Desain iPhone, Harga Android! ZTE Blade V80 Vita Bocor, Ponsel Murah Rasa Flagship

Dexop.com – ZTE Blade V80 Vita tengah menjadi pusat perhatian dunia gadget setelah bocoran desainnya menghebohkan media sosial.
Bukan tanpa alasan — smartphone kelas anggaran ini disebut membawa desain yang sangat mirip iPhone 17 Pro, namun dengan harga yang jauh lebih terjangkau.
Render terbaru dari tipster ternama Evan Blass (@evleaks) menampilkan tampilan elegan dan modul kamera belakang khas flagship Apple, membuat banyak penggemar teknologi menyebut ZTE Blade V80 Vita sebagai “iPhone versi hemat.”
iPhone Look di Harga 2 Jutaan: Strategi Cerdas ZTE
ZTE tampaknya benar-benar paham tren pasar 2025.
Konsumen kini tidak hanya mencari spesifikasi, tetapi juga penampilan dan gaya premium.
Dengan ZTE Blade V80 Vita, perusahaan Tiongkok itu mencoba memadukan keduanya — menghadirkan tampilan mewah tanpa mengorbankan keterjangkauan.
Render bocoran memperlihatkan ponsel dengan pulau kamera besar berisi tiga lensa, lengkap dengan LED flash di sisi kanan.
Konfigurasi ini mirip dengan layout kamera iPhone 17 Pro Max, bahkan dari posisi sensor hingga bentuk housing-nya.
Yang membedakan adalah adanya logo bulat bertuliskan Neo di tengah modul kamera.
Bagian ini menggantikan posisi sensor LiDAR milik Apple dan menjadi elemen khas ZTE di lini Blade.
Flat Frame ala iPhone 17 Pro
Desain flat-edge menjadi tren utama dunia smartphone tahun 2025, dan ZTE tak mau ketinggalan.
ZTE Blade V80 Vita tampil dengan tepi datar sempurna dan rangka bergaya industrial, menyerupai iPhone terbaru namun dengan sedikit perbedaan di material.
Apple menggunakan aluminium unibody, sedangkan ZTE kemungkinan besar memakai polikarbonat metalik yang ringan namun tetap kokoh.
Hasilnya, ponsel ini terasa solid di tangan, tetapi tidak membuat harga melonjak drastis.
Sisi kanan menampung tombol power berwarna merah, memberikan aksen sporty, sementara sisi kiri terdapat tombol kustom multifungsi — fitur yang jarang ditemukan di ponsel budget.
Port Audio 3.5mm Masih Ada!
Salah satu kejutan terbesar di ZTE Blade V80 Vita adalah kembalinya jack audio 3.5 mm.
Ketika hampir semua brand besar seperti Samsung dan Apple telah menghapusnya, ZTE justru memanfaatkan nostalgia ini untuk menarik pengguna lama.
Dengan adanya port ini, pengguna bisa tetap memakai earphone kabel tanpa perlu dongle tambahan — fitur kecil tapi sangat diapresiasi oleh pengguna setia Android.
Layar dan Kamera: Premium Look, Budget Hardware
Walau tampil seperti flagship, ZTE Blade V80 Vita tetap mempertahankan spesifikasi khas kelas menengah bawah.
Beberapa bocoran internal menyebut ponsel ini akan membawa:
-
Layar: IPS LCD 6,7 inci, resolusi Full HD+, refresh rate 90Hz
-
Chipset: MediaTek Helio G99 atau Unisoc T820
-
RAM: 6GB atau 8GB
-
Penyimpanan: 128GB hingga 256GB, dengan slot microSD
-
Kamera belakang: 50MP utama + 2MP macro + 2MP depth
-
Kamera depan: 16MP punch-hole
-
Baterai: 5.000 mAh dengan fast charging 33W
-
Sistem: Android 15 berbasis MyOS 15
Dengan kombinasi ini, ZTE Blade V80 Vita mungkin tidak ditujukan untuk gaming berat, namun sangat cukup untuk kebutuhan harian, multitasking, dan konten media sosial.
Fokus pada Estetika, Bukan Benchmark
Strategi ZTE di seri Blade V80 Vita bukan untuk menantang flagship, tapi untuk membawa gaya flagship ke segmen low-budget.
Perusahaan memosisikan ponsel ini sebagai perangkat yang stylish, simple, dan fungsional, mirip filosofi desain Apple — tapi dengan harga sepertiganya.
Dengan harga yang diprediksi di kisaran Rp2–3 jutaan, ZTE Blade V80 Vita menargetkan pengguna muda, pelajar, hingga content creator pemula yang ingin tampil gaya tanpa harus membeli iPhone.
Tren “Budget Flagship Look” di 2025
Fenomena flagship design turun kasta kini menjadi arus utama.
Vendor seperti ZTE, Infinix, dan Tecno mulai menyadari bahwa pengguna entry-level ingin perangkat yang terlihat mewah, bukan hanya sekadar berfungsi.
Apple, lewat iPhone 17 Pro, kembali mempopulerkan desain kamera bar horizontal dan flat frame, yang kini diadaptasi banyak brand Android.
ZTE mengambil langkah paling berani dengan ZTE Blade V80 Vita, karena meniru bukan sekadar siluet, tapi juga struktur tata letak kamera dan dimensi modul.
Hasilnya: sebuah ponsel murah yang terlihat seperti iPhone dari jarak jauh.
Tombol Kustom: Fitur Kecil, Nilai Besar
Selain tampilan, ZTE Blade V80 Vita membawa tombol kustom di sisi kiri.
Fitur ini biasanya ditemukan di ponsel flagship atau gaming seperti ASUS ROG dan Nothing Phone.
Pengguna bisa memprogram tombol ini untuk:
-
Membuka kamera
-
Menyalakan senter
-
Mengaktifkan mode senyap
-
Menjalankan aplikasi tertentu
Ini contoh bagaimana ZTE berusaha menghadirkan elemen premium di ponsel terjangkau, memperkuat slogan tidak resminya: “Affordable innovation for everyone.”
Perbandingan dengan ZTE Blade V70 Design
Sebagai penerus langsung Blade V70 Design, versi V80 Vita membawa peningkatan besar pada sisi visual dan fitur.
Jika V70 hanya mengandalkan satu kamera besar dengan dua sensor kecil, V80 Vita tampil dengan modul tiga kamera simetris dan logo Neo.
Selain itu, frame baru dengan sudut tajam dan warna metalik membuatnya jauh lebih modern.
ZTE juga diyakini memperbaiki tampilan antarmuka MyOS dengan animasi yang lebih halus dan integrasi AI dasar untuk pengaturan kamera otomatis.
Warna dan Varian
ZTE dikenal suka bermain di sisi warna, dan bocoran menunjukkan empat pilihan menarik untuk ZTE Blade V80 Vita:
-
Pearl White (mirip iPhone 17 Pro White Titanium)
-
Coral Red (warna khas ZTE tahun ini)
-
Graphite Black (elegan klasik)
-
Sky Blue (versi edisi muda)
Setiap warna akan dilengkapi dengan aksen tombol power merah dan modul kamera hitam mengilap, memperkuat kesan mewah di ponsel harga entry-level.
Target Pasar dan Distribusi
ZTE Blade V80 Vita diperkirakan akan menyasar pasar Asia Tenggara, India, dan Timur Tengah — wilayah di mana ponsel bergaya iPhone selalu laris.
Distribusi di Indonesia kemungkinan akan dilakukan melalui Erajaya Digital atau Lazada Official Store ZTE.
Jika harga jualnya tetap di bawah Rp3 juta, ponsel ini bisa jadi salah satu “best-value smartphone 2026”, terutama bagi pengguna yang mengutamakan desain dan daya tahan baterai.
Tren Baru: “Flagship Feel” untuk Semua
Kehadiran ZTE Blade V80 Vita mempertegas tren bahwa estetika flagship kini bukan hak eksklusif ponsel mahal.
Konsumen ingin tampil mahal, tanpa harus bayar mahal.
Bisa dikatakan, V80 Vita adalah representasi sempurna dari filosofi “flagship look for everyone”.
ZTE tak mencoba menyaingi performa iPhone, melainkan menghadirkan sensasi dan citra premium di genggaman pengguna Android kelas bawah.
Perkiraan Harga dan Tanggal Rilis
Belum ada pengumuman resmi dari ZTE, namun beberapa laporan menyebutkan ZTE Blade V80 Vita akan meluncur pada kuartal pertama 2026.
Perkiraan harga:
-
Varian 6/128GB: Rp2.199.000
-
Varian 8/256GB: Rp2.799.000
Harga ini akan membuat ZTE Blade V80 Vita bersaing langsung dengan Infinix Zero 40, Redmi 14C, dan realme C75.
Kesimpulan: ZTE Blade V80 Vita, Ponsel Murah yang Tampil Mewah
Dengan desain yang nyaris identik dengan iPhone 17 Pro, tombol merah ikonik, dan port audio 3.5mm, ZTE Blade V80 Vita menjadi salah satu perangkat paling menarik di segmen low-end 2026.
Ia bukan hanya soal spesifikasi, tapi soal statement: bahwa ponsel murah juga bisa terlihat seperti flagship.
Jika ZTE berhasil menjaga kualitas material dan stabilitas software, ZTE Blade V80 Vita berpotensi menjadi “game changer” di kelasnya — ponsel yang menghadirkan desain premium untuk semua orang.




