Huawei Mate XT 2 Siap Meluncur dengan Empat Warna Baru dan Dukungan 5G & Satelit: Inilah Bocoran Lengkapnya!

Dexop.com – Persaingan di pasar ponsel lipat global bakal semakin panas dengan hadirnya Huawei Mate XT 2, penerus generasi pertama dari ponsel lipat tiga milik raksasa teknologi asal Tiongkok tersebut. Kali ini, Huawei tidak hanya menawarkan inovasi desain, tetapi juga penyegaran dari sisi pilihan warna, performa, dan fitur konektivitas yang semakin mutakhir.
Dalam bocoran terbaru yang beredar di media sosial China, Huawei Mate XT 2 disebut akan hadir dalam empat pilihan warna eksklusif, yaitu Mystic Black, Auspicious Red, Crimson Purple, dan Bright White. Ini menjadi peningkatan signifikan dibandingkan generasi pertama Mate XT, yang hanya tersedia dalam dua warna: Ruihong (Merah) dan Dark Black (Hitam Gelap).
Empat Warna Menawan untuk Segmen Premium
Keputusan Huawei untuk menghadirkan empat varian warna pada Huawei Mate XT 2 mengindikasikan adanya strategi baru dalam menyasar konsumen premium yang menginginkan personalisasi lebih. Warna-warna yang digunakan pun tidak sembarangan, melainkan terinspirasi dari filosofi Tiongkok yang erat kaitannya dengan kemakmuran, kemurnian, dan kekuatan.
- Mystic Black – warna klasik dengan kesan mewah dan profesional.
- Auspicious Red – simbol keberuntungan dan kejayaan.
- Crimson Purple – pilihan unik untuk pengguna yang berjiwa artistik.
- Bright White – menggambarkan kemurnian dan desain futuristik.
Dengan pendekatan warna yang berani, Huawei Mate XT 2 tampaknya berusaha membedakan diri dari para pesaing seperti Samsung Galaxy Z Fold Series, Honor Magic V3, dan Xiaomi Mix Fold 4 yang lebih konservatif dalam palet warnanya.
Teknologi Layar Tri-Fold Lebih Tangguh dengan UFG Glass
Salah satu kekuatan utama dari Huawei Mate XT 2 adalah teknologi tri-fold display—layar lipat tiga yang masih jarang ditemui di pasaran. Laporan dari tipster ternama Digital Chat Station menyebut bahwa Huawei telah meningkatkan kualitas layar dengan menggunakan Ultra Flexible Glass (UFG) generasi baru.
Teknologi ini diklaim:
- Lebih tahan terhadap goresan dan tekanan,
- Lebih fleksibel saat dilipat,
- Memungkinkan ukuran layar mencapai 10,2 inci ketika terbuka penuh.
Ukuran ini jauh lebih besar dibanding ponsel lipat dua seperti Galaxy Z Fold atau Oppo Find N, dan menawarkan pengalaman layaknya tablet mini. Hal ini membuat Huawei Mate XT 2 sangat cocok untuk kebutuhan multitasking, produktivitas, hingga hiburan.
Chipset Kirin 9020 dan Konektivitas Satelit
Di sisi dapur pacu, Huawei Mate XT 2 kemungkinan besar akan dibekali dengan Kirin 9020, chipset terbaru yang juga digunakan pada flagship Huawei Pura 80 Series. Kirin 9020 membawa peningkatan signifikan dalam hal efisiensi daya, performa AI, dan pengolahan grafis.
Meski Huawei belum mengonfirmasi spesifikasi resmi, bocoran yang muncul dari sertifikasi menunjukkan bahwa perangkat ini telah mengantongi:
- Dukungan jaringan 5G,
- Kemampuan komunikasi satelit dua arah,
- Nomor model GRL-AL20.
Fitur komunikasi satelit menjadi nilai jual tersendiri, terutama di negara dengan infrastruktur jaringan yang belum merata atau dalam situasi darurat. Dengan fitur ini, pengguna Huawei Mate XT 2 dapat tetap terhubung meskipun tidak berada dalam jangkauan sinyal seluler konvensional.
Fitur AI dan Ekosistem HarmonyOS
Sebagai produk flagship, Huawei Mate XT 2 diprediksi akan berjalan di atas sistem operasi terbaru HarmonyOS 5.0. OS ini tidak hanya stabil dan ringan, tetapi juga dirancang khusus untuk mendukung perangkat lipat multi-tasking dengan:
- Multi-window yang lebih fleksibel,
- Dukungan stylus untuk menggambar dan mencatat,
- Integrasi penuh dengan ekosistem Huawei, termasuk MatePad, MateBook, dan smart home.
Selain itu, sistem ini juga akan diperkuat oleh fitur-fitur berbasis kecerdasan buatan (AI) yang mendukung pengenalan tulisan tangan, perintah suara, hingga optimasi daya baterai berdasarkan kebiasaan pengguna.
