Dexop.com – Qualcomm kembali mengguncang pasar smartphone kelas menengah dengan peluncuran Snapdragon 7 Plus Gen 3, penerus langsung dari Snapdragon 7 Plus Gen 2 yang sebelumnya dianggap sebagai salah satu chipset terbaik di segmen mid-range. Meski keduanya masih menggunakan fabrikasi 4nm dari TSMC, Snapdragon 7 Plus Gen 3 membawa lompatan teknologi signifikan, terutama pada sisi CPU, GPU, memori, dan konektivitas.
Penasaran sejauh mana performa chipset baru ini dibandingkan pendahulunya? Simak perbandingan lengkap berikut!
Performa CPU: Lompatan Arsitektur Besar dari ARM
Salah satu peningkatan paling mencolok ada pada arsitektur CPU. Snapdragon 7 Plus Gen 3 mengadopsi desain CPU terbaru dari ARM, dengan komposisi:
-
1x Cortex-X4 @2.8GHz
-
4x Cortex-A720 @2.6GHz
-
3x Cortex-A520 @1.9GHz
Sebaliknya, Snapdragon 7 Plus Gen 2 masih memakai:
-
1x Cortex-X2 @2.91GHz
-
3x Cortex-A710 @2.49GHz
-
4x Cortex-A510 @1.8GHz
Dengan adopsi arsitektur baru ini, Snapdragon 7+ Gen 3 menghadirkan peningkatan performa yang lebih efisien, terutama dalam pengolahan aplikasi berat dan multitasking. Meski secara clock speed sedikit lebih rendah, desain chip yang lebih canggih justru menawarkan daya tahan baterai yang lebih baik dan manajemen panas yang lebih optimal.
Hasil Benchmark: Naik 27{434ad42460b8894b85ebc3d80267f59d627a35386349d397b0df6ee312634ded} di AnTuTu, GPU Melesat 42{434ad42460b8894b85ebc3d80267f59d627a35386349d397b0df6ee312634ded}
Performa chipset memang paling terasa ketika diuji secara nyata. Dalam pengujian AnTuTu Benchmark, hasilnya sangat mencolok:
-
Snapdragon 7 Plus Gen 3: 1.448.293 poin
-
Snapdragon 7 Plus Gen 2: 1.136.824 poin
Artinya, terjadi peningkatan sekitar 27,4{434ad42460b8894b85ebc3d80267f59d627a35386349d397b0df6ee312634ded} secara keseluruhan. Peningkatan paling signifikan terjadi pada kinerja grafis (GPU), yang melonjak hingga 42{434ad42460b8894b85ebc3d80267f59d627a35386349d397b0df6ee312634ded} berkat penggunaan GPU terbaru Adreno 732.
Tak hanya itu, hasil pengujian di Geekbench juga menunjukkan hasil memuaskan:
-
Single-core: naik 9,7{434ad42460b8894b85ebc3d80267f59d627a35386349d397b0df6ee312634ded}
-
Multi-core: naik 4,4{434ad42460b8894b85ebc3d80267f59d627a35386349d397b0df6ee312634ded}
Ini menjadikan Snapdragon 7+ Gen 3 sebagai chipset kelas menengah paling mendekati performa flagship, bahkan bisa bersaing dengan Snapdragon 8 Gen 1 di beberapa aspek.
Gaming & Multimedia: 144Hz di 4K? Bukan Masalah!
Bagi para pecinta game dan konten multimedia, Snapdragon 7 Plus Gen 3 adalah game-changer. Chipset ini sudah mendukung:
-
Resolusi 4K
-
Refresh rate hingga 144Hz
-
HDR10+ dan Dolby Vision
Artinya, pengalaman bermain game berat seperti Genshin Impact, PUBG Mobile, atau Honkai Star Rail bisa berjalan lebih mulus dan stabil. Tidak hanya itu, rendering visual jadi lebih realistis berkat Adreno Frame Motion Engine dan Game Post Processing Accelerator.
Bahkan, chipset ini dirancang untuk menangani game berbasis ray tracing ringan, sesuatu yang sebelumnya hanya ditemukan di kelas flagship.
Kamera & AI: Cognitive ISP Hadirkan Pengolahan Gambar Real-Time
Sektor fotografi juga tidak ketinggalan mendapat sentuhan AI. Snapdragon 7 Plus Gen 3 dibekali Cognitive ISP (Image Signal Processor) yang mampu:
-
Mengenali objek dan elemen dalam gambar secara real-time
-
Mengatur pencahayaan dan warna secara otomatis
-
Menyesuaikan tone wajah, langit, makanan, dan lainnya tanpa filter
Fitur ini menjadikan pengalaman memotret dan merekam video jauh lebih intuitif dan natural. Bahkan saat kondisi minim cahaya, hasilnya tetap tajam dan seimbang.
Konektivitas: 5G Lebih Kencang, Wi-Fi 7 Jadi Nilai Tambah
Dari sisi konektivitas, Snapdragon 7 Plus Gen 3 juga mengalami peningkatan besar:
-
Modem 5G Snapdragon X63: Kecepatan download hingga 5Gbps
-
Wi-Fi 7: Kecepatan, latensi, dan stabilitas lebih baik dari Wi-Fi 6E
-
Bluetooth 5.4: Hemat daya dengan kualitas audio tinggi
Sementara Gen 2 hanya menggunakan modem X62 yang dibatasi di 4.4Gbps dan mendukung Wi-Fi 6E. Ini membuat Gen 3 lebih unggul dalam penggunaan streaming 4K, cloud gaming, hingga panggilan video kualitas tinggi.
Memori & Penyimpanan: LPDDR5X dan UFS 4.0 Jadi Standar Baru
Snapdragon 7 Plus Gen 3 juga mengalami upgrade pada sisi memori dan penyimpanan:
-
RAM: LPDDR5X @4.2GHz
-
Storage: UFS 4.0
Sebagai perbandingan, Gen 2 masih memakai LPDDR5 @3.2GHz dan UFS 3.1. Peningkatan ini menghasilkan:
-
Transfer data lebih cepat
-
Aplikasi terbuka lebih responsif
-
Booting sistem lebih singkat
Bagi pengguna yang gemar menyimpan konten video 4K atau bermain game berukuran besar, peningkatan ini sangat terasa.
Efisiensi Daya: Tetap Hemat Meski Lebih Kencang
Meski performanya meningkat drastis, Snapdragon 7 Plus Gen 3 tetap mempertahankan efisiensi daya berkat proses fabrikasi 4nm TSMC generasi terbaru. Arsitektur baru Cortex-X4 dan A720 juga dirancang dengan fokus pada:
-
Thermal management lebih baik
-
Pengurangan konsumsi daya idle
-
Optimisasi workload ringan dan berat
Artinya, walau digunakan seharian untuk multitasking berat, suhu perangkat tetap stabil dan tidak mudah panas. Ini sangat krusial di smartphone mid-range yang umumnya memiliki sistem pendingin terbatas.
Jadi, Siapa Harus Upgrade?
Jika kamu pengguna smartphone dengan Snapdragon 7 Plus Gen 2, performa harian masih sangat mumpuni. Namun, jika:
-
Kamu sering bermain game berat
-
Ingin kamera AI canggih
-
Menginginkan Wi-Fi 7 dan 5G super cepat
-
Perlu kecepatan loading aplikasi dan sistem lebih responsif
…maka Snapdragon 7 Plus Gen 3 adalah upgrade yang layak dipertimbangkan.
Terlebih lagi, chipset ini memberikan pengalaman flagship tanpa harga selangit—ideal bagi pengguna yang ingin performa maksimal di kelas menengah.
Smartphone Pertama dengan Snapdragon 7+ Gen 3?
Beberapa produsen smartphone seperti Realme, Redmi, dan OnePlus dikabarkan sedang mempersiapkan model terbaru yang menggunakan Snapdragon 7 Plus Gen 3. Beberapa di antaranya bahkan sudah lolos sertifikasi dan akan meluncur di Indonesia pada kuartal ketiga 2025.
Beberapa rumor menyebut:
-
Redmi Note 14 Turbo
-
Realme GT Neo 6 SE
-
POCO F6
Smartphone ini disebut-sebut akan membawa performa gaming dan multimedia terbaik di bawah harga Rp 7 jutaan.
Tabel Perbandingan: Snapdragon 7+ Gen 3 vs Gen 2
| Fitur | Snapdragon 7+ Gen 2 | Snapdragon 7+ Gen 3 |
|---|---|---|
| Proses Fabrikasi | 4nm TSMC | 4nm TSMC (new gen) |
| CPU | 1x X2, 3x A710, 4x A510 | 1x X4, 4x A720, 3x A520 |
| GPU | Adreno 725 | Adreno 732 (+42{434ad42460b8894b85ebc3d80267f59d627a35386349d397b0df6ee312634ded} lebih cepat) |
| Skor AnTuTu | ±1.136.824 | ±1.448.293 |
| RAM | LPDDR5 @3.2GHz | LPDDR5X @4.2GHz |
| Storage | UFS 3.1 | UFS 4.0 |
| Modem | Snapdragon X62 (4.4Gbps) | Snapdragon X63 (5Gbps) |
| Wi-Fi | Wi-Fi 6E | Wi-Fi 7 |
| ISP | Triple ISP | Cognitive ISP berbasis AI |
| Refresh Rate | Hingga 120Hz | Hingga 144Hz |
Snapdragon 7 Plus Gen 3 Bukan Sekadar Upgrade, Tapi Transformasi
Snapdragon 7 Plus Gen 3 bukan sekadar versi penyegaran, tetapi benar-benar menghadirkan lompatan teknologi di kelas mid-range. Dengan peningkatan di hampir semua sektor—CPU, GPU, AI, kamera, konektivitas, dan efisiensi daya—chipset ini membuat batas antara segmen menengah dan flagship semakin kabur.
Jika kamu mencari smartphone baru yang bisa:
-
Menjalankan semua game berat
-
Memberikan kualitas kamera yang tajam dan pintar
-
Memiliki kecepatan baca/tulis tinggi
-
Mendukung Wi-Fi dan 5G tercepat saat ini
…maka smartphone dengan Snapdragon 7+ Gen 3 wajib masuk daftar incaranmu.












