Dexop.com – Di tengah kompetisi ketat pasar Smartphone flagship 2025, Sony merilis Sony Xperia 1 VII dengan harapan besar. Ponsel ini digadang sebagai perangkat fotografi premium yang mampu menyaingi Samsung Galaxy S25 Ultra, Xiaomi 15 Ultra, hingga Google Pixel 9 Pro XL.
Namun, setelah resmi hadir, kenyataan berbeda. Kamera Sony Xperia 1 VII tidak memenuhi ekspektasi, sementara harga €1.499 atau sekitar Rp25 juta dinilai terlalu tinggi. Banyak pengamat menilai flagship ini sulit bersaing di tengah pasar yang semakin keras.
Kamera Sony Xperia 1 VII: Janji Besar, Realita Pahit
Spesifikasi Kamera
Sony Xperia 1 VII hadir dengan tiga kamera belakang:
- Kamera utama 52MP
- Kamera ultrawide 50MP
- Kamera periskop variabel 12MP
Dilengkapi AI subject tracking, Xperia 1 VII menjanjikan pengalaman fotografi profesional, khususnya untuk objek bergerak cepat.
Hasil Foto Mengecewakan
Sayangnya, hasil foto Sony Xperia 1 VII jauh dari kata sempurna:
- Noise masih terlihat jelas meski dalam kondisi cahaya cukup.
- Detail gambar kurang tajam dibanding pesaing.
- Mode malam terasa biasa, tidak istimewa.
- Zoom 10x–20x menampilkan gambar kabur.
- Efek bokeh sering terlihat artifisial.
Hal ini membuat kamera Sony Xperia 1 VII tidak mampu menandingi inovasi kompetitor yang kini sudah menggunakan sensor lebih besar dan teknologi AI canggih.
Performa Sony Xperia 1 VII: Bertenaga, tapi Mudah Panas
Ditenagai chipset Snapdragon 8 Elite, seharusnya Sony Xperia 1 VII mampu memberikan performa mulus. Namun, ada beberapa kendala:
- Gaming berat menyebabkan overheating.
- Performa menurun setelah 20–30 menit bermain.
- Pengisian daya hanya 27,6W, jauh tertinggal dari standar flagship saat ini.
- Baterai 5.000mAh hanya cukup standar, tidak lebih baik dari pesaing.
Hal ini menimbulkan kesan bahwa meski kuat di atas kertas, Sony Xperia 1 VII kurang optimal di lapangan.
Keunggulan Sony Xperia 1 VII
Meski banyak kekurangan, ada beberapa nilai tambah pada Sony Xperia 1 VII:
- Jack audio 3,5mm masih dipertahankan.
- Slot microSD mendukung ekspansi memori.
- Desain premium dengan sertifikasi IP65/IP68.
- Dukungan update 4 tahun OS + 6 tahun keamanan.
Fitur-fitur ini membuat Sony Xperia 1 VII lebih relevan bagi pengguna loyal Sony yang menghargai fleksibilitas audio dan penyimpanan.
Harga Sony Xperia 1 VII: Value for Money Dipertanyakan
Dengan harga €1.499 (~Rp25 juta), banyak yang menganggap Sony Xperia 1 VII terlalu mahal untuk apa yang ditawarkan.
Perbandingan Harga
- Xiaomi 15 Ultra: Rp18 juta dengan kamera sensor 1 inci.
- Google Pixel 9 Pro XL: Rp20 juta dengan Night Sight terbaik.
- Samsung Galaxy S25 Ultra: Rp23 juta dengan kamera zoom 200MP + S Pen.
Jika dibandingkan, jelas Sony Xperia 1 VII kalah menarik secara nilai.
Masalah Software dan Penjualan
Lebih buruk lagi, Sony Xperia 1 VII sempat dihentikan penjualannya di Jepang akibat bug software. Masalah ini memperburuk citra flagship Sony yang sebelumnya sudah dinilai overpriced.
Analisis Pasar Smartphone Flagship 2025
Menurut laporan Canalys, pasar flagship 2025 dikuasai oleh:
- Samsung & Apple: 60{434ad42460b8894b85ebc3d80267f59d627a35386349d397b0df6ee312634ded} pangsa pasar.
- Xiaomi & Google: naik berkat inovasi kamera.
- Sony: hanya <2{434ad42460b8894b85ebc3d80267f59d627a35386349d397b0df6ee312634ded}, sulit bertahan di luar Jepang dan Eropa.
Dengan posisi ini, Sony Xperia 1 VII semakin terpojok di arena global.
Tabel Perbandingan Sony Xperia 1 VII vs Pesaing Utama
| Fitur / Model | Sony Xperia 1 VII | Xiaomi 15 Ultra | Samsung Galaxy S25 Ultra | Google Pixel 9 Pro XL |
|---|---|---|---|---|
| Harga | €1.499 (~Rp25 juta) | Rp18 juta | Rp23 juta | Rp20 juta |
| Chipset | Snapdragon 8 Elite | Snapdragon 8 Elite | Snapdragon 8 Elite | Tensor G5 |
| Kamera Utama | 52MP | 50MP (1 inci sensor) | 200MP | 50MP (AI enhanced) |
| Ultrawide | 50MP | 48MP | 50MP | 50MP |
| Telefoto | 12MP periskop variabel | 48MP periskop 5x | 50MP periskop 10x | 48MP telefoto 5x |
| Fast Charging | 27,6W | 90W | 65W | 45W |
| Baterai | 5.000mAh | 5.200mAh | 5.000mAh | 5.000mAh |
| Audio | Jack 3,5mm | Tidak | Tidak | Tidak |
| Slot microSD | Ada | Tidak | Tidak | Tidak |
| Update Software | 4 tahun OS + 6 tahun security | 4 tahun OS + 5 tahun security | 5 tahun OS + 6 tahun security | 7 tahun OS + 7 tahun security |
Reaksi Publik
- Media teknologi: menilai Sony Xperia 1 VII overprice dengan kamera biasa saja.
- Penggemar Sony: tetap puas dengan fitur audio & desain premium.
- Konsumen umum: lebih memilih Xiaomi atau Pixel.
Prediksi Masa Depan Sony Xperia Series
Jika Sony tidak segera memperbaiki strategi, masa depan seri Xperia bisa makin suram. Untuk bisa bersaing, Sony Xperia 1 VII seharusnya menjadi momentum perbaikan, namun realitanya justru mengecewakan.
Sony perlu:
- Meningkatkan kualitas kamera agar sebanding dengan harga.
- Mempercepat charging minimal setara kompetitor.
- Menurunkan harga agar lebih kompetitif.
Tanpa langkah nyata, Xperia bisa terus terjebak dalam pasar niche yang sempit.
Kesimpulan
Sony Xperia 1 VII adalah contoh nyata bagaimana flagship tidak selalu sukses meski punya nama besar. Kamera yang kurang tajam, harga selangit, bug software, dan charging lambat membuatnya kalah bersaing dengan pesaing seperti Xiaomi 15 Ultra, Samsung Galaxy S25 Ultra, dan Pixel 9 Pro XL.
Bagi penggemar loyal Sony, Sony Xperia 1 VII masih punya daya tarik lewat fitur audio dan microSD. Namun bagi mayoritas konsumen, opsi lain jelas lebih masuk akal.
Sony Xperia 1 VII akhirnya lebih terlihat sebagai flagship untuk niche market, bukan pilihan mainstream di tahun 2025.







