akan hadir dengan nama Vivo X300 FE (Fan Edition).
Model ini akan menargetkan pasar Asia Tenggara dan Eropa Timur, termasuk Indonesia, pada kuartal pertama 2026.
Rebranding ini bukan hal baru bagi Vivo — strategi serupa pernah dilakukan saat meluncurkan Vivo S30 Pro Mini di China dan Vivo V29 Pro di pasar global.
AI dan HyperOS Vivo Generasi Baru
Vivo S50 Pro Mini akan menjalankan sistem operasi terbaru OriginOS 5 berbasis Android 15, yang terintegrasi dengan Vivo AI Engine 3.0.
Fitur AI utamanya meliputi:
-
AI Smart Assistant untuk prediksi kebutuhan pengguna,
-
AI Scene Optimization untuk peningkatan foto otomatis,
-
AI Call Enhancer yang meningkatkan kejernihan suara di lingkungan bising,
-
Multi-Device Collaboration untuk sinkronisasi antar perangkat Vivo, tablet, dan PC.
Selain itu, Vivo juga memperkenalkan AI Privacy Guard yang mendeteksi dan memblokir akses aplikasi terhadap mikrofon atau kamera tanpa izin pengguna.
Prediksi Harga dan Waktu Rilis
Peluncuran Vivo S50 Series diperkirakan berlangsung pada pertengahan November 2025 di China, dengan penjualan perdana di platform e-commerce seperti JD.com dan Tmall.
Perkiraan harga awal:
| Varian | RAM/Storage | Perkiraan Harga (CNY) | Estimasi Rupiah |
|---|---|---|---|
| Vivo S50 Pro Mini | 12GB + 256GB | 3.299 yuan | Rp7,4 juta |
| Vivo S50 Pro Mini | 16GB + 512GB | 3.799 yuan | Rp8,5 juta |
Jika dirilis global sebagai Vivo X300 FE, harga diperkirakan berada di kisaran Rp8–9 juta, menempatkannya di kelas “flagship kompak” yang menantang Galaxy S25 FE dan Xiaomi 17 Lite Pro.
Kesimpulan: Mini Body, Flagship Engine
Vivo S50 Pro Mini adalah bukti bahwa “mini” tidak lagi berarti kompromi.
Dengan Snapdragon 8 Gen 5, layar 120Hz 1.5K, kamera periskop 64MP, dan baterai besar dengan fast charging 100W, perangkat ini siap mengubah standar smartphone kompak di tahun 2025.
Vivo tampaknya ingin membuktikan bahwa performa kelas atas kini bisa hadir dalam genggaman kecil — cepat, elegan, dan bertenaga.












