Instagram for iPad Akhirnya Hadir, Meta Fokuskan Pengalaman pada Reels

Dexop.com – Setelah penantian lebih dari satu dekade, aplikasi Instagram for iPad akhirnya resmi meluncur. Keputusan ini menandai langkah baru Meta dalam memperluas jangkauan platformnya ke perangkat tablet, dengan fokus utama pada format video pendek Reels yang kini menjadi senjata utama bersaing dengan TikTok.
Bagi pengguna iPad yang selama ini terpaksa menggunakan aplikasi versi iPhone dengan tampilan membesar, kabar hadirnya aplikasi native jelas sangat melegakan. Namun, yang mengejutkan, begitu aplikasi dibuka, pengguna langsung diarahkan ke halaman Reels, bukan feed utama seperti biasanya.
Instagram for iPad: Fokus ke Reels, Bukan Feed
Strategi ini cukup jelas. Meta tidak ingin Instagram for iPad hanya jadi “aplikasi versi besar” dari iPhone, melainkan benar-benar memanfaatkan layar iPad untuk menampilkan pengalaman video yang imersif.
- Feed utama, Stories, dan DM tetap tersedia, tapi tersembunyi di tab terpisah.
- Halaman pertama yang muncul selalu Reels, menegaskan prioritas Meta di ranah video pendek.
- Desain antarmuka dibuat lapang dan responsif, memaksimalkan ruang layar besar iPad.
Adam Mosseri, kepala Instagram, bahkan menyebut bahwa peluncuran aplikasi ini sudah lama ditunggu, dan kini hadir “untuk memaksimalkan potensi konsumsi konten di layar besar”.
Kenapa Instagram Baru Hadir di iPad Sekarang?
Pertanyaan yang muncul: kenapa butuh lebih dari 10 tahun untuk menghadirkan Instagram for iPad?
Selama bertahun-tahun, Instagram berdalih bahwa “tantangan teknis” dan “prioritas rendah” membuat aplikasi iPad tidak masuk ke daftar pengembangan. Padahal, pengguna iPad sudah lama meminta versi native agar tidak perlu memaksa aplikasi iPhone tampil di layar besar.
Namun, kini situasinya berubah:
- Reels menyumbang lebih dari 50{434ad42460b8894b85ebc3d80267f59d627a35386349d397b0df6ee312634ded} waktu penggunaan Instagram.
- Persaingan dengan TikTok makin ketat, khususnya di perangkat tablet.
- iPad menjadi perangkat populer untuk hiburan dan konsumsi video.
Dengan alasan itu, Meta akhirnya menganggap Instagram for iPad bukan lagi sekadar “bonus untuk pengguna”, melainkan strategi bisnis utama.
Desain Antarmuka Instagram for iPad
Aplikasi ini menawarkan pengalaman berbeda dibanding aplikasi iPhone:
- Tampilan lebih lapang, navigasi lebih intuitif di layar besar.
- Reels full-screen yang lebih nyaman ditonton.
- Optimasi editing dan upload konten langsung dari iPad.
Bagi kreator konten, ini kabar baik. Banyak kreator menggunakan iPad untuk produksi video, menggambar, atau mengedit. Kehadiran Instagram for iPad mempermudah workflow mereka.
Instagram for iPad vs TikTok di Tablet
Peluncuran Instagram for iPad jelas ditujukan untuk melawan dominasi TikTok di perangkat tablet. TikTok sejak lama menawarkan pengalaman video full-screen yang memuaskan di layar besar, sementara Instagram tertinggal.
Dengan strategi baru ini:
- Meta berharap iPad jadi “panggung besar” bagi Reels.
- Kreator bisa langsung mengedit dan mengunggah video dari iPad.
- Konsumen konten lebih betah menonton di layar besar.
Langkah ini menunjukkan bahwa persaingan Instagram vs TikTok kini meluas ke semua perangkat, termasuk tablet.
Dampak bagi Kreator Konten
Bagi kreator, Instagram for iPad membawa beberapa keuntungan:
- Editing lebih leluasa dengan layar besar.
- Upload lebih cepat tanpa harus transfer dari iPad ke iPhone.
- Engagement lebih tinggi berkat penekanan pada Reels.
Hal ini juga memperlihatkan bahwa Meta makin serius menjadikan Reels sebagai ekosistem utama bagi kreator video pendek.
Instagram for iPad Masih Terasa “Business Move”
Meski banyak yang menyambut gembira, sebagian pengguna menilai Instagram for iPad lebih terasa sebagai strategi bisnis ketimbang hadiah bagi pengguna.
Kenapa?
- Fokus utama ke Reels, bukan feed atau foto.
- Meta ingin memaksimalkan engagement video, bukan pengalaman sosial klasik Instagram.
- Pengguna setia foto mungkin merasa aplikasi ini “kurang Instagram”.
Namun, dalam konteks industri, langkah ini masuk akal. Video kini jadi format utama di media sosial, dan Meta tidak ingin kalah dari TikTok maupun YouTube Shorts.
Tren Media Sosial: Video Jadi Raja
Kehadiran Instagram for iPad mempertegas tren: video adalah masa depan media sosial.
- TikTok: pionir video pendek yang sukses global.
- YouTube Shorts: integrasi ke ekosistem YouTube.
- Instagram Reels: kini jadi tulang punggung engagement.
Dengan Reels menyumbang separuh waktu penggunaan aplikasi, tidak heran Instagram mengarahkan pengguna iPad langsung ke konten video.
Apakah Instagram for iPad Akan Berhasil?
Ada dua kemungkinan dampak kehadiran Instagram for iPad:
- Sukses besar → Reels di iPad jadi populer, pengguna betah menonton video di layar besar, kreator makin semangat bikin konten.
- Biasa saja → Pengguna iPad tetap menganggap Instagram sebagai aplikasi “sekadar ada” di tablet, dan tetap lebih banyak menggunakan TikTok.
Segalanya bergantung pada:
- Respons kreator konten.
- Seberapa baik optimasi editing dan upload di aplikasi.
- Apakah Meta mau menambahkan fitur khusus iPad seperti multitasking dan split-screen.
Kesimpulan
Peluncuran Instagram for iPad akhirnya menjawab penantian panjang pengguna. Namun, jelas bahwa aplikasi ini hadir bukan hanya demi kepuasan pengguna, melainkan strategi besar Meta untuk menguatkan Reels dan melawan TikTok.
Dengan antarmuka yang dioptimalkan untuk layar besar, Instagram for iPad membuka peluang baru bagi kreator dan konsumen konten. Meski terasa terlambat, kehadirannya menunjukkan bahwa media sosial kini bergerak ke arah video-first.
Bagi pengguna iPad, kabar baiknya: aplikasi sudah tersedia di App Store. Kini tinggal menunggu, apakah strategi video-sentris ini mampu mengubah kebiasaan pengguna atau sekadar jadi pelengkap dalam perang besar video pendek.




