Dexop.com – Setelah puluhan tahun hanya menjadi impian di kalangan gamer, Film Live-Action Legend of Zelda akhirnya memamerkan penampakan resmi pertamanya. Nintendo, yang dikenal super-perfeksionis dan sangat protektif terhadap franchise legendarisnya, akhirnya membuka sedikit tabir misteri lewat tiga foto perdana yang langsung membuat seluruh komunitas gaming global heboh dalam hitungan menit.
Dengan proses syuting yang berlangsung di New Zealand sejak beberapa bulan lalu, rumor dan bocoran video dari lokasi syuting mulai bermunculan. Namun kini, lewat kanal resmi Nintendo Today, perusahaan akhirnya merilis foto yang memberikan gambaran jelas seperti apa arah visual dari Film Live-Action Legend of Zelda. Hasilnya? Terlihat menjanjikan—bahkan lebih baik dari ekspektasi sebagian besar fans.
Nintendo Rilis Tiga Foto Perdana Film Zelda Live-Action
Nintendo merilis tiga gambar resmi yang masing-masing memperlihatkan:
1. Bo Bragason sebagai Princess Zelda
Penampilan Bo Bragason sebagai Zelda langsung menarik perhatian. Ia mengenakan tunic biru khas seri Breath of the Wild, lengkap dengan gaya rambut dan karakteristik visual yang sangat mirip adaptasi modern Zelda. Pemilihan warna biru ini memicu banyak spekulasi soal timeline yang akan diadaptasi—apakah film ini mengambil latar dari era BOTW atau terinspirasi bebas dari beberapa seri sekaligus.
2. Benjamin Evan Ainsworth sebagai Link
Sementara itu, Link tampil mengenakan pakaian hijau ikonik yang lebih mencitrakan seri klasik seperti Ocarina of Time atau Twilight Princess. Ini memunculkan teori bahwa Film Live-Action Legend of Zelda mungkin akan menggabungkan elemen modern dan klasik untuk memberikan pengalaman baru sekaligus tetap setia pada akar franchise.
3. Zelda dan Link di hamparan padang rumput luas
Foto ketiga memperlihatkan kedua karakter utama berjalan di padang rumput yang luas. Dengan latar New Zealand yang megah, foto ini mengingatkan banyak orang pada tone petualangan epik ala Breath of the Wild. Kombinasi lanskap nyata dan estetika fantasi membuat visual film ini terlihat sangat sinematik.
Bahkan tanpa trailer, hanya tiga foto ini sudah cukup membuat fans mulai “membaca visual” dan memprediksi arah ceritanya.
Dichen Lachman Diduga Perankan Impa — Tapi Belum Diperlihatkan
Menariknya, Nintendo belum menampilkan karakter yang diperankan oleh Dichen Lachman. Fans menduga ia akan memerankan Impa setelah video rekaman syuting bocor menunjukkan karakter berambut putih dengan pakaian bertema Sjeikah.
Namun Nintendo tampaknya sengaja menyimpannya untuk momen pengungkapan berikutnya, kemungkinan lewat teaser perdana. Jika benar, ini akan menjadi adaptasi live-action pertama Impa dalam franchise Zelda.
Spekulasi Fans Meledak: Timeline Mana yang Diadaptasi?
Setelah perilisan foto perdana Film Live-Action Legend of Zelda, komunitas gamer langsung memulai “ritual” favorit mereka: berspekulasi.
Ada beberapa teori utama yang kini ramai dibahas di komunitas Zelda:
1. Kostum Zelda ala Breath of the Wild
Tunic biru membuat banyak orang yakin film ini terinspirasi dari BOTW atau Tears of the Kingdom.
2. Kostum Link ala seri klasik
Link yang mengenakan tunic hijau klasik memicu dugaan bahwa film ini tidak murni BOTW.
3. Lokasi syuting di New Zealand
Lanskap yang mirip open-world BOTW membuat fans yakin film ini akan menampilkan petualangan dengan skala besar.
4. Kombinasi timeline?
Banyak fans menduga film ini akan menjadi “interpretasi baru” yang mengambil berbagai elemen dari seri Zelda tanpa berpegang ketat pada satu timeline tertentu.
Ini strategi aman—karena timeline Zelda terkenal rumit dan penuh percabangan.
Apakah Link Akan Bersuara? Nintendo Masih Bungkam
Salah satu pertanyaan paling besar untuk Film Live-Action Legend of Zelda adalah:
“Apakah Link akan berbicara?”
