Aplikasi

Waze Hentikan Dukungan untuk Android 9 Pie ke Bawah: Ini Alasan dan Dampaknya

×

Waze Hentikan Dukungan untuk Android 9 Pie ke Bawah: Ini Alasan dan Dampaknya

Sebarkan artikel ini
Waze Hentikan Dukungan untuk Android 9 Pie ke Bawah: Ini Alasan dan Dampaknya

Dexop.com – Google resmi mengumumkan bahwa Waze, aplikasi navigasi berbasis komunitas yang telah menjadi favorit jutaan pengendara di seluruh dunia, akan menghentikan pembaruan untuk perangkat yang menjalankan Android 9 Pie dan versi sebelumnya.
Langkah ini berarti pengguna smartphone Android lawas masih bisa memakai Waze, tetapi tidak akan mendapatkan fitur baru atau perbaikan bug di masa depan.

Bagi sebagian orang, ini mungkin bukan masalah besar. Namun, bagi pengguna yang terbiasa mengandalkan pembaruan rutin demi pengalaman navigasi yang optimal, keputusan ini patut diperhatikan. Terlebih, Android 9 Pie dirilis pada 2018, sehingga perangkat yang masih menggunakannya umumnya sudah berusia 5–6 tahun.

Latar Belakang Keputusan Google

Keputusan ini bukan sekadar strategi bisnis, melainkan juga terkait perkembangan teknologi.
Google mengakuisisi Waze pada Juni 2013 dengan nilai US$ 1,3 miliar. Saat itu, tujuan utamanya adalah memanfaatkan data lalu lintas real-time berbasis komunitas untuk memperkaya ekosistem peta Google.

Dalam satu dekade terakhir, Waze telah berkembang dari sekadar aplikasi navigasi alternatif menjadi salah satu alat bantu berkendara paling cerdas. Namun, seiring kemajuan teknologi, mempertahankan dukungan untuk sistem operasi lama menjadi semakin sulit. Ada beberapa alasan di balik keputusan ini:

  1. Keterbatasan teknis – Perangkat dengan Android lama memiliki hardware yang mungkin tidak kompatibel dengan fitur terbaru.
  2. Keamanan data – Versi OS lama rentan terhadap celah keamanan.
  3. Efisiensi pengembangan – Memelihara kompatibilitas untuk OS lama memperlambat inovasi.

Google telah menerapkan kebijakan serupa di berbagai produk lain, seperti YouTube dan Gmail, di mana dukungan untuk perangkat lama dihentikan secara bertahap.

Fitur Unggulan Waze yang Membuatnya Tetap Diminati

Salah satu alasan Waze tetap populer meski banyak pesaing adalah fokusnya pada informasi lalu lintas berbasis komunitas (crowdsourcing). Berbeda dengan Google Maps yang mengandalkan data historis dan sensor lalu lintas resmi, Waze mengandalkan input langsung dari penggunanya.

Beberapa fitur andalan Waze yang membuatnya unik antara lain:

  • Laporan lalu lintas real-time – Pengguna dapat melaporkan kemacetan, kecelakaan, atau rintangan di jalan.
  • Peringatan lokasi polisi – Membantu pengendara menghindari tilang mendadak.
  • Rute alternatif dinamis – Waze akan merekomendasikan jalur tercepat berdasarkan kondisi lalu lintas terkini.
  • Integrasi hiburan – Dukungan untuk Spotify, Audible, dan aplikasi audio lainnya.
  • Komunitas global – Pengguna dapat berinteraksi, memberi tanda lokasi, dan saling membantu.

Fokus Waze adalah mengantarkan pengendara secepat mungkin ke tujuan, bukan sekadar menunjukkan jalur terpendek.

Perbedaan Waze vs Google Maps: Mana yang Lebih Unggul?

Walaupun berada di bawah naungan Google, Waze dan Google Maps memiliki filosofi yang berbeda.

Fitur Waze Google Maps
Fokus utama Rute tercepat berbasis laporan komunitas Navigasi multi moda (mobil, motor, transportasi umum, jalan kaki)
Data lalu lintas Crowdsourced (real-time dari pengguna) Data historis + sensor resmi
Tampilan peta Minimalis dengan ikon-ikon laporan Detail lokasi, bisnis, ulasan
Integrasi hiburan Spotify, Audible Terbatas
Kelebihan utama Update lalu lintas lebih responsif Rekomendasi lokasi & transportasi umum
Kekurangan utama Kurang optimal untuk transportasi umum Update lalu lintas tidak secepat Waze

Bagi pengendara yang memprioritaskan waktu tempuh paling singkat, Waze sering menjadi pilihan. Sementara Google Maps unggul dalam fleksibilitas dan cakupan moda transportasi.

