Dexop.com – Pasar kartu grafis premium kedatangan pemain baru yang cukup “mengguncang” dompet para gamer enthusiast: ASUS ROG Strix GeForce RTX 5070 Ti OC Edition 16GB GDDR7. Dengan harga resmi di Indonesia sekitar Rp21,53 juta, GPU ini memposisikan diri di kelas super premium, jauh di atas harga varian standar, dan bahkan mendekati banderol RTX 5080 non-premium.
Pertanyaannya, apakah ASUS ROG Strix GeForce RTX 5070 Ti OC memang sepadan dengan harganya, atau sekadar menawarkan prestise brand dan desain mewah? Berikut ulasan lengkapnya.
Harga ASUS ROG Strix GeForce RTX 5070 Ti OC di Indonesia
Bagi sebagian gamer, harga Rp21,53 juta untuk sebuah RTX 5070 Ti jelas mengundang tanda tanya. Di atas kertas, angka ini sudah menyentuh kelas RTX 5080 yang menawarkan performa mentah lebih tinggi.
Namun, segmen pasar yang dibidik ASUS jelas berbeda: penggemar ROG, kreator profesional, dan kalangan “sultan” yang menginginkan kombinasi kekuatan performa, desain eksklusif, dan build quality premium.
Di dunia hardware enthusiast, kepemilikan produk seperti ASUS ROG Strix GeForce RTX 5070 Ti OC bukan hanya soal FPS di layar, tapi juga soal status dan kebanggaan memajang komponen tersebut di dalam casing dengan panel kaca tembus pandang.
Desain Premium Khas ROG Strix
Secara fisik, ASUS ROG Strix GeForce RTX 5070 Ti OC tampil dengan bahasa desain terbaru ROG yang tegas, futuristis, dan penuh detail estetika. Dimensi 332 × 147,3 × 64 mm (3.2-slot) membuat GPU ini terlihat dominan dan statement piece di dalam rig.
Shroud berlapis dengan aksen ARGB Aura Sync memberi keleluasaan kustomisasi pencahayaan sesuai tema PC. Sementara backplate logam solid menambah kesan kokoh sekaligus membantu pembuangan panas.
Triple Axial-tech fan berukuran lebih besar mampu mengalirkan 31{434ad42460b8894b85ebc3d80267f59d627a35386349d397b0df6ee312634ded} lebih banyak udara dibanding generasi sebelumnya. Kartu grafis ini juga dibekali ROG Graphics Card Holder bawaan untuk mencegah GPU sag—fitur kecil yang sering diabaikan kompetitor.
Fitur & Teknologi Pendingin
ASUS ROG Strix GeForce RTX 5070 Ti OC dibekali sistem pendingin canggih:
-
Triple Axial-tech fan ukuran besar dengan 0dB technology untuk operasi senyap di beban ringan.
-
Vapor chamber dengan desain MaxContact untuk transfer panas maksimal.
-
Phase-change GPU thermal pad yang mengoptimalkan konduksi panas saat suhu tinggi.
Dalam penggunaan nyata, kombinasi ini mampu menjaga suhu GPU di kisaran 68°C, memori 70°C, dan hot-spot 72°C bahkan saat gaming berat berjam-jam. Pendinginan ini bukan hanya menjaga stabilitas performa, tapi juga memberi ruang untuk overclocking ringan.
