Berita

OpenAI Gandeng AMD Bangun Superkomputer AI Raksasa, Siap Saingi Nvidia!

×

OpenAI Gandeng AMD Bangun Superkomputer AI Raksasa, Siap Saingi Nvidia!

Sebarkan artikel ini
OpenAI Gandeng AMD Bangun Superkomputer AI Raksasa, Siap Saingi Nvidia!

Dexop.com — Dunia teknologi kembali bergolak!
OpenAI, pengembang ChatGPT, resmi menggandeng AMD (Advanced Micro Devices) dalam kemitraan strategis untuk membangun infrastruktur kecerdasan buatan (AI) berskala superkomputer raksasa dengan daya hingga 6 gigawatt.

Kolaborasi ini bukan sekadar kerja sama bisnis — ini adalah manuver besar yang berpotensi menggoyang dominasi Nvidia dalam pasar chip AI global.
Dengan langkah ini, AMD naik kelas menjadi mitra utama OpenAI, membuka babak baru dalam perang chip AI bernilai triliunan dolar.

AMD Mitra OpenAI: Era Baru Infrastruktur Kecerdasan Buatan

Dalam pengumuman resminya, Presiden OpenAI Greg Brockman menegaskan bahwa kerja sama dengan AMD menjadi langkah krusial untuk mengatasi keterbatasan daya komputasi yang selama ini menghambat ekspansi ChatGPT dan proyek-proyek AI lainnya.

“Jika kami benar-benar ingin menjangkau seluruh umat manusia, kami membutuhkan skala komputasi yang besar — dan kemitraan dengan AMD adalah kuncinya,” kata Brockman.

Melalui kolaborasi ini, AMD akan menyediakan server GPU Instinct MI450 berdaya komputasi tinggi, yang dirancang khusus untuk menangani pelatihan model bahasa besar (LLM) seperti ChatGPT dan sistem multimodal canggih OpenAI.

Proyek 6 Gigawatt: Raksasa Komputasi Baru Dunia AI

Tahap pertama proyek AMD Mitra OpenAI dijadwalkan dimulai pada paruh kedua tahun 2026, dengan kapasitas awal 1 gigawatt.
Setelah fase uji coba berjalan sukses, OpenAI dan AMD akan menambah kapasitas secara bertahap hingga mencapai total 6 gigawatt — menjadikannya salah satu pusat komputasi AI terbesar di dunia.

GPU AMD Instinct MI450 akan menjadi tulang punggung proyek ini.
Chip tersebut menawarkan performa hingga 2,5× lebih efisien dibanding MI300X, dengan memori HBM4 256 GB dan bandwidth 10 TB/s, menjadikannya kandidat ideal untuk melatih model AI generasi berikutnya seperti GPT-6 dan Sora AI.

AMD & OpenAI: Sinergi Teknologi untuk Masa Depan AI

CEO AMD Lisa Su menyebut kolaborasi ini sebagai tonggak penting dalam sejarah komputasi modern.

“AI berada di jalur pertumbuhan 10 tahun ke depan, dan fondasi komputasi kuat menjadi hal paling vital. Kolaborasi dengan OpenAI mempercepat arah itu,” tegas Lisa Su.

Sinergi ini memungkinkan AMD untuk:

  • Menjadi pemasok GPU utama OpenAI, menggantikan sebagian peran Nvidia.

  • Mengintegrasikan platform ROCm (Radeon Open Compute) ke dalam sistem pelatihan ChatGPT.

  • Menghadirkan solusi GPU yang lebih terbuka, hemat energi, dan efisien biaya.

Bagi OpenAI, kemitraan ini memastikan pasokan GPU yang stabil dan skalabilitas tinggi, sesuatu yang sempat menjadi kendala besar selama dua tahun terakhir.

Struktur Finansial: Saham Jaminan 160 Juta Lembar

Sebagai bagian dari kesepakatan, AMD memberikan 160 juta lembar saham jaminan (warrant) kepada OpenAI.
Saham ini akan diaktifkan bertahap berdasarkan capaian proyek — mulai dari penyediaan 1 GW pertama hingga tercapainya 6 GW penuh.

Jika seluruh target tercapai, OpenAI berpotensi memiliki sekitar 10{52410bde5da3c78d2dec59bf733f1a9d51dcc1ca76509077eea26fa1bd989847} saham AMD, menjadikannya mitra strategis sekaligus pemegang saham besar di perusahaan chip tersebut.

Langkah ini menegaskan bahwa hubungan AMD–OpenAI bukan sekadar proyek jangka pendek, tapi aliansi teknologi dan finansial jangka panjang.

Pasar Bereaksi: Saham AMD Meledak, Nvidia Tersenggol

Kabar kolaborasi ini langsung mengguncang Wall Street.
Saham AMD melonjak 23,71{52410bde5da3c78d2dec59bf733f1a9d51dcc1ca76509077eea26fa1bd989847} pada perdagangan Senin (6/10/2025), menyentuh US$203,71 per lembar — rekor tertinggi sepanjang sejarah perusahaan.

