Berita  

Telkom Akses Resmi Luncurkan iBrite, Solusi Canggih untuk Monitoring Jaringan Fiber Optik Real-Time

Telkom Akses Resmi Luncurkan iBrite, Solusi Canggih untuk Monitoring Jaringan Fiber Optik Real-Time

Dexop.com – PT Telkom Akses, anak perusahaan dari PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk, resmi meluncurkan aplikasi iBrite (Integrated Broadband Infrastructure Design Center) sebagai solusi monitoring jaringan fiber optik yang lebih efisien, cepat, dan terintegrasi. Peluncuran ini menjadi langkah strategis TelkomGroup dalam memperkuat infrastruktur digital nasional yang kian vital di tengah transformasi digital.

Aplikasi iBrite dikembangkan oleh Telkom Integrated Design Center (TIDC) dan dirancang untuk mendukung proses end-to-end pembangunan jaringan optik, mulai dari perencanaan, implementasi, hingga manajemen aset dan inventory. Aplikasi ini juga telah terintegrasi dengan berbagai sistem internal Telkom seperti GE SmallWorld, iHLD (Integrated High Level Design), TOMPS (Telco Management Project System), dan UIM (Unified Inventory Management).

Dalam keterangan resmi, AVP External Communication Telkom, Sabri Rasyid, mengatakan bahwa iBrite mampu menyediakan data proyek secara real-time, baik untuk proyek yang masih dalam perencanaan maupun yang sudah selesai dikerjakan.

“Data dari iBrite akan menjadi dasar pengambilan keputusan strategis, termasuk pemantauan target harian, bulanan, hingga tahunan,” kata Sabri, Rabu (31/7).

Fitur iBrite: Solusi Menyeluruh untuk Jaringan Fiber Optik

Aplikasi iBrite bukan sekadar alat pemantau biasa. Telkom Akses menyematkan serangkaian fitur utama yang menjawab kebutuhan lapangan dalam pembangunan dan pemeliharaan jaringan fiber optik, antara lain:

  • Project Tracking: Memantau progres proyek secara real-time dan menyeluruh.
  • Cost Detail: Menyajikan detail biaya proyek secara transparan.
  • Network Inventory: Menampilkan data aset dan material jaringan yang sudah digunakan maupun tersedia.
  • Risk Assessment Design: Memprediksi dan mengelola risiko desain jaringan.
  • Status Go Live: Memastikan kesiapan alat produksi dan kesiapan layanan aktif.
  • FO Cut Tracking: Melacak dan mengidentifikasi titik gangguan jaringan fiber optik secara cepat.

Fitur-fitur ini membuat iBrite menjadi platform terintegrasi yang sangat mendukung pengelolaan proyek jaringan fiber secara presisi dan efisien.

Inovasi Tambahan: Rekomendasi Konektivitas hingga Fiber Potensial

Selain fitur utama, iBrite juga dibekali sejumlah inovasi terbaru yang mendorong efektivitas teknis dalam penggelaran dan pemeliharaan jaringan:

  1. Homepass Concept
    Menyediakan informasi tentang area cakupan (coverage) dari Optical Distribution Point (ODP) terdekat, sehingga dapat membantu perencanaan ekspansi jaringan lebih strategis.
  2. Available Connectivity Recommendation
    Memberikan rekomendasi konektivitas terbaik antara dua titik lokasi untuk mendukung proses instalasi layanan secara optimal.
  3. Fiber Potential Recommendation
    Menyediakan rekomendasi jalur fiber optik baru dengan memanfaatkan infrastruktur yang telah tersedia, sehingga bisa menghemat biaya pembangunan dan waktu pengerjaan.

Dengan kehadiran inovasi ini, proses desain dan pengambilan keputusan teknis menjadi lebih akurat dan cepat, serta meminimalisasi trial and error di lapangan.

Mendukung Transformasi Digital Nasional

Peluncuran iBrite menjadi salah satu pilar TelkomGroup dalam mendukung transformasi digital nasional, di mana infrastruktur jaringan yang kuat dan efisien menjadi kunci utama. Seiring dengan pertumbuhan kebutuhan data dan internet berkecepatan tinggi, infrastruktur jaringan—khususnya fiber optik—perlu dikelola secara modern, real-time, dan berbasis data.

Langkah Telkom Akses melalui iBrite ini sejalan dengan langkah strategis operator lain, seperti XL Axiata, yang juga tengah memperkuat jaringan dan kapasitas infrastruktur demi memenuhi kebutuhan digital masyarakat Indonesia.

“iBrite membantu mempercepat pengambilan keputusan teknis dan memastikan proyek berjalan tepat waktu,” kata Sabri menambahkan.

Integrasi Sistem: Pilar Efisiensi dan Akurasi

Keunggulan lain iBrite terletak pada integrasi sistemnya yang menyatu dengan ekosistem digital TelkomGroup. Integrasi ini menjadikan data iBrite sangat akurat dan up-to-date karena bersumber langsung dari sistem-sistem utama seperti:

  • GE SmallWorld: Untuk pemetaan jaringan secara geospasial.
  • iHLD (Integrated High Level Design): Untuk perencanaan jaringan dengan detail teknis.
  • TOMPS: Untuk pemantauan manajemen proyek secara menyeluruh.
  • UIM (Unified Inventory Management): Untuk pengelolaan data aset dan perangkat jaringan.

Semua integrasi ini mendukung otomatisasi alur kerja dan meminimalisasi kesalahan manusia (human error), yang selama ini menjadi salah satu tantangan dalam pembangunan infrastruktur jaringan.

Komitmen TelkomGroup terhadap Efisiensi dan Transparansi

Melalui iBrite, Telkom Akses tidak hanya meningkatkan efisiensi, tetapi juga menciptakan transparansi dalam pelaksanaan proyek. Dengan adanya fitur Cost Detail, semua biaya proyek dapat ditelusuri secara rinci, mulai dari pembelian material, biaya pengerjaan, hingga distribusi perangkat.

Ke depan, sistem ini juga dapat digunakan sebagai alat evaluasi dan analisis kinerja tim di lapangan, serta menjadi referensi dalam menyusun roadmap pembangunan jaringan nasional.

Menuju Ekosistem Digital yang Lebih Terintegrasi

iBrite hadir sebagai bagian dari roadmap transformasi digital TelkomGroup, di mana seluruh proses kerja akan terdigitalisasi secara bertahap. Tak hanya untuk Telkom Akses, aplikasi ini berpotensi digunakan oleh anak perusahaan lainnya dalam mengelola infrastruktur digital.

Dengan konsep single source of truth, seluruh informasi terkait jaringan—baik dari sisi teknis maupun bisnis—terpusat dalam satu sistem. Hal ini akan mendorong kolaborasi yang lebih erat antarunit, mempercepat time to market, dan meningkatkan kualitas layanan pelanggan.

Kesimpulan: iBrite sebagai Game Changer Industri Fiber Optik

Dengan peluncuran iBrite, Telkom Akses menunjukkan komitmennya dalam membawa inovasi teknologi ke sektor infrastruktur jaringan. Aplikasi ini hadir sebagai solusi digital yang menjawab tantangan kompleksitas pembangunan jaringan fiber optik di seluruh wilayah Indonesia.

iBrite bukan hanya alat pemantau, tetapi juga sistem strategis yang mampu memajukan efisiensi proyek, mendukung pengambilan keputusan berbasis data, serta mempercepat pertumbuhan konektivitas nasional. Langkah Telkom Akses ini menegaskan posisinya sebagai pemimpin dalam transformasi digital berbasis infrastruktur fiber optik yang andal dan terintegrasi.