Spesifikasi Utama ASUS ROG Strix GeForce RTX 5070 Ti OC
| Spesifikasi | Detail |
|---|---|
| GPU Engine | NVIDIA GeForce RTX 5070 Ti (Blackwell) |
| CUDA Cores | 8960 |
| AI Performance | 1492 TOPs |
| VRAM | 16GB GDDR7, 256-bit, 28 Gbps |
| Base/Boost Clock | OC Mode: 2625 MHz / Default: 2602 MHz |
| Interface | 2 × HDMI 2.1b, 3 × DisplayPort 2.1b |
| Resolusi Maksimal | 8K (7680 × 4320) |
| Slot | 3.2 |
| Dimensi | 332 × 147,3 × 64 mm |
| Power Connector | 16-pin 12VHPWR |
| Rekomendasi PSU | 850W |
| Fitur Tambahan | ARGB Aura Sync, Vapor Chamber, 0dB Tech |
| Aksesori | ROG Graphics Card Holder, ROG PCB Ruler, Kabel Power |
Performa Gaming: 1440p dan 4K Stabil
Pengujian dilakukan dengan rig AMD Ryzen 7 8700F, RAM DDR5 32GB 6400MHz, dan PSU 850W Platinum. Hasilnya, ASUS ROG Strix GeForce RTX 5070 Ti OC membuktikan diri sebagai GPU yang tangguh di 1440p dan masih sangat kompetitif di 4K.
Rata-rata FPS di 1440p (5 Game AAA):
-
Final Fantasy XVI: 83 FPS
-
Ghost of Tsushima: 122 FPS
-
Cyberpunk 2077: 109 FPS
-
Black Myth: Wukong: 99 FPS
-
Kingdom Come Deliverance II: 107 FPS
Rata-rata: 104 FPS
Rata-rata FPS di 4K (5 Game AAA):
-
Final Fantasy XVI: 48 FPS
-
Ghost of Tsushima: 74 FPS
-
Cyberpunk 2077: 64 FPS
-
Black Myth: Wukong: 61 FPS
-
Kingdom Come Deliverance II: 69 FPS
Rata-rata: 63,2 FPS
Performa Ray Tracing
Di Cyberpunk 2077 (Ray Tracing Ultra, tanpa DLSS):
-
1440p: 52 FPS → cukup playable.
-
4K: 27 FPS → perlu DLSS Frame Generation untuk nyaman di atas 60 FPS.
Dibanding RX 9070 Prime, ASUS ROG Strix GeForce RTX 5070 Ti OC unggul signifikan, namun tetap dihadapkan pada batasan performa RT di resolusi ultra-tinggi.
Konsumsi Daya & Efisiensi
Rata-rata konsumsi daya GPU ini adalah:
-
1440p: 215 W
-
4K: 233 W
Efisiensi ini masih tergolong baik untuk kelas high-end, meski konsumsi dayanya sedikit lebih tinggi dibanding RTX 5070 Ti standar. ASUS merekomendasikan PSU minimal 850W untuk memastikan kestabilan.
Kelebihan ASUS ROG Strix GeForce RTX 5070 Ti OC
-
Performa 1440p tembus rata-rata 100+ FPS, 4K di atas 60 FPS untuk mayoritas game AAA.
-
Desain premium khas ROG Strix dengan build quality kokoh.
-
Pendinginan efektif, suhu aman bahkan di load tinggi.
-
Bonus graphics card holder bawaan.
-
Daya dukungan modern (12VHPWR) dengan adaptor resmi.
Kekurangan ASUS ROG Strix GeForce RTX 5070 Ti OC
-
Harga mendekati RTX 5080 non-premium.
-
Dimensi besar, butuh casing lega.
-
Konsumsi daya relatif tinggi.
-
Value per FPS kalah dibanding opsi di kelas lebih tinggi.
Kesimpulan: Worth It untuk Sultan, Overkill untuk Value Seeker
Jika Anda adalah gamer enthusiast, kreator profesional, atau kolektor setia ROG yang peduli pada estetika, build quality, dan prestise, ASUS ROG Strix GeForce RTX 5070 Ti OC jelas memuaskan baik dari sisi performa maupun desain.
Namun, jika fokus utama Anda adalah performa per rupiah, maka RTX 5080 non-premium bisa jadi pilihan lebih rasional. Pada akhirnya, GPU ini adalah statement piece yang bukan hanya soal angka FPS, tapi juga soal rasa bangga memiliki hardware kelas sultan.