Prediksi Kamera: Sensor Premium untuk Fotografi Pro
Meski belum ada konfirmasi resmi mengenai konfigurasi kamera Huawei Mate XT 2, rumor menyebutkan bahwa perangkat ini akan dibekali:
- Sensor utama 50MP Ultra Vision,
- Kamera ultra-wide 13MP,
- Telefoto 12MP dengan 3x optical zoom,
- Kamera depan ganda untuk mode selfie dan video call.
Dengan sistem kamera canggih dan dukungan AI Image Engine dari Huawei, pengguna Mate XT 2 bisa mengandalkan perangkat ini untuk kebutuhan konten profesional maupun dokumentasi pribadi berkualitas tinggi.
Baterai Besar & Pengisian Cepat
Sebagai perangkat besar, Huawei Mate XT 2 membutuhkan daya besar pula. Diperkirakan, ponsel ini akan dibekali baterai berkapasitas 5.000 mAh, lengkap dengan:
- Fast charging 88W via kabel,
- Wireless charging 50W,
- Reverse wireless charging untuk mengisi perangkat lain.
Dengan kombinasi ini, pengguna tidak hanya mendapatkan daya tahan tinggi, tetapi juga kecepatan pengisian yang bisa diandalkan di berbagai kondisi.
Sertifikasi & Keamanan: Tembus Global?
Huawei sudah mengantongi beberapa sertifikasi lokal dan internasional untuk Mate XT 2, termasuk dari lembaga di Tiongkok, Eropa, dan Asia Tenggara. Kehadiran fitur komunikasi satelit dan jaringan 5G global membuka peluang bahwa Huawei Mate XT 2 akan dirilis secara global, tidak hanya terbatas di China seperti generasi sebelumnya.
Namun demikian, kendala lisensi Google Services masih menjadi tantangan bagi Huawei dalam menembus pasar global, khususnya di wilayah Amerika dan Eropa. Untuk itu, Huawei gencar mendorong pengembangan Huawei Mobile Services (HMS) dan AppGallery sebagai alternatif Play Store.
Kapan Huawei Mate XT 2 Akan Dirilis?
Hingga saat ini, Huawei belum merilis tanggal resmi peluncuran Huawei Mate XT 2. Namun, jika mengacu pada pola perilisan produk sebelumnya dan telah munculnya sertifikasi, peluncuran kemungkinan besar akan dilakukan dalam 3 bulan ke depan, yakni antara Agustus hingga Oktober 2025.
Peluncuran bisa saja bertepatan dengan event tahunan Huawei Autumn Launch Event atau bahkan dihelat dalam acara khusus yang menyoroti inovasi di sektor perangkat lipat.
Respon Pasar & Prediksi Harga Huawei Mate XT 2
Melihat popularitas Huawei Mate XT generasi pertama, yang berhasil menarik perhatian pasar premium meski dibanderol mahal, banyak pengamat memperkirakan bahwa Huawei Mate XT 2 juga akan dibanderol dengan harga tinggi.
Diprediksi, harga peluncuran di pasar Tiongkok akan dimulai dari:
- ¥17.999 atau setara Rp39 juta (versi dasar)
- Versi tertinggi (RAM/ROM besar) bisa mencapai ¥21.999 atau setara Rp48 juta
Meski mahal, Huawei kemungkinan akan menyiapkan program trade-in dan bundling dengan ekosistem lainnya seperti Freebuds, Watch GT, atau tablet MatePad.
Posisi Huawei di Pasar Ponsel Lipat Global
Dengan kehadiran Huawei Mate XT 2, Huawei menegaskan komitmennya untuk tetap berada di barisan depan inovasi, meski menghadapi tekanan geopolitik dan pembatasan ekspor teknologi dari Amerika Serikat. Huawei kini menjadi salah satu dari sedikit brand yang memiliki kemampuan penuh dalam:
- Riset dan pengembangan (R&D) chipset,
- Desain sistem operasi sendiri,
- Teknologi layar dan komunikasi satelit mandiri.
Menurut laporan Canalys dan IDC terbaru, Huawei berhasil mempertahankan posisi top 3 brand ponsel lipat di China, dan mulai merambah pasar Asia Tenggara secara agresif.
Kesimpulan: Huawei Mate XT 2, Terobosan atau Sekadar Pembaruan?
Kehadiran Huawei Mate XT 2 menunjukkan bahwa Huawei belum kehilangan daya saingnya di sektor high-end, terutama di kategori ponsel lipat yang kini menjadi tren masa depan. Dengan layar besar, chipset Kirin terbaru, konektivitas satelit, dan desain premium dalam empat warna menarik, Mate XT 2 siap menjadi penantang serius Galaxy Z Fold6 dan Honor Magic V3.
Namun, apakah Huawei berhasil menembus pasar global dan membuktikan keunggulannya di luar pasar domestik? Jawabannya masih menunggu hingga Huawei Mate XT 2 resmi diumumkan.



