Tencent Bukukan Kenaikan Pendapatan 15{434ad42460b8894b85ebc3d80267f59d627a35386349d397b0df6ee312634ded} di Kuartal II 2025, Game dan AI Jadi Mesin Pertumbuhan

Dexop.com – Raksasa teknologi asal China, Tencent, mencatat kenaikan pendapatan sebesar 15{434ad42460b8894b85ebc3d80267f59d627a35386349d397b0df6ee312634ded} pada kuartal II 2025, didorong oleh performa kuat divisi game dan percepatan investasi di sektor kecerdasan buatan (AI). Laporan keuangan terbaru perusahaan menunjukkan ketahanan bisnis di tengah persaingan ketat industri teknologi global.
Game Lokal Jadi Penyumbang Terbesar
Pendapatan domestik dari divisi game Tencent naik 17{434ad42460b8894b85ebc3d80267f59d627a35386349d397b0df6ee312634ded} secara tahunan menjadi 40,4 miliar yuan. Lonjakan ini dipicu oleh kesuksesan game baru “Delta Force” dan popularitas game andalan seperti:
- Honor of Kings
- VALORANT
- Peacekeeper Elite
Ma Huateng, CEO Tencent, menegaskan bahwa perusahaan berhasil membukukan pertumbuhan dua digit pada pendapatan dan laba operasional non-IFRS.
“Selama kuartal kedua 2025, kami berinvestasi sekaligus mendapatkan manfaat dari pemanfaatan AI,” ujar Huateng.
Lonjakan Belanja Modal untuk AI
Tencent meningkatkan belanja modal sebesar 119{434ad42460b8894b85ebc3d80267f59d627a35386349d397b0df6ee312634ded} menjadi 19,1 miliar yuan, dialokasikan untuk pengembangan AI lintas lini bisnis. Fokus utama perusahaan adalah:
- Meningkatkan kemampuan model AI HunYuan
- Mengintegrasikan AI ke berbagai layanan
- Memperluas penggunaan aplikasi AI Yuanbao di platform Weixin (WeChat)
Menurut Huateng, langkah ini bertujuan memberikan manfaat AI lebih luas bagi konsumen dan perusahaan, melalui lebih banyak kasus penggunaan di Weixin dan peningkatan kualitas model dasar HunYuan.
Strategi Dominasi di Industri Game dan AI
Kinerja gemilang divisi game memperkuat posisi Tencent sebagai pemain utama di pasar aplikasi global. Kesuksesan game-game terbarunya menjadi bukti daya saing tinggi di tengah kompetisi ketat industri game.
Di sisi lain, investasi besar di bidang AI menjadi strategi kunci untuk mempertahankan dominasi di sektor teknologi, sekaligus merespons pertumbuhan agresif pesaing seperti ByteDance.
Tencent juga memangkas investasi di bidang realitas virtual (VR) untuk memfokuskan sumber daya pada teknologi yang dinilai lebih strategis.
Prospek Ke Depan
Laporan kuartalan ini menunjukkan bahwa kombinasi kekuatan di sektor game dan percepatan pengembangan AI memberi Tencent fondasi kokoh untuk menghadapi tantangan pasar. Dengan strategi ini, Tencent tampaknya siap memasuki babak baru pertumbuhan dalam beberapa tahun mendatang.



