Toba Samosir - Di sela iringan pawai Karnaval Danau Toba, ada sekelompok anak peduli kebersihan yang tergabung dalam Pasukan Semut. Mereka membersihkan sampah yang berserakan.
Puluhan anak seumuran SMP berjalan berombongan sembari menenteng sebuah kantong besar warna putih. Kantong tersebut bertulisan ‘Keep Toba Clean’.
Berseragam kaus putih-biru dan mengenakan topi, mata mereka terus mengarah ke bawah sembari sesekali memungut botol bekas air mineral, kotak bungkus nasi, dan kantong plastik yang terserak di kawasan media center Karnaval Kemerdekaan Pesona Danau Toba (KKPDT), Balige, Kabupaten Tobasa, Minggu (21/8/2016).
Agnes, salah satu dari rombongan ABG tersebut, saat ditanya detikTravel mengatakan, “Biar Balige bersih dari sampah, om.” Siswi SMP Negeri 4 Balige itu mengaku risi melihat sampah berserakan.
|
(Habib Rifai/detikTravel)
|
Karena itulah, ia dan beberapa temannya bergabung dengan Pasukan Semut. Pasukan ini dikukuhkan oleh Presiden Jokowi dalam acara pelepasan peserta pawai KKPDT di panggung di Soposurung, Tobasa.
Dua perwakilan Pasukan Semut naik ke panggung saat dipanggil oleh Farhan, yang sore ini menjadi pemandu acara bareng Terry Putri. Presiden menyematkan pita pada keduanya, sebagai penanda telah resminya pasukan yang anggotanya mayoritas siswa-siswi SMP itu.
|
(Habib Rifai/detikTravel)
|
Sayang, dalam sambutannya, Presiden tidak menyinggung soal pasukan ini. Presiden memang tidak banyak memberikan pernyataan. Presiden hanya meminta karnaval semacam ini terus digelar setiap tahun. Selain itu, menurut dia, banyaknya etnis yang ada di Indonesia-lah yang justru mempersatukan Indonesia.
Karnaval Kemerdekaan Pesona Danau Toba digelar bersamaan dengan Prambanan Jazz 2016 meskipun terpisah jarak. Keduanya menjadi trending topic di Twitter dengan #PesonaDanauToba dan #PrambananJazz (hbb/krn)
http://travel.detik.com/read/2016/08/21/171000/3280046/1382/kenalan-dengan-pasukan-semut-yang-jaga-toba-dari-sampah