Sementara itu, saham Nvidia melemah sekitar 1{52410bde5da3c78d2dec59bf733f1a9d51dcc1ca76509077eea26fa1bd989847}, mencerminkan kekhawatiran investor bahwa dominasi Nvidia di sektor GPU AI mulai retak.

Analis Morgan Stanley menilai langkah AMD ini sebagai “game changer” bagi pasar chip AI global.

“Jika OpenAI memindahkan sebagian workload-nya ke AMD, itu bisa memotong miliaran dolar dari potensi pendapatan Nvidia setiap tahun,” tulis analis Morgan Stanley dalam laporannya.

Dampak Langsung bagi ChatGPT dan Ekosistem OpenAI

Dengan tambahan daya komputasi dari AMD, ChatGPT dan model AI OpenAI lainnya akan mengalami lonjakan signifikan dalam kecepatan dan kecerdasan.

Kapasitas GPU baru ini memungkinkan:

  • Pelatihan model GPT skala lebih besar dan lebih cepat.

  • Integrasi fitur voice, video, dan visual reasoning dalam satu platform.

  • Pengurangan waktu pelatihan model hingga 60{52410bde5da3c78d2dec59bf733f1a9d51dcc1ca76509077eea26fa1bd989847}.

Infrastruktur baru ini juga akan menopang sistem OpenAI API, Codex 2.0, Whisper Realtime, dan Sora, menciptakan ekosistem AI generatif terbesar dan paling efisien di dunia.

Nvidia dalam Tekanan: Persaingan Chip AI Memanas

Selama bertahun-tahun, Nvidia menikmati dominasi mutlak di pasar GPU AI.
Namun, masuknya AMD sebagai mitra resmi OpenAI menandai awal dari era persaingan sejati.

Dengan pendekatan terbuka melalui ROCm dan fleksibilitas lisensi yang lebih ramah pengembang, AMD berpotensi menarik komunitas AI open-source yang selama ini merasa terikat dengan ekosistem CUDA milik Nvidia.

Banyak pengamat menyebut langkah ini sebagai “OpenAI’s Second Revolution” — pertama lewat ChatGPT, dan kini lewat revolusi perangkat keras AI.

Superkomputer 6 Gigawatt: Skala Energi Setara Kota Besar

Proyek AMD Mitra OpenAI ini tidak main-main.
Dengan daya hingga 6 gigawatt, infrastruktur ini akan menjadi pusat komputasi AI terbesar di dunia, setara dengan konsumsi energi seluruh kota berpenduduk 5 juta orang.

OpenAI dan AMD berkomitmen menjadikan proyek ini ramah lingkungan, menggunakan energi terbarukan seperti pembangkit tenaga surya dan pendingin cair efisien.

Dampak Global dan Tren AI Infrastructure

Langkah ini memperkuat tren global AI Infrastructure Race — perlombaan membangun pusat data cerdas di seluruh dunia.
Selain OpenAI dan AMD, beberapa perusahaan besar juga ikut memperluas investasinya:

  • Alibaba Cloud: membangun data center AI 5 gigawatt di Hangzhou.

  • Microsoft Azure: menambah kapasitas untuk proyek OpenAI di Iowa dan Texas.

  • Meta AI: melatih model multimodal baru dengan 600.000 GPU.

Namun, kemitraan AMD–OpenAI dianggap paling strategis karena menggabungkan inovasi perangkat keras dan kecerdasan buatan dalam satu visi jangka panjang.

Analisis: Win-Win Solution untuk Dua Raksasa

Bagi OpenAI:

  • Memastikan ketersediaan GPU dalam skala global.

  • Mengurangi ketergantungan pada Nvidia.

  • Mempercepat riset dan peluncuran GPT-6.

Bagi AMD:

  • Mendapatkan validasi dari pelopor AI global.

  • Memperkuat posisi di pasar GPU high-end.

  • Meningkatkan valuasi dan daya tawar terhadap mitra cloud seperti Microsoft, Meta, dan Oracle.

Kombinasi keduanya menciptakan sinergi unik — AI paling kuat di dunia berjalan di atas chip buatan AMD.

Kesimpulan: AMD Mitra OpenAI, Langkah Besar Menuju Masa Depan AI

Kemitraan ini bukan sekadar berita ekonomi atau kolaborasi teknis — ini adalah titik balik dalam sejarah kecerdasan buatan modern.

Bagi dunia AI, OpenAI Gandeng AMD menandai dimulainya era superkomputer AI terbuka, di mana inovasi tidak lagi dimonopoli oleh satu perusahaan.
Bagi Nvidia, ini menjadi alarm kompetitif bahwa masa kejayaannya bisa tergeser jika AMD terus bergerak cepat.

Dengan proyek infrastruktur AI 6 gigawatt, kolaborasi AMD dan OpenAI akan mempercepat lahirnya model AI generasi berikutnya — lebih cepat, lebih pintar, dan lebih terjangkau.

Dan satu hal pasti: perang chip AI baru saja dimulai.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *