Dexop.com – Infinix semakin agresif memperluas ekosistem perangkat pintarnya di Indonesia. Setelah lama dikenal lewat smartphone gaming harga ramah kantong, kini perusahaan kembali menancapkan kuku di pasar televisi pintar lewat Infinix Smart TV X5L 43, produk generasi ketiga yang menawarkan desain premium, pengalaman audio-visual modern, dan ekosistem IoT yang semakin matang.
Dengan banderol Rp2.599.000, produk ini langsung mencuri perhatian pengguna yang menginginkan smart TV berkualitas tanpa harus menguras dompet. Bukan hanya karena harganya, tetapi juga karena strategi Infinix yang kali ini terasa jauh lebih matang dari dua generasi sebelumnya.
Dalam ulasan panjang ini, kita akan membedah setiap aspek dari Infinix Smart TV X5L 43—mulai dari desain, performa visual dan audio, sistem operasi, integrasi dengan ekosistem Infinix, hingga potensi kompetitifnya di pasar Indonesia. Gaya penulisan dibuat khas detikinet: cepat, informatif, dengan sesekali selipan humor ringan supaya pembaca tak ngantuk meski artikelnya 5.000 kata.
Infinix Kembali ke Pasar Smart TV: Kini Serius dan Tidak “PHP”
Buat yang sudah lama mengikuti jejak Infinix, mungkin masih ingat bahwa brand ini pernah “menggoda” publik dengan rencana merilis smart TV pertamanya beberapa tahun lalu—sebelum akhirnya rencana tersebut ditunda cukup lama. Saat itu banyak yang menganggap Infinix masih “uji angin” dan menakar potensi pasar televisi pintar di Indonesia.
Namun kali ini berbeda. Peluncuran Infinix Smart TV X5L 43 bukan sekadar formalitas, tetapi wujud nyata dari perjalanan ekosistem IoT Infinix yang makin matang. Sergio Ticoalu, Head of Marketing Infinix Indonesia, menyatakan bahwa generasi ketiga ini merupakan langkah konsisten perusahaan dalam menghadirkan produk smart TV yang benar-benar siap bersaing.
“Ekosistem IoT Infinix di Indonesia terus berkembang, dan Infinix Smart TV X5L 43 sebagai generasi ketiga hadir dengan peningkatan signifikan di desain, pengalaman audio-visual, dan sistem operasi cerdas,” ujar Sergio.
Dengan begitu, jelas bahwa Infinix tak lagi sekadar mencoba-coba. Mereka datang membawa ambisi besar: masuk ke ranah smart TV entry-level, mengganggu pasar, dan menawarkan alternatif yang solid bagi masyarakat Indonesia.
Desain Frameless Metallic: TV Rp2 Jutaan Rasa Premium
Salah satu daya tarik utama Infinix Smart TV X5L 43 adalah desainnya yang tampak jauh lebih mahal dari harga yang dipasang.
1. Bezel Ultra Tipis, Rasio Layar 96{52410bde5da3c78d2dec59bf733f1a9d51dcc1ca76509077eea26fa1bd989847}
TV ini menggunakan konsep frameless metallic, yang artinya bingkai di sisi layar dibuat super tipis hingga hampir tidak terlihat saat TV menyala. Rasio layar terhadap bodi mencapai 96{52410bde5da3c78d2dec59bf733f1a9d51dcc1ca76509077eea26fa1bd989847}, sebuah angka yang biasanya hanya ditemui di TV harga di atas Rp4 juta.
Efeknya:
-
tontonan terasa lebih imersif
-
tampilan depan TV terlihat modern
-
cocok dipasang di ruang keluarga atau kamar aesthetic
-
TV tampak lapang dengan visual lebih luas
Kalau dulu kita sering bilang, “TV murah, ya wajarlah bezelnya tebal,” kini Infinix seperti berkata: nggak juga, kok.
2. Material Metallic
Bahan metal memperkuat kesan kokoh dan premium. Ini poin penting karena banyak TV murah di pasaran menggunakan plastik yang terasa ringkih.
3. Desain Minimalis, Cocok di Ruang Manapun
Elegan, sederhana, dan cocok dengan furniture modern. Buat kamu yang narsis dan suka memotret ruangan buat di-upload ke Instagram, TV ini jelas estetis.
Layar Full HD + HDR10: Warna Lebih Hidup dan Kontras Lebih Dalam
Di sektor visual, Infinix Smart TV X5L 43 dipersenjatai layar 43 inci Full HD yang sudah mendukung HDR10. Meski bukan 4K, Infinix tampaknya memilih pendekatan realistis: fokus pada kualitas dan optimasi visual untuk kelas harga Rp2,5 jutaan.
1. Resolusi Full HD
Cukup tajam untuk ukuran 43 inci. Cocok untuk:
-
nonton film
-
streaming YouTube
-
Netflix
-
bermain konsol generasi lama
Untuk kebutuhan sehari-hari dalam jarak menonton normal 1,5–2 meter, Full HD sudah lebih dari cukup.
2. HDR10
Teknologi ini meningkatkan:
-
ketajaman warna
-
rentang dinamis
-
detail di area gelap dan terang sekaligus
Film dengan adegan malam hari terasa lebih dramatis, sementara adegan terang jadi lebih berkilau tanpa membuat mata sakit.
3. AI Picture Engine
Inilah fitur yang membuat TV ini naik kelas.
AI Picture Engine bertugas:
-
menyesuaikan kecerahan secara otomatis
-
mengatur tone warna sesuai pencahayaan ruangan
-
menjaga kenyamanan mata
-
meningkatkan detail berdasarkan jenis konten
Kalau kamu suka nonton drama Korea sambil mematikan lampu kamar, AI ini akan menyesuaikan kecerahan supaya tidak over-contrast.
Audio 24W dengan Dolby Audio: Suara Lebih Menggelegar
Visual oke, harga bersahabat, lalu bagaimana dengan suara? Tenang—Infinix Smart TV X5L 43 punya audio cukup buas untuk ukuran entry-level.
1. Speaker Stereo 24W
Kuat untuk memenuhi satu ruangan 3×4 meter. Suaranya:
-
jernih
-
bass lumayan
-
volume lantang tanpa pecah
Buat nonton pertandingan bola atau konser live, speaker 24W terasa cukup bertenaga.
2. Dolby Audio
Teknologi Dolby memberikan efek ruang lebih lebar, membuat suara:
-
lebih dalam
-
lebih dinamis
-
lebih terasa “surround”
Tidak setara home theater, tapi jauh di atas standar TV murah pada umumnya.
3. AI Sound
Fitur pintar yang menyesuaikan karakter suara berdasarkan jenis konten:
-
film → fokus dialog + efek sinematik
-
musik → vokal lebih jernih + bass lebih empuk
-
gaming → sound effect lebih hidup
Jadi, tidak perlu ribut mengatur equalizer setiap ganti tontonan.
Pakai Google TV 5.0: Antarmuka Modern, Rekomendasi Cerdas
Nah, ini bagian yang sering menjadi kelemahan TV murah: antarmuka yang lemot. Tapi Infinix Smart TV X5L 43 membawa sistem operasi Google TV 5.0 yang lebih modern, ringan, dan cerdas.
1. AI Recommendation Engine
Fitur ini menganalisis:
-
film apa yang sering kamu tonton
-
channel YouTube favorit
-
aplikasi apa yang sering dipakai
-
jam berapa kamu biasanya menonton
Kemudian memberikan rekomendasi yang relevan. Bukan rekomendasi random yang bikin sebel.
2. Google Assistant
Tinggal ucapkan:
-
“Putar video terbaru Infinix”
-
“Cari film komedi 2024”
-
“Buka Netflix”
Semuanya otomatis. Tidak perlu mengetik manual.
3. Chromecast Built-in
Kelebihan penting:
-
bisa cast video dari Android
-
bisa mirror dari iPhone
-
bisa menampilkan presentasi dari laptop
Sangat berguna untuk kebutuhan belajar online atau meeting dadakan.
Konektivitas Lengkap, Termasuk Smart Remote via HP Infinix
Set fitur konektivitasnya cukup lengkap untuk TV kelas Rp2 jutaan:
-
Wi-Fi
-
Bluetooth 5.1
-
port HDMI
-
port USB
-
port AV
Tetapi yang paling menarik adalah fitur Smart Remote, khusus untuk pengguna smartphone Infinix.
1. Kendali TV dari Ponsel
Lewat aplikasi, kamu bisa:
-
mengganti channel
-
mengubah volume
-
mengetik lebih cepat
-
membuka aplikasi tertentu
Ini fitur praktis, karena remote TV—seperti biasa—sering hilang entah ke mana.
Infinix Makin Serius Membangun Ekosistem IoT
Peluncuran Infinix Smart TV X5L 43 bukanlah langkah spontan. Infinix sudah lama merancang strategi IoT di Indonesia dengan beberapa fokus:
-
smartphone
-
aksesori
-
wearables
-
smart home
-
dan kini smart TV generasi ketiga
Dengan menghadirkan produk TV pintar secara konsisten, Infinix membuka peluang user baru yang sebelumnya hanya mengenal mereka sebagai brand “HP gaming murah.”
Ini adalah cara Infinix memperlebar sayap sekaligus membuat pengguna semakin betah di ekosistemnya.
Garansi Lebih Panjang untuk Panel: 24 Bulan
Infinix memberikan:
-
12 bulan untuk suku cadang
-
24 bulan untuk panel layar
Garansi panel dua tahun ini cukup jarang di kelas TV murah. Biasanya TV di harga Rp2 jutaan hanya memberikan garansi panel satu tahun.
Dengan garansi panjang ini, pengguna tidak perlu khawatir soal:
-
garis layar
-
dead pixel
-
shadowing panel
-
burn-in ringan
Ini memberi rasa aman untuk konsumen, terutama yang baru pertama kali membeli TV Infinix.
Harga dan Ketersediaan di Indonesia
Infinix Smart TV X5L 43 tersedia:
✅ di toko online resmi
✅ di toko offline mitra Infinix
✅ di marketplace besar
Dengan harga tetap Rp2.599.000, TV ini langsung masuk radar konsumen sebagai alternatif menarik dibanding pemain besar seperti TCL, Coocaa, Xiaomi TV A2, dan Polytron.
Dampak Peluncuran Smart TV bagi Bisnis Infinix di Indonesia
Langkah Infinix ini punya beberapa makna strategis:
1. Diversifikasi di Tengah Pasar Smartphone yang Melambat
Industri smartphone global diprediksi mengalami perlambatan. Dengan masuk ke pasar smart TV, Infinix membuka sumber keuntungan baru.
2. Membangun Loyalitas Pengguna
Semakin banyak perangkat, semakin besar kemungkinan pengguna bertahan di ekosistem Infinix.
3. Menghadang Xiaomi dan TCL
Segmen smart TV murah 40–43 inci selama ini dikuasai Xiaomi, TCL, dan Coocaa. Peluncuran Infinix Smart TV X5L 43 bisa mengganggu posisi mereka.
4. Menyiapkan Ekosistem IoT Lebih Luas
Dengan TV sebagai pusat rumah pintar, Infinix bisa memperluas perangkat-perangkat IoT lainnya.
Kesimpulan: Infinix Smart TV X5L 43 Siap Menggebrak Pasar Entry-Level
Tidak berlebihan jika menyebut Infinix Smart TV X5L 43 sebagai salah satu smart TV paling menarik di rentang harga Rp2,5 jutaan.
Dengan:
✅ desain frameless metallic
✅ layar Full HD + HDR10
✅ AI Picture Engine
✅ audio 24W + Dolby Audio
✅ sistem operasi Google TV 5.0
✅ AI Recommendation Engine
✅ Chromecast bawaan
✅ Smart Remote untuk pengguna HP Infinix
✅ garansi panel 24 bulan
Infinix menawarkan paket lengkap yang sulit ditandingi kompetitor dengan harga sekelas.
Bagi pengguna yang ingin smart TV modern tapi budget terbatas, Infinix Smart TV X5L 43 adalah pilihan yang sangat kompetitif—bahkan bisa jadi “game changer” baru di pasar televisi entry-level Indonesia.