Android 9 Pie: Sistem Operasi yang Mulai Tertinggal

Android 9 Pie diperkenalkan pada Agustus 2018. Saat itu, sistem operasi ini membawa sejumlah inovasi seperti Adaptive Battery, Gesture Navigation, dan Digital Wellbeing. Namun, dalam lanskap teknologi yang cepat berubah, enam tahun adalah waktu yang panjang.

Keterbatasan Android 9 Pie untuk aplikasi modern seperti Waze meliputi:

  • Kapasitas pemrosesan data terbatas.
  • Kurangnya dukungan API terbaru untuk AI dan machine learning.
  • Risiko keamanan tinggi karena sudah tidak mendapatkan pembaruan keamanan dari Google.

Faktor-faktor inilah yang membuat Google memutuskan untuk memfokuskan pengembangan Waze di Android 10 ke atas.

Dampak Penghentian Dukungan untuk Pengguna

Bagi pengguna Android 9 Pie dan versi sebelumnya, berikut konsekuensinya:

  1. Tidak ada fitur baru – Misalnya integrasi layanan musik atau pembaruan navigasi lanjutan.
  2. Tidak ada perbaikan bug – Jika ada error, Google tidak akan mengeluarkan patch untuk OS lama.
  3. Risiko keamanan meningkat – Terutama saat mengakses data lokasi.
  4. Potensi penurunan performa – Karena peta dan fitur baru membutuhkan sumber daya lebih.

Walau begitu, Waze versi lama tetap bisa digunakan untuk navigasi dasar.

Respon Pengguna dan Tren Industri

Di forum seperti Reddit dan X (Twitter), beberapa pengguna menyayangkan keputusan ini. Mereka menganggap Waze seharusnya tetap menyediakan pembaruan keamanan minimal untuk Android lama.

Namun, langkah Google ini bukan hal baru. Banyak perusahaan teknologi, seperti Meta untuk WhatsApp atau Microsoft untuk Windows, secara rutin menghentikan dukungan bagi perangkat lama demi mengoptimalkan kinerja aplikasi di perangkat modern.

Industri teknologi bergerak cepat. Data StatCounter menunjukkan bahwa pada 2025, hanya sekitar 1,5{434ad42460b8894b85ebc3d80267f59d627a35386349d397b0df6ee312634ded} pengguna Android global yang masih memakai Android 9 Pie atau lebih lama. Artinya, mayoritas pengguna sudah siap berpindah.

Alternatif dan Solusi bagi Pengguna

Bagi pengguna Android lama yang terdampak, ada beberapa opsi:

  1. Tetap menggunakan Waze versi lama – Layanan inti masih berjalan.
  2. Upgrade perangkat – Beralih ke Android 10 atau lebih baru untuk mendapatkan fitur penuh.
  3. Migrasi ke Google Maps – Alternatif yang lebih serbaguna meski berbeda pendekatan.
  4. Coba aplikasi navigasi lain – Misalnya Sygic atau HERE WeGo, yang kadang masih mendukung OS lama.

Prediksi Masa Depan Waze

Ke depan, Waze kemungkinan akan semakin terintegrasi dengan Google Maps dan ekosistem Google lainnya. Ada kemungkinan beberapa fitur akan disatukan, sementara identitas Waze sebagai aplikasi komunitas tetap dipertahankan.

Google juga tengah mengembangkan fitur AI prediktif di peta, yang mungkin akan hadir eksklusif untuk Android terbaru.

Kesimpulan

Penghentian dukungan Waze untuk Android 9 Pie dan versi sebelumnya adalah langkah yang tak terhindarkan dalam dunia teknologi yang terus berkembang. Meski terdengar merugikan bagi pengguna perangkat lama, keputusan ini bertujuan untuk memastikan aplikasi tetap relevan, aman, dan inovatif.

Bagi pengguna setia Waze, upgrade perangkat adalah cara terbaik untuk tetap mendapatkan pengalaman navigasi maksimal. Namun, jika belum memungkinkan, versi lama Waze tetap dapat digunakan untuk navigasi dasar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *