Dexop.com – Di tengah kompetisi smartphone yang semakin panas, Nubia kembali membuat langkah berani. Tanpa acara megah, tanpa konvoi influencer, tanpa countdown panjang, Nubia secara diam-diam memperkenalkan perangkat terbarunya: Nubia V80 Design.
Dan hanya butuh beberapa jam setelah diumumkan, ponsel ini langsung jadi pembicaraan.
Bukan soal performanya.
Bukan soal fitur AI-nya.
Tetapi karena… desain kameranya.
Ya, Nubia V80 Design tampil dengan modul kamera belakang yang sangat mirip dengan iPhone 17 Pro.
Strategi berani ini sukses membuat ponsel kelas menengah itu tampil se-premium flagship, tanpa harus mematok harga premium.
Kenapa Nubia memilih jalur desain seperti ini? Bagaimana spesifikasinya? Dan apakah perangkat ini layak menjadi primadona baru di kelas mid-range?
Mari kita bedah tuntas.
Desain Nubia V80 Design: Sekali Lihat, Langsung Terasa Flagship
Saat gambar Nubia V80 Design pertama kali beredar, respon pengguna teknologi jelas:
“Ini kok mirip iPhone 17 Pro?”
Dan ya—modul kameralah yang bikin mata langsung tertarik.
- Bentuk persegi panjang
- Tiga lingkaran lensa
- Disusun zig-zag, pola yang sudah sangat ikonik
Namun, ada twist-nya.
Dari tiga lingkaran tersebut, hanya dua yang benar-benar berfungsi sebagai kamera aktif.
Satu lingkaran lainnya hanyalah elemen visual.
Menariknya, bukan justru jadi titik lemah.
Banyak pengguna justru memuji keberanian desain ini karena:
- menyampaikan kesan premium,
- memberikan tampilan modern,
- dan terlihat seperti flagship mahal.
Dengan harga yang jelas tidak mendekati iPhone, desain seperti ini membuat Nubia V80 Design terasa value for style yang luar biasa.
Dekat dengan ZTE Blade V80 Vita, Tapi Tetap Punya “DNA Nubia”
Nubia V80 Design memang disebut-sebut sebagai “saudara spiritual” dari bocoran ZTE Blade V80 Vita.
Keduanya berada di ekosistem yang sama, sehingga berbagi beberapa elemen desain.
Namun, Nubia V80 Design punya identitas berbeda:
- modul kamera lebih mewah,
- tampilan belakang lebih clean,
- pemilihan finishing lebih premium,
- adanya tombol AI khusus yang tidak dimiliki ZTE.
Secara keseluruhan, Nubia V80 Design lebih menonjol dalam hal estetika dan pengalaman pengguna.
Kamera Nubia V80 Design: Minimalis, tapi Efektif
Modul kamera yang mirip flagship bukan berarti ponsel ini membawa empat kamera canggih.
Sebaliknya, Nubia memilih pendekatan simpel namun cukup efektif:
50 MP Kamera Utama
Sebagai sensor utama, kamera ini menawarkan:
- detail tinggi,
- warna cerah,
- hasil foto stabil di kondisi siang hari.
Untuk harga menengah, ini lebih dari cukup.
2 MP Depth Sensor
Sensor ini berfungsi untuk mode portrait, membantu menciptakan efek bokeh natural.
LED Flash
Diletakkan dalam modul yang sama untuk mempertahankan estetika premium.
Kamera depan 15 MP di punch-hole bagian atas layar juga cukup untuk selfie dan video call.
Performa: Unisoc T7280 — Cukup untuk Harian, Tidak untuk Hardcore Gaming
Bagaimana performanya?
Nubia V80 Design ditenagai chipset Unisoc T7280, dibuat dengan proses 12nm.
