Dexop.com – Jika selama ini kamu merasa batas pin chat di Google Messages terlalu kecil, Google akhirnya mendengar keluhan itu. Aplikasi pesan bawaan Android tersebut kini resmi meningkatkan batas penyematan percakapan menjadi 20 chat sekaligus, melonjak dua kali lipat dari limit sebelumnya yang hanya 10.
Perubahan ini mungkin terlihat sepele, tetapi bagi pengguna yang setiap harinya juggling antara obrolan kerja, grup organisasi, diskusi keluarga, hingga reminder pribadi yang dikirim ke diri sendiri (iya, kamu tidak sendirian), ini adalah upgrade yang sangat terasa dampaknya.
Dan menariknya, peningkatan ini bukan perubahan mendadak—melainkan bagian dari evolusi panjang fitur pin chat di Google Messages, yang perlahan bertransformasi dari aplikasi SMS sederhana menjadi platform komunikasi super lengkap dengan fitur modern setara WhatsApp, Telegram, hingga iMessage.
Artikel ini membahas secara komprehensif perkembangan fitur, alasan di balik perubahan, dampaknya ke pengguna, dan bagaimana langkah ini berhubungan dengan transformasi besar Google Messages menuju aplikasi komunikasi masa depan berbasis AI.
Kenapa Batas Pin Chat Google Messages Ditambah Menjadi 20?
Google tidak memberikan penjelasan panjang, tetapi pola pembaruan sebelumnya menunjukkan satu hal:
kebutuhan pengguna semakin kompleks.
Ketika fitur pin chat pertama kali hadir, limitnya hanya 3 chat. Pada masa itu, Google Messages masih diperlakukan sebagai aplikasi SMS/RCS minimalis—cukup bersih, tanpa banyak fitur tambahan.
Namun, seiring Google memperluas fungsi Google Messages untuk mendekati layanan pesan instan populer lainnya, karakter penggunanya pun berubah. Dalam beberapa tahun terakhir:
✅ Banyak orang menggabungkan chat pribadi + pekerjaan dalam satu aplikasi.
✅ Banyak pengguna Android mulai mengandalkan RCS untuk komunikasi sehari-hari.
✅ Jumlah chat penting meningkat seiring makin banyaknya kanal komunikasi digital.
✅ Integrasi AI & fitur baru membuat Messages semakin sering digunakan.
Peningkatan limit menjadi 20 chat terasa seperti respons terhadap pola perilaku pengguna modern yang ingin semua percakapan prioritas tetap terlihat di posisi atas—bahkan saat banjir notifikasi datang dari grup tak penting.
Selain itu, dengan makin kuatnya dorongan Google terhadap RCS (yang kini sudah cross-platform, bahkan merangkul Apple), Google Messages secara perlahan bergerak dari “SMS app sederhana” menjadi “pusat komunikasi Android”.
Dengan kata lain, aplikasi komunikasi sekaya ini memang pantas punya batas pin yang lebih besar.
Cara Menggunakan Fitur Pin Chat Google Messages
Masih sama seperti sebelumnya—simpel dan efisien.
- Buka Google Messages.
- Tekan dan tahan percakapan yang ingin disematkan.
- Pilih opsi Pin (ikon paku).
- Chat otomatis naik ke bagian paling atas.
Untuk melepas pin:
Tahan chat → pilih Unpin.
Meskipun Google meningkatkan batasnya menjadi 20 chat, Google tetap mempertahankan tampilan list sederhana agar pengguna tidak kebingungan. Hanya saja, perlu dicatat, bila kamu menyematkan 20 chat, daftar bagian atas akan jadi panjang—mirip folder pesan prioritas di email.
Evolusi Panjang Fitur Pin Chat di Google Messages
1. Tahap awal: hanya 3 chat
Ketika pin chat pertama kali hadir, Google tampaknya ingin menjaga desain UI tetap minimalis. Tiga obrolan dianggap cukup untuk menandai percakapan prioritas utama.
2. Meningkat menjadi 5
Respons pengguna menunjukkan bahwa 3 terlalu sedikit. Google pun membuka sedikit longgar.
3. Lompatan ke 10 chat
Ini mulai terasa seperti aplikasi pesan modern. Limit 10 biasanya cukup bagi kebanyakan pengguna yang punya kebutuhan komunikasi lebih serius.
4. Revisi besar: limit 20 percakapan
Di sinilah transformasi besar terjadi—Google tampak siap menjadikan Google Messages sebagai pusat komunikasi universal, bukan hanya pengganti SMS.
Dan ini baru awal. Dengan banyak pembaruan lain yang sedang berjalan, Google Messages mulai terasa seperti aplikasi pesan masa depan.
Integrasi dengan Fitur-Fitur Baru Google Messages
Penting untuk dipahami bahwa peningkatan pin chat bukan upgrade tunggal—sebenarnya ini hanya bagian kecil dari “gerakan besar” Google memperluas kemampuan Google Messages.
Berikut beberapa fitur baru yang sudah atau akan hadir dalam waktu dekat:
1. Profil Pengguna di Google Messages
Kini pengguna bisa membuat profil layaknya aplikasi chat modern:
✅ foto profil
✅ nama tampilan
✅ pengaturan privasi
✅ identitas lintas percakapan
Ini membuat Google Messages terasa lebih personal, bukan hanya deretan nomor telepon dan bubble chat.
2. Efek Layar (Screen Effects)
Mirip iMessage, Google Messages menyiapkan efek animasi layar penuh ketika pengguna mengirim pesan tertentu—misalnya balon, confetti, atau efek ledakan warna.
Tren visual ini membuat aplikasi terasa lebih hidup, cocok untuk generasi pengguna yang menggemari ekspresi digital.
3. Custom Bubbles dan Emoji Reaction Baru
Pengguna dapat:
✅ memilih gaya bubble
✅ memilih warna chat
✅ menggunakan efek reaksi yang lebih interaktif
Bagian ini menunjukkan bahwa Google benar-benar menyasar pengalaman ala aplikasi chat premium.
4. Integrasi Gemini AI
Ini salah satu game changer terbesar tahun ini.
Dengan AI Gemini, pengguna bisa:
✅ minta rangkuman obrolan panjang
✅ menghasilkan balasan otomatis pintar
✅ mencari detail tertentu dalam percakapan
✅ menulis pesan dengan gaya tertentu (formal, santai, sopan, lucu)
Di masa depan, Google Messages mungkin akan punya fitur “AI Chat Assistant” di setiap percakapan seperti Telegram Bot namun lebih pintar.
5. Material 3 Expressive: Desain Baru yang Lebih Modern
Google sedang menguji ulang tampilan Google Messages secara menyeluruh:
✅ gaya ikon baru
✅ bubble dan card lebih rounded
✅ animasi lebih lembut
✅ warna lebih dinamis
✅ tata letak lebih ekspresif
Artinya, perubahan ini tidak berhenti pada fitur—tampilan pun ikut berevolusi.
6. Perubahan Branding: Logo G Dihapus
Google Messages kini meninggalkan logo “G” dan tampil dengan nama lengkap. Ini sinyal kuat bahwa aplikasi ini mulai berdiri sebagai platform mandiri, bukan sekadar layanan bawahan Google.
7. Peningkatan Fitur RCS
Google terus mendorong RCS menjadi standar komunikasi global:
✅ kirim gambar & video berkualitas tinggi
✅ indikator sedang mengetik
✅ tanda pesan diterima & dibaca
✅ enkripsi end-to-end
✅ grup lebih stabil
Dan yang paling mencuri perhatian:
Ada rencana integrasi video call Google Messages dengan WhatsApp.
Jika benar terjadi, itu akan menjadi tonggak sejarah komunikasi lintas platform.
Dampak Peningkatan Limit Pin Chat bagi Pengguna
Kelebihan
✅ akses cepat ke percakapan penting
✅ cocok untuk pekerja profesional dengan banyak channel komunikasi
✅ ideal untuk pengguna yang aktif mengelola grup
✅ memudahkan organisasi chat tanpa mencari-cari
Kekurangan
Namun ada risiko:
❗ daftar bagian atas akan sangat panjang bila 20 chat sekaligus disematkan
❗ chat baru dari kontak yang tidak dipin bisa tenggelam ke bawah
❗ UI bisa terasa penuh bagi pengguna minimalis
❗ pengalaman navigasi jadi sedikit lebih kompleks
Dengan kata lain, fitur ini sangat bergantung pada gaya penggunaan masing-masing pengguna. Mereka yang intens di banyak percakapan pasti suka fitur ini—sementara pengguna kasual mungkin tidak membutuhkan sampai sedalam itu.
Bagaimana Peningkatan Ini Mengubah Arah Google Messages?
Google jelas sedang menyiapkan Messages untuk menjadi:
✅ aplikasi komunikasi utama Android
✅ pesaing langsung WhatsApp & iMessage
✅ hub komunikasi universal dengan RCS sebagai fondasinya
✅ platform berbasis AI untuk masa depan digital
Kombinasi antara RCS + AI Gemini + Material 3 + fitur sosial menjadikan Google Messages bergerak ke arah:
“smart messenger modern”
Tidak lagi sekadar aplikasi SMS bawaan ponsel.
Pembaruan Sudah Mulai Dirilis Bertahap
Seperti biasa, update Google Messages dirilis secara bertahap:
📌 region tertentu lebih awal
📌 pengguna beta biasanya dapat lebih cepat
📌 perilisan penuh akan menyusul beberapa minggu ke depan
Jika kamu belum melihat limit 20 percakapan, sabar—upgrade ini sedang digelontorkan ke semua pengguna.
Kesimpulan: Peningkatan Kecil, Dampak Besar
Meningkatkan batas pin chat menjadi 20 mungkin terlihat seperti update kecil—bahkan bisa dianggap remeh bagi sebagian orang.
Namun ketika dilihat sebagai bagian dari evolusi besar Google Messages, pembaruan ini adalah puzzle penting yang memperjelas arah pengembangan aplikasi:
✅ lebih fleksibel
✅ lebih personal
✅ lebih profesional
✅ lebih modern
✅ lebih mendukung komunikasi intens
✅ lebih kompetitif dengan WhatsApp dan iMessage
Bagi pengguna aktif, fitur ini bak membawa “folder prioritas” di bagian atas aplikasi—tanpa ribet, tanpa plugin tambahan.
Google Messages perlahan tapi pasti berubah menjadi aplikasi komunikasi paling serius yang pernah dibuat Google. Dan peningkatan pin chat menjadi 20 percakapan adalah salah satu tanda bahwa era baru komunikasi berbasis RCS dan AI sedang dimulai.












