Komputer

MSI Bangkit! Siap Gempur Pasar GPU & Motherboard Global, Target 10 Juta Unit di 2025

×

MSI Bangkit! Siap Gempur Pasar GPU & Motherboard Global, Target 10 Juta Unit di 2025

Sebarkan artikel ini
MSI Bangkit! Siap Gempur Pasar GPU & Motherboard Global, Target 10 Juta Unit di 2025

Dexop.com – Setelah sempat tersudut akibat tantangan industri global dan persaingan ketat, MSI akhirnya menunjukkan tanda-tanda kebangkitan besar. Perusahaan teknologi asal Taiwan ini kini tengah mengatur langkah agresif untuk kembali menguasai pasar motherboard dan kartu grafis (GPU). Tak hanya itu, MSI juga mempersiapkan ekspansi signifikan di sektor notebook gaming, data center, serta AI server, menjadikannya salah satu pemain utama yang patut diperhitungkan dalam lanskap hardware global.

Menurut laporan terbaru dari DigiTimes, MSI diproyeksikan akan mengapalkan lebih dari 10 juta unit motherboard secara global pada tahun 2025. Angka ini menjadi sinyal positif kebangkitan MSI, terutama setelah periode stagnan akibat tekanan rantai pasok dan lesunya pasar PC global selama dua tahun terakhir.

Strategi Rebut Pasar Motherboard: MSI Siapkan X870 dan Z890

Salah satu faktor utama yang mendorong pertumbuhan ini adalah keberhasilan MSI dalam menyasar platform-platform terbaru seperti AMD X870 dan Intel Z890. Kedua chipset ini dirancang untuk mengakomodasi kebutuhan pengguna akan performa tinggi, baik untuk gaming, overclocking, maupun konten kreatif berbasis AI.

MSI dikenal sebagai salah satu merek yang piawai menghadirkan motherboard dengan desain termal inovatif, komponen kelas atas, serta rasio harga terhadap fitur yang sangat kompetitif. Motherboard seri MEG, MPG, hingga MAG dari MSI kini menjadi favorit banyak enthusiast berkat keandalan dan kestabilannya, bahkan saat dioperasikan dalam beban kerja ekstrem.

Beberapa model unggulan seperti MSI MEG Z790 ACE MAX, MPG B650I Edge WiFi, dan MAG X670E Tomahawk mendapat sambutan luar biasa dari komunitas pengguna karena performa overclocking yang mumpuni dan dukungan penuh terhadap standar DDR5, PCIe 5.0, serta slot M.2 Gen5 terbaru.

MSI Pilih Fokus ke Produk Inti, Belum Agresif ke AI Server

Berbeda dengan kompetitornya seperti ASUS dan ASRock yang mulai gencar mengekspansi pasar AI server dan cloud data center, MSI justru mengambil langkah yang lebih terukur. Perusahaan memilih untuk tetap fokus pada produk inti seperti motherboard, GPU, dan notebook, sambil melakukan pendekatan bertahap untuk masuk ke sektor enterprise AI.

Namun, bukan berarti MSI abai terhadap tren AI. Perusahaan telah mempersiapkan beberapa sistem server berbasis arsitektur NVIDIA MGX dan DGX, yang akan diproduksi secara massal menjelang akhir tahun 2025. Dua model yang disebut-sebut siap dipasarkan adalah MSI CG480-S5063 dan MSI CG290-S3063, keduanya dirancang khusus untuk training model AI berskala besar dan deployment inference berbasis GPU.

Kartu Grafis MSI: Menyaingi ASUS dan Gigabyte

Tak kalah menarik adalah pertumbuhan signifikan MSI di pasar kartu grafis. Tahun 2025 diperkirakan akan menjadi momen penting, di mana MSI akan mengapalkan lebih dari 5 juta unit GPU, mendekati volume penjualan ASUS dan melampaui banyak produsen lain.

Sebagai mitra AIB (Add-In-Board) resmi untuk NVIDIA dan AMD, MSI terus menghadirkan varian RTX 50 Series dan Radeon RX 9000 Series dengan desain pendinginan eksklusif seperti Tri Frozr 3, Core Pipe, serta Zero Frozr. GPU MSI dikenal tidak hanya dari sisi performa, tetapi juga build quality dan estetika desain RGB yang selaras dengan ekosistem Mystic Light mereka.

Model seperti MSI GeForce RTX 5090 Suprim X, RTX 5080 Gaming X Trio, dan RX 9060 XT Ventus 3X telah menjadi pilihan utama para gamer, streamer, dan profesional kreatif yang membutuhkan kekuatan GPU ekstra untuk rendering, AI modeling, hingga video 8K editing.

Notebook Gaming MSI: Bangkit dengan Seri Raider, Stealth, dan Cyborg

Tak berhenti di motherboard dan GPU, kebangkitan MSI juga terlihat jelas di sektor notebook gaming. Perusahaan ini memproyeksikan pengapalan sekitar 2,55 juta unit laptop pada 2025. Seri andalan seperti MSI Raider GE78, Stealth 14 Studio, dan Cyborg 15 AI tampil dengan kombinasi performa tinggi, desain ringan, serta fitur AI-enhanced thermal management.

Dalam ajang Computex 2025, MSI bahkan memperkenalkan teknologi baru bernama AI Boost Engine, yang mampu mengatur profil performa secara otomatis berdasarkan workload dan skenario penggunaan. Teknologi ini diintegrasikan dalam beberapa model flagship dan menjadikan MSI sebagai pionir dalam notebook AI-ready.

Ekspansi Produksi Global: Vietnam, Thailand, dan Amerika Serikat Masuk Radar

Untuk mendukung ambisi besar ini, MSI memperluas kapasitas produksi secara global. Saat ini, selain pabrik utama mereka di Taoyuan, Taiwan, MSI juga aktif membangun jalur produksi di negara-negara seperti Vietnam, Thailand, Amerika Serikat (California), dan bahkan Eropa.

Langkah ini diambil sebagai respons terhadap tantangan rantai pasok internasional serta dinamika geopolitik yang mengancam stabilitas distribusi produk teknologi. Dengan memperbanyak titik produksi, MSI berharap dapat mengurangi ketergantungan pada satu lokasi tunggal dan mempercepat waktu pengiriman ke berbagai kawasan dunia.

MSI di Era AI dan Komputasi Tinggi: Siap Menjadi Kekuatan Baru

Kebangkitan MSI bukan hanya soal angka dan volume produksi. Ini adalah refleksi dari kemampuan perusahaan dalam beradaptasi terhadap era baru teknologi, di mana AI, komputasi tinggi (HPC), dan fleksibilitas manufaktur menjadi elemen kunci dalam memenangkan pasar.

Dengan tetap memegang teguh prinsip inovasi, efisiensi, dan kepuasan pengguna, MSI menunjukkan bahwa mereka bukan sekadar pemain lama yang mencoba bertahan, tetapi calon pemimpin pasar baru di industri hardware dan solusi komputasi modern.

Respons Komunitas dan Analis Pasar

Banyak analis memuji langkah strategis MSI dalam melakukan rebound yang terukur namun berdampak besar. “MSI tidak sekadar mengejar volume. Mereka mengejar kualitas dan efisiensi. Itulah mengapa dalam jangka panjang, mereka bisa bersaing secara sehat bahkan melampaui pemain yang lebih dulu agresif di sektor AI,” ujar Henry Lin, analis senior di TrendForce.

Di komunitas pengguna, MSI juga mendapatkan kembali kepercayaan berkat pendekatan transparan dalam garansi, software update, dan dukungan teknis. Beberapa forum teknologi bahkan menyebut MSI sebagai “brand dengan perbaikan reputasi tercepat dalam 2 tahun terakhir“.

Outlook 2025: MSI Targetkan Dominasi di Tiga Segmen Kunci

Dengan proyeksi pengiriman 10 juta motherboard, 5 juta kartu grafis, dan 2,5 juta notebook, MSI menargetkan dominasi di tiga segmen utama: komponen PC, laptop performa tinggi, dan server AI enterprise. Masing-masing akan didorong dengan inovasi berkelanjutan serta ekosistem software seperti MSI Center, Mystic Light, dan Afterburner yang semakin matang.

MSI juga menyatakan bahwa mereka akan memperluas kemitraan dengan penyedia software AI, seperti NVIDIA, AMD ROCm, serta TensorFlow Enterprise, untuk memudahkan integrasi solusi AI dalam platform desktop dan server buatan mereka.

Kesimpulan: MSI Tidak Sekadar Bangkit—Mereka Berevolusi

Kebangkitan MSI di tahun 2025 adalah contoh nyata bagaimana perusahaan teknologi bisa bertahan dan berkembang di tengah tekanan ekonomi global. Dengan pendekatan strategis, inovasi produk yang konsisten, serta ekspansi produksi yang cerdas, MSI kini berada dalam posisi ideal untuk menjadi salah satu raksasa hardware dunia yang mampu menjawab tantangan masa depan.

Jika tren ini berlanjut, maka bukan tidak mungkin MSI akan kembali bersaing di jajaran papan atas bersama ASUS, Gigabyte, bahkan Dell dan HP dalam hal volume pengapalan dan pengaruh teknologi global.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *