Smartphone

iQoo 15 Mini Siap Rilis! Ponsel Kompak dengan Chipset Dimensity 9500 Plus & Baterai Monster 7.000 mAh

×

iQoo 15 Mini Siap Rilis! Ponsel Kompak dengan Chipset Dimensity 9500 Plus & Baterai Monster 7.000 mAh

Sebarkan artikel ini
iQoo 15 Mini Siap Rilis! Ponsel Kompak dengan Chipset Dimensity 9500 Plus & Baterai Monster 7.000 mAh

Dexop.com – Persaingan smartphone flagship semakin sengit, tapi kali ini ada kejutan menarik dari dunia ponsel berukuran mungil. iQoo 15 Mini dikabarkan tengah memasuki tahap pengujian internal — dan jika bocoran ini akurat, perangkat tersebut akan membawa kombinasi yang jarang terjadi: bodi kompak, baterai besar, dan chipset premium Dimensity 9500 Plus.

Langkah ini menunjukkan strategi cerdas iQoo yang ingin menjawab dua tuntutan sekaligus dari pengguna modern: performa tanpa kompromi dan ukuran yang praktis digenggam.
Dengan iQoo 15 Mini, brand asal China itu tampaknya ingin membuktikan bahwa “mini” tidak lagi berarti “lemah”.

iQoo 15 Mini, Flagship Mungil dengan Ambisi Besar

Menurut laporan dari sumber dalam di China, iQoo 15 Mini sudah mulai diuji secara tertutup oleh tim pengembang internal.
Smartphone ini akan menjadi tambahan penting dalam keluarga iQoo 15 Series, melengkapi varian reguler dan Ultra yang lebih dulu diumumkan.

Seri iQoo 15 sendiri sudah lebih dulu menarik perhatian karena menjadi salah satu seri pertama yang mengusung Snapdragon 8 Elite Gen 5, dan kabarnya akan menjadi flagship resmi iQoo yang masuk ke pasar Indonesia setelah dinyatakan lolos TKDN.

Namun kini, perhatian bergeser ke versi mininya.
Berbeda dari kebanyakan varian “Lite” yang biasanya mengalami pemangkasan spesifikasi, iQoo 15 Mini justru ditujukan untuk pengguna yang menginginkan kekuatan penuh dalam desain lebih ringkas.

Ukuran layarnya hanya 6,31 inci, menandakan iQoo ingin menghidupkan kembali pasar ponsel flagship berukuran kecil — sebuah segmen yang sempat ditinggalkan oleh banyak brand besar.

Chipset Dimensity 9500 Plus: Otak Baru yang Siap Tantang Snapdragon

Salah satu daya tarik utama dari iQoo 15 Mini adalah kehadiran chipset Dimensity 9500 Plus, prosesor terbaru dari MediaTek yang hingga kini belum secara resmi dirilis.
Chipset ini merupakan versi overclock dari Dimensity 9500, yang diperkenalkan pada Oktober lalu.

Jika mengikuti pola peluncuran generasi sebelumnya (seperti Dimensity 9400 Plus yang hadir sekitar enam bulan setelah versi standarnya), maka Dimensity 9500 Plus kemungkinan besar akan resmi dirilis pada April 2026.
Jadwal tersebut sejalan dengan bocoran waktu peluncuran iQoo 15 Mini, yang diprediksi akan debut global pada kuartal kedua 2026.

Kemampuan Chipset Dimensity 9500 Plus

Menurut rumor industri, Dimensity 9500 Plus akan diproduksi dengan proses fabrikasi 3nm TSMC N3E, menghadirkan performa CPU dan efisiensi daya yang signifikan.
Konfigurasinya terdiri dari:

  • 1x Cortex-X5 Prime Core hingga 3.6GHz,

  • 3x Cortex-A730 Performance Core, dan

  • 4x Cortex-A520 Efficiency Core.

GPU-nya menggunakan Immortalis-G925 dengan dukungan hardware ray tracing generasi kedua dan AI acceleration hingga 60 TOPS.
Kombinasi ini menempatkan Dimensity 9500 Plus sebagai pesaing langsung Snapdragon 8 Elite Gen 5 dari Qualcomm.

Bagi iQoo, pemilihan chipset ini bukan tanpa alasan. MediaTek kini dikenal lebih stabil dalam efisiensi termal dan performa AI, dua faktor yang sangat penting untuk ponsel flagship berdimensi kecil.

Baterai Monster 7.000 mAh dalam Bodi Kompak

Salah satu kabar paling mengejutkan tentang iQoo 15 Mini adalah rumor bahwa ponsel ini akan membawa baterai 7.000 mAh.
Jika benar, ini akan menjadi salah satu kapasitas baterai terbesar yang pernah ditanamkan dalam smartphone flagship kompak.

Untuk perbandingan, kebanyakan ponsel mini di kelas premium hanya memiliki baterai antara 4.000–4.500 mAh.
Artinya, iQoo 15 Mini bisa menawarkan daya tahan dua kali lipat lebih lama, menjadikannya pilihan ideal bagi pengguna yang aktif namun tidak ingin membawa ponsel besar.

Dipadukan dengan Dimensity 9500 Plus yang hemat daya, perangkat ini berpotensi memberikan performa tinggi tanpa harus sering menancapkan kabel charger.

Belum ada bocoran soal teknologi pengisian cepatnya, tapi melihat tren iQoo, besar kemungkinan perangkat ini akan membawa 120W FlashCharge atau bahkan lebih.

Desain iQoo 15 Mini: Kecil, Premium, dan Ergonomis

Meskipun belum ada gambar resmi, sumber yang mengetahui proyek ini menyebut bahwa desain iQoo 15 Mini akan mempertahankan DNA desain dari seri iQoo 15.
Artinya, ponsel ini akan memiliki modul kamera besar berbentuk persegi, panel belakang bertekstur matte, serta frame logam yang solid.

Dengan layar 6,31 inci berpanel AMOLED LTPO 1.5K, perangkat ini diperkirakan akan mendukung refresh rate 144Hz dan kecerahan puncak hingga 2.000 nit.
Faktor bentuknya diklaim sangat nyaman di tangan, mengingat iQoo mengadopsi desain melengkung ringan pada tepiannya agar tetap ergonomis meski dimensinya padat.

Strategi iQoo: Satu Seri, Tiga Target Pengguna

Hadirnya iQoo 15 Mini memperlihatkan strategi multi-segmen yang semakin matang dari iQoo.
Alih-alih hanya mengandalkan satu model flagship, iQoo membagi seri ini menjadi tiga varian:

  • iQoo 15 Ultra: fokus pada kamera dan fotografi profesional.

  • iQoo 15: flagship utama dengan performa gaming tinggi.

  • iQoo 15 Mini: versi kompak untuk pengguna yang menginginkan performa flagship tanpa bodi besar.

Pendekatan ini mirip dengan strategi Apple (dengan iPhone Pro dan Pro Max) serta Samsung (Galaxy S dan S Ultra), namun dengan twist khas iQoo: harga lebih agresif dan fokus pada performa.

Persaingan di Pasar Kompak Premium

Ketika dirilis nanti, iQoo 15 Mini tidak akan sendirian di segmen ini.
Di pasar China, perangkat ini diprediksi akan bersaing langsung dengan:

  • OnePlus 15T, yang akan ditenagai Snapdragon 8 Elite Gen 5,

  • Honor Magic Mini,

  • Oppo Find X9s,

  • dan Vivo X300s.

Menariknya, dari semua pesaing tersebut, hanya OnePlus 15T yang menggunakan Snapdragon, sementara tiga lainnya diperkirakan juga akan memilih Dimensity 9500 Plus.
Ini artinya, pasar flagship kompak 2026 kemungkinan besar akan menjadi arena duel MediaTek vs MediaTek — sesuatu yang jarang terjadi di ranah high-end.

Tren Naik Ponsel Flagship Mini

Selama beberapa tahun terakhir, tren ponsel berlayar besar memang mendominasi. Namun kini, muncul gelombang baru pengguna yang rindu perangkat kecil tapi kuat.
Apple pernah mencoba dengan iPhone 13 Mini, ASUS dengan Zenfone 10, dan Xiaomi dengan seri 14.

Kini giliran iQoo 15 Mini yang siap mengambil tongkat estafet itu — dengan pendekatan yang lebih matang.
Selain dimensi ringkas, perangkat ini akan menawarkan performa gaming, daya tahan, dan AI experience yang setara dengan flagship 7 inci.

Menurut laporan Canalys, permintaan untuk ponsel flagship di bawah 6,4 inci meningkat 22{52410bde5da3c78d2dec59bf733f1a9d51dcc1ca76509077eea26fa1bd989847} sejak 2024, terutama di kalangan profesional muda dan pengguna wanita yang menginginkan portabilitas tanpa mengorbankan performa.
Dengan momentum ini, iQoo memiliki peluang besar untuk menjadi pemimpin segmen baru.

AI dan Sistem Pendingin Canggih

iQoo juga dikenal sebagai brand yang memaksimalkan potensi hardware melalui AI optimization dan sistem pendingin inovatif.
Untuk iQoo 15 Mini, rumor menyebutkan bahwa perangkat ini akan membawa AI Gaming Engine yang dikembangkan bersama MediaTek, serta vapor chamber berukuran penuh untuk mencegah overheat.

Fitur AI lainnya mencakup AI Scene Enhancement untuk kamera, AI Smart Battery, dan AI Smooth Motion yang menyesuaikan refresh rate sesuai aktivitas pengguna.
Kombinasi semua itu akan membuat pengalaman penggunaan terasa cepat, cerdas, dan efisien — ciri khas utama flagship iQoo.

Kapan iQoo 15 Mini Meluncur?

Belum ada konfirmasi resmi, tetapi analis memperkirakan iQoo 15 Mini akan dirilis antara April hingga Mei 2026 di pasar China, disusul India dan Asia Tenggara (termasuk Indonesia) sekitar Juli–Agustus 2026.

Dengan iQoo 15 reguler sudah lolos TKDN, kemungkinan besar varian Mini juga akan mengikuti jalur yang sama untuk rilis lokal.
Harga diperkirakan berkisar antara 3.499 – 3.999 yuan (sekitar Rp7,9 – Rp9 juta), menempatkannya di segmen flagship kompak dengan harga agresif.

Kesimpulan: Mini di Ukuran, Maksimal di Performa

iQoo 15 Mini bisa jadi ponsel paling menarik di 2026 — bukan hanya karena ukurannya yang ringkas, tapi karena keberaniannya menentang paradigma lama.
Dengan Dimensity 9500 Plus, baterai 7.000 mAh, dan desain premium, perangkat ini menawarkan sesuatu yang jarang ada: kekuatan besar dalam bodi kecil.

Jika iQoo berhasil menjaga keseimbangan antara performa, suhu, dan efisiensi daya, maka iQoo 15 Mini bisa menjadi “Zenfone killer” sekaligus ikon baru bagi smartphone kompak generasi berikutnya.

Satu hal yang pasti — tren flagship mini baru saja dimulai, dan iQoo tampaknya berada di posisi terdepan untuk memimpinnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *