Apple Siapkan Siri Generasi Baru: Kontrol Aplikasi Pihak Ketiga Hanya dengan Suara, Tantang Google Gemini di Perang Asisten Virtual

Dexop.com – Apple tengah menyiapkan langkah besar yang bisa mengubah cara miliaran pengguna iPhone, iPad, dan perangkat Apple lainnya berinteraksi dengan teknologi. Rencana tersebut adalah menghadirkan Siri generasi baru yang mampu mengendalikan aplikasi pihak ketiga secara penuh hanya dengan perintah suara—mulai dari mengedit foto, memesan makanan, hingga melakukan transaksi keuangan, tanpa sentuhan sama sekali.
Pembaruan besar ini dijadwalkan hadir pada musim semi 2026 bersamaan dengan peluncuran iOS 26.4. Menurut bocoran yang dilaporkan Bloomberg, teknologi ini akan memanfaatkan kerangka kerja App Intents, yang memungkinkan Siri menjalankan aksi langsung di aplikasi non-Apple. Konsepnya mirip dengan App Actions di Android, tetapi Apple berambisi membawanya ke level yang benar-benar menggantikan interaksi sentuh.
Dengan kemampuan baru ini, Apple ingin mengubah Siri dari sekadar asisten virtual yang menjawab pertanyaan menjadi pusat kendali ekosistem Apple. Langkah ini sekaligus menjadi senjata Apple untuk bersaing dengan Google Gemini, Amazon Alexa, dan Samsung Bixby di pasar asisten AI global.
Siri yang Lama Tertinggal
Sejak debutnya di iPhone 4S pada 2011, Siri memang mempopulerkan konsep asisten virtual berbasis suara. Namun, seiring waktu, inovasi Siri mulai tertinggal dibandingkan pesaingnya. Google Assistant unggul dalam pemahaman konteks, Alexa lebih fleksibel dalam integrasi perangkat pintar, sementara Bixby menawarkan kontrol mendalam pada smartphone Samsung.
Pada 2024, Apple bahkan menerima kritik tajam karena Siri dianggap ketinggalan zaman. Banyak pengguna mengeluhkan Siri yang kaku, sering salah paham terhadap perintah, dan minim integrasi dengan aplikasi pihak ketiga. Apple sempat menjanjikan pembaruan besar yang akan membuat Siri lebih pintar, tetapi proyek tersebut tertunda karena masalah performa.
Akhirnya, Apple mengambil jalan pintas dengan mengintegrasikan ChatGPT ke dalam Siri pada pertengahan 2024. Langkah ini memang meningkatkan kemampuan percakapan Siri, tetapi tidak mengubah keterbatasan fungsionalnya secara signifikan. Pengguna tetap tidak bisa melakukan aksi kompleks di aplikasi non-Apple hanya dengan suara.
Detail Fitur Siri Generasi Baru
Dalam pengujian internal, Siri generasi baru mampu melakukan aksi yang sebelumnya dianggap mustahil tanpa menyentuh layar. Apple menguji fitur ini pada sejumlah aplikasi populer seperti:
- AllTrails – Memulai navigasi rute hiking tertentu.
- Amazon – Menambahkan barang ke keranjang dan langsung membayar.
- Facebook – Mengunggah status atau komentar pada postingan tertentu.
- Temu – Melakukan pencarian produk dan checkout.
- Threads – Mengirimkan postingan dengan teks dan gambar.
- Uber – Memesan perjalanan dengan jenis kendaraan spesifik.
- WhatsApp – Mengirimkan pesan atau voice note ke kontak tertentu.
- YouTube – Memutar video, mengatur playlist, hingga memberi like.
Contoh perintah suara:
“Siri, pesankan Uber ke Bandara Soekarno-Hatta, pilih XL Black, dan bayar dengan Apple Pay.”
Siri akan mengeksekusi seluruh langkah tersebut, mulai dari membuka aplikasi Uber, memilih layanan XL Black, memasukkan tujuan, hingga memproses pembayaran.
Otomasi Lintas Aplikasi
App Intents memungkinkan Siri menghubungkan aksi di satu aplikasi dengan aplikasi lainnya. Misalnya, setelah memesan makanan di GrabFood, Siri bisa langsung mengatur pengingat di Calendar saat pesanan diperkirakan tiba, atau mengirim pesan otomatis ke grup WhatsApp bahwa makan siang sedang dalam perjalanan.
Fitur Keamanan dan Privasi
Apple menegaskan bahwa seluruh proses komando Siri akan melalui on-device processing untuk mencegah kebocoran data. Untuk aksi yang melibatkan transaksi keuangan, Siri akan meminta autentikasi Face ID atau Touch ID, mirip seperti Apple Pay.
Teknologi di Balik Siri Generasi Baru
Pembaruan ini ditenagai oleh tiga komponen utama:
- App Intents Framework
– Memungkinkan developer mendaftarkan aksi spesifik yang bisa dijalankan Siri tanpa membuka antarmuka aplikasi. - Integrasi ChatGPT dan Model LLM Apple
– Memberikan kemampuan pemahaman konteks percakapan yang lebih alami. - On-Device Machine Learning
– Memproses perintah secara lokal untuk menjaga kecepatan dan privasi.
Dampak pada Ekosistem Apple
Pembaruan Siri ini tidak hanya menguntungkan pengguna iPhone dan iPad, tetapi juga akan berdampak pada:
- Mac – Siri bisa mengontrol aplikasi produktivitas seperti Pages, Keynote, atau Microsoft Office.
- Apple Watch – Menjalankan aksi cepat seperti memesan kopi atau mengatur rute jogging.
- HomePod dan Smart Display – Menjadi pusat kendali rumah pintar dengan perintah multi-langkah.
- Produk Masa Depan – Termasuk robot meja pintar yang sedang dikembangkan Apple.
Perbandingan Siri vs Google Gemini dan Pesaing
| Fitur | Siri Generasi Baru | Google Gemini | Alexa | Bixby |
|---|---|---|---|---|
| Kontrol aplikasi pihak ketiga | Ya (luas) | Terbatas pada produk Google | Ya (melalui skill) | Ya (terutama Samsung) |
| Integrasi OS | Penuh | Penuh di Pixel | Terbatas | Penuh di Samsung |
| Privasi data | On-device processing | Cloud-based | Cloud-based | Cloud-based |
| Ketersediaan perangkat | iPhone, iPad, Mac, dll | Kemungkinan Pixel 10 awalnya | Semua perangkat Echo | Samsung Galaxy |
Tantangan dan Kendala
- Kompatibilitas Perangkat Lama – Ada kemungkinan Siri generasi baru hanya berjalan optimal di iPhone dengan chip A19 atau lebih baru.
- Dukungan Developer – App Intents hanya efektif jika developer mau mengimplementasikannya.
- Keamanan – Perintah kompleks seperti transaksi keuangan harus dilindungi dari penyalahgunaan.
- Kebiasaan Pengguna – Tidak semua pengguna nyaman mengoperasikan ponsel tanpa sentuhan.
Analisis Pasar: Posisi Siri di Industri Asisten Virtual
Pasar asisten virtual berbasis AI sedang memasuki fase kompetisi paling sengit dalam satu dekade terakhir. Laporan dari Grand View Research memperkirakan nilai pasar asisten virtual global akan mencapai lebih dari US$45 miliar pada 2028, dengan tingkat pertumbuhan tahunan rata-rata (CAGR) di atas 24{434ad42460b8894b85ebc3d80267f59d627a35386349d397b0df6ee312634ded}. Dalam ekosistem ini, Siri selama bertahun-tahun berada di posisi tiga besar bersama Google Assistant dan Amazon Alexa. Namun, dominasi tersebut mulai tergerus sejak 2020-an, ketika inovasi AI generatif mulai mengubah ekspektasi pengguna.
Saat ini, kompetisi tidak lagi sekadar siapa yang bisa menjawab pertanyaan dengan cepat. Pengguna menuntut asisten yang proaktif, kontekstual, dan mampu mengeksekusi aksi nyata di aplikasi tanpa perlu interaksi manual. Di sinilah Siri generasi baru memiliki peluang untuk merebut kembali pangsa pasar yang sempat hilang.
Berdasarkan data internal Apple yang bocor ke media, penggunaan Siri mengalami penurunan sekitar 18{434ad42460b8894b85ebc3d80267f59d627a35386349d397b0df6ee312634ded} pada 2023 dibanding tahun sebelumnya, sebagian karena pengguna beralih ke Google Assistant di perangkat non-Apple. Namun, Apple masih memiliki kekuatan utama: ekosistem yang terkunci rapat (walled garden) di mana setiap perangkat dan layanan saling terintegrasi. Jika Siri generasi baru benar-benar bisa mengoperasikan ribuan aplikasi pihak ketiga dengan mulus, ini akan menciptakan efek lock-in yang lebih kuat bagi pengguna iPhone, iPad, dan Mac.
Peluang Bisnis untuk Apple
Integrasi Siri dengan aplikasi pihak ketiga tidak hanya soal kenyamanan pengguna, tetapi juga membuka jalur pendapatan baru bagi Apple.
- App Intents Marketplace
Apple bisa menciptakan “pasar” khusus di mana developer mengiklankan kemampuan aplikasinya yang bisa diakses melalui Siri. Hal ini mirip seperti App Store, tetapi khusus untuk komando suara. - Integrasi Layanan Premium
Misalnya, Spotify bisa membayar Apple untuk menjadikan Siri lebih cerdas dalam mengelola playlist premium, atau Uber memberi fitur pemesanan prioritas lewat Siri. - Smart Home dan Perangkat IoT
Dengan Siri yang lebih pintar, Apple dapat meningkatkan penjualan HomePod, smart display, dan perangkat IoT lain yang bergantung pada kontrol suara. - Ekspansi ke Sektor Perusahaan (B2B)
Siri bisa menjadi asisten kantor virtual yang membantu mengatur rapat, mencatat notulen, dan mengeksekusi tugas administrasi lintas aplikasi perusahaan.
Pesaing dan Strategi Kompetitif Siri
Google Gemini
Kekuatan utama Google ada pada integrasi pencarian dan data cloud mereka. Namun, Gemini saat ini hanya memiliki kontrol aplikasi penuh di ekosistem Google sendiri. Kelemahannya: potensi fragmentasi di Android membuat pengalaman pengguna tidak konsisten.
Amazon Alexa
Alexa memimpin di smart home, tetapi lemah di smartphone. Keterbatasan akses ke iOS dan Android membuat Alexa sulit bersaing di segmen mobile.
Samsung Bixby
Bixby unggul dalam kontrol perangkat keras Samsung, tetapi tidak punya ekosistem seluas Apple. Siri punya keuntungan karena perangkat Apple dipakai di segmen premium, dengan daya beli tinggi.
Tantangan Implementasi Siri Generasi Baru
- Dukungan Developer – Jika developer enggan mengintegrasikan App Intents, ekosistem Siri tidak akan berkembang maksimal.
- Bahasa dan Lokalitas – Siri harus mendukung puluhan bahasa dan logat, termasuk bahasa campuran (code-switching) yang populer di Asia Tenggara.
- Keamanan Data – Kontrol penuh ke aplikasi pihak ketiga berarti risiko keamanan meningkat, terutama untuk perintah yang sensitif.
- Perubahan Kebiasaan – Butuh waktu untuk membiasakan pengguna mengandalkan suara ketimbang sentuhan.
Prediksi Masa Depan Siri
Jika Apple berhasil menjalankan rencana ini, ada tiga skenario masa depan Siri:
- Skenario Optimis: Siri menjadi standar emas asisten virtual, diadopsi secara luas di iPhone, Mac, smart home, bahkan mobil listrik Apple Car.
- Skenario Moderat: Siri sukses di ekosistem Apple, tetapi gagal menembus pasar non-Apple, membuat dominasi terbatas.
- Skenario Pesimis: Implementasi teknis gagal atau minim dukungan developer, membuat Siri kalah dari Gemini dan Alexa.
Kesimpulan
Dengan pembaruan besar pada 2026, Siri berpotensi menjadi salah satu inovasi paling signifikan dalam sejarah Apple. Kontrol aplikasi pihak ketiga yang luas, integrasi mendalam, dan fokus pada privasi memberi peluang bagi Siri untuk merebut pangsa pasar yang hilang. Namun, keberhasilan ini bergantung pada dukungan developer, kesiapan perangkat lama, dan penerimaan pengguna.
Jika berhasil, Siri tidak lagi sekadar “asisten suara,” tetapi akan menjadi otak utama ekosistem Apple—memimpin perang asisten virtual global, menantang Google Gemini, dan memperluas dominasi Apple di dunia teknologi berbasis AI.