Konfigurasinya:
- 2x Cortex-A75 @ 2.2 GHz
- 6x Cortex-A55 @ 1.8 GHz
- GPU Mali-G57 MP1
Chipset ini bukan kelas gaming berat, tapi sangat cukup untuk:
- TikTok / Instagram / YouTube
- multitasking
- chatting + media sosial
- game ringan sampai menengah
- streaming 4K
Yang jelas, Nubia tidak ingin menjadikan ponsel ini sebagai mesin gaming, melainkan perangkat stylish yang tetap smooth untuk penggunaan umum.
RAM 8 GB + Virtual RAM 12 GB, Storage 256 GB
Untuk memori, Nubia memberikan konfigurasi yang cukup lega:
- RAM 8 GB, bisa diperluas secara virtual hingga 12 GB
- Penyimpanan internal 256 GB
- Tanpa slot microSD
Memang cukup disayangkan tidak adanya slot tambahan.
Namun kapasitas bawaan 256 GB sudah lebih dari cukup bagi sebagian besar pengguna.
AI Jadi Nilai Jual: Android 16 + Tombol AI Khusus
Salah satu fitur paling menarik di Nubia V80 Design adalah dukungan AI yang cukup lengkap melalui Android 16.
Termasuk:
- real-time translation
- scam detection
- smart replies
- AI writing
- AI image editing
Dan fitur-fitur ini dapat dipanggil cepat lewat tombol AI fisik di sisi perangkat — sesuatu yang biasanya hanya ada di ponsel flagship terbaru.
Sebagai “mid-range dengan DNA AI”, Nubia V80 Design berada di posisi unik.
Layar 6,75 Inci 120Hz: Besar, Cerah, Mulus
Bagian layar juga mendapat perhatian khusus.
Spesifikasi layar Nubia V80 Design:
- 6,75 inci LCD
- Refresh rate 120Hz
- Resolusi 900 × 1.940
- Kecerahan 1.000 nits
Walau memakai panel LCD, refresh rate 120Hz membuat pengalaman scroll sangat smooth.
Dan 1.000 nits brightness menjamin visibilitas tetap nyaman di bawah sinar matahari.
Desain punch-hole untuk kamera 15 MP juga membuat tampilan layar terlihat bersih.
Siapa Target Pengguna Nubia V80 Design?
Perangkat ini sangat cocok untuk:
Pengguna yang ingin tampilan flagship tanpa harga flagship
Desainnya benar-benar mencuri perhatian.
Pengguna yang menginginkan fitur AI modern
Tombol AI fisik adalah bonus besar.
Pengguna casual hingga semi-serius
Performanya stabil untuk penggunaan harian.
Pengguna yang senang desain stylish
Nubia V80 Design berada di segmen “mid-range premium-looking”.
Nubia V80 Design Bisa Jadi Pemicu Tren Baru
Peluncuran Nubia V80 Design menegaskan tren baru di pasar smartphone:
desain premium + fitur AI + harga menengah.
Vendor Cina kini makin sering membawa elemen desain flagship ke kelas mid-range — dan tren ini diperkirakan akan makin besar di 2026.
Jika Nubia V80 Design sukses merebut hati konsumen, brand lain kemungkinan akan mengikuti strategi serupa:
- modul kamera mahal,
- tombol AI khusus,
- finishing premium,
- harga kompetitif.
Pendekatan ini bisa menggoyang pasar mid-range secara signifikan.
Nubia V80 Design Mengutamakan Estetika dan Pengalaman
Nubia V80 Design mungkin tidak membawa performa paling brutal atau sistem kamera paling canggih.
Tetapi ia membawa sesuatu yang justru dicari banyak pengguna saat ini:
gaya, kemewahan visual, fitur AI modern, dan harga yang bersahabat.
Dengan:
- desain kamera mirip iPhone 17 Pro,
- layar 120Hz,
- kamera utama 50 MP,
- Android 16 + tombol AI,
- RAM besar,
- storage lega 256 GB,
Nubia V80 Design punya peluang besar menjadi salah satu ponsel mid-range paling stylish di tahun mendatang.
Kadang, pengguna tidak mencari performa tertinggi.
Kadang mereka hanya ingin ponsel yang terlihat mewah — dan Nubia paham betul itu.