Selama lebih dari tiga dekade, Link dikenal sebagai protagonis yang minim dialog—bahkan bisa dibilang hampir tidak pernah berbicara. Ini menjadi ciri khas mendalam dari franchise Zelda.
Namun, dalam format film, keputusan ini bisa menjadi pedang bermata dua:
Jika Link tetap bisu:
-
atmosfer klasik terjaga
-
tetapi bisa terasa kaku untuk alur film panjang
Jika Link berbicara:
-
lebih natural untuk narasi sinematik
-
risiko mengecewakan fans purist
Nintendo tampaknya sengaja merahasiakan hal ini untuk mempertahankan rasa penasaran.
Syuting di New Zealand: Suasana Hyrule Hidup Secara Otentik
Pemilihan New Zealand sebagai lokasi utama sangat tepat. Negara ini dikenal sebagai “rumah” film fantasi epik seperti The Lord of the Rings dan The Hobbit.
New Zealand punya:
-
padang rumput luas
-
pegunungan dramatis
-
hutan kuno
-
lembah yang memukau
Semua elemen ini cocok menggambarkan dunia Hyrule dalam versi live-action. Visual yang ditampilkan di foto pertama pun membuktikan bahwa Nintendo tak main-main dalam pemilihan lokasi.
Tim Produksi yang Kuat: Miyamoto Turun Tangan
Yang membuat fans semakin percaya diri adalah susunan tim produksinya. Film Live-Action Legend of Zelda diproduksi oleh:
-
Produser: Shigeru Miyamoto (pencipta Zelda & Mario)
-
Sutradara: Wes Ball (Maze Runner, Kingdom of the Planet of the Apes)
-
Penulis: Derek Connolly (Jurassic World)
-
Studio: Nintendo Studios × Sony Pictures
Dengan Miyamoto terlibat langsung, publik yakin kualitas film ini tidak akan seperti adaptasi Mario tahun 1993 yang legendaris… dalam cara yang salah.
Mengapa Adaptasi Ini Bisa Jadi Film Fantasi Terbesar 2027?
Ada beberapa alasan mengapa Film Live-Action Legend of Zelda berpotensi menjadi fenomena global:
1. Zelda adalah salah satu franchise game terbesar sepanjang masa
Penggemar dari generasi NES hingga Switch siap mendukung film ini.
2. Kesuksesan besar BOTW & TOTK
Dua game fenomenal ini membawa Zelda ke audiens baru yang sangat luas.
3. Dunia Zelda sangat cocok untuk film
Elemen fantasi, petualangan epik, makhluk unik, dan desain dunia yang kaya—semuanya cocok untuk live-action.
4. Pasar film fantasi sedang “haus konten”
Ketika Marvel sedang menurun dan DC belum stabil, film fantasi fresh punya peluang besar untuk viral.
Tantangan Besar di Balik Produksi Film Zelda
Meski potensinya besar, Film Live-Action Legend of Zelda tetap menghadapi tantangan berat:
-
ekspektasi fans yang luar biasa tinggi
-
timeline Zelda yang kompleks hingga membingungkan
-
risiko live-action terlihat “murahan”
-
adaptasi karakter ikonik yang harus sempurna
-
tekanan besar agar tidak “gagal” seperti film adaptasi game lainnya
Namun foto perdana menunjukkan bahwa sejauh ini arah visual filmnya berada di jalur yang tepat.
Kapan Tayang? Ini Jadwal Resminya
Nintendo mengonfirmasi bahwa Film Live-Action Legend of Zelda akan tayang pada:
📅 7 Mei 2027
Dengan timeline ini, teaser kemungkinan rilis pada akhir 2026. Sementara trailer penuh bisa muncul awal 2027—tepat menjelang penayangan.
Zelda Live-Action Mulai Menunjukkan Taringnya
Tiga foto resmi pertama Film Live-Action Legend of Zelda berhasil membuat dunia gaming bergemuruh. Link dan Zelda tampil meyakinkan, pemilihan lokasi epik, dan nuansa visual yang kuat membuat banyak orang optimistis terhadap arah adaptasi ini.
Masih banyak misteri yang belum terjawab, termasuk timeline, gaya cerita, hingga keputusan penting soal suara Link. Namun satu hal jelas:
Nintendo terlihat sangat serius. Dan film ini punya semua elemen untuk menjadi salah satu film fantasi terbesar dekade ini